Hasil Indonesia vs China 3-1 Seharusnya Tim Senior Main Seperti Ini

kataSAPA.com

Hasil Indonesia vs China usai 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya hari Kamis (17/10) dengan tiga pemain berbeda mencetak tiga gol.

Timnas Indonesia U19 berhasil menaklukkan timnas China kategori umur yang sama pada laga persahabatan hari Kamis di Gelora Bung Tomo Surabaya dengan tiga gol lawan satu. Ketiga gol anak-anak kita itu dilesakkan tiga pemain berbeda, yakni Bagus Kahfi, Fajar Fathur Rachman danAlfeandra Dewangga.

Pujian harus diberikan kepada pelatih Fakhri Husaini yang berhasil menggembleng sebuah tim pemain Garuda Muda yang memainkan laga secara energik, menarik, tempo tinggi, dan tidak terintimidasi dengan nama besar tim kuat China yang biasanya dikenal dengan tembok pertahanannya yang kuat. Mantan legenda Indonesia kelahiran Lhokseumawe Aceh 54 tahun lalu itu terlihat berhasil menularkan kemampuan playmaker-nya kepada sejumlah pemain muda kita. Bergantian serangan dilancarkan dari sayap kanan dan kiri.

Namun anak-anak Garuda dikejutkan dengan permainan cepat tim tamu saat kick-off baru berusia beberapa detik saja. Mereka merangsek dari sisi kanan lapangan namun dua serangan beruntun dalam selisih dua menit namun tidak cukup membahayakan gawang yang dijaga Ernando Ari Sutaryadi.

Berita Terkait
Indonesia 1-0 China Berkat Gol Bagus Kahfi, Assist Fathur Rachman
Indonesia U22 Tempati Grup Neraka di SEA Games 2019

Pada selang tiga menit di kisaran menit 10 sampai 12 kita memiliki tiga peluang emas di depan gawang lawan tapi tak satu pun berujung gol. Sebuah umpan lambung panjang dikirimkan dan dijemput Sutan Zico tapi terperangkap offside. Setelah itu Beckham Nugraha menusuk dari sisi kanan tapi gagal mencapai kotak enam meter. Peluang ketiga terjadi melalui tendangan bebas yang ditepis secara hebat oleh kiper Zihao Huang.

Gol pertama Indonesia terjadi tak lama setelah itu melalui Bagus Kahfi. Berawal dari sebuah lemparan ke dalam, si bundar diterima oleh Fathur Rachman dan digiring memasuki kotak penalti sebelum diumpankan mendatar ke kanan, ke arah Beckham maksudnya tapi gagal disambarnya. Tapi di belakangnya masih ada Bagus. Ia dengan tenang mencari space dan menembak. Skor 1-0!

Bagus Kahfi membalas budi terhadap Fathur Rachman dengan sebuah assist pada menit 25. Dari sisi kanan kotak penalti ia mengirim umpan mendatar ke arah tiang jauh yang gagal dihentikan kiper, atau lebih tepat enggan dihentikan kiper Zihao Huang. Ada Fathur di sana mencolek bola dari jarak dekat. Sebuah gol yang sangat gampang. Tapi gol adalah gol, bukan? Skor 2-0!

Dan selisih 10 menit kemudian, menit 35 terjadi sebuah sepak pojok oleh Bagus Kahfi. Upaya pertama berhasil digagalkan dan si bundar kembali ke Bagus yang kemudian memikirkan opsi kedua, melambungkan bola ke depan gawang. Ada Alfeandra Dewangga Santosa di sana, menanduk bola melambung melewati kiper China yang mencoba menjangkau bola di sisi kiri atas gawang. Skor 3-0! Tak ada gol lagi setelah itu. Hasil babak pertama Indonesia vs China 3-0.

Babak Kedua Indonesia U19 vs China U19

Indonesia harus hati-hati karena menurut statistik tim U19 ini gemar kebobolan pada periode menit 46 sampai 60. Dan hampir saja Aisikaer Aifeierding membobol gawang kita pada saat game baru dimulai kembali dua menit. Ia memenangkan duel udara tapi tandukannya melayang terlalu tinggi. Aisikaer ini adalah pemain China yang dua kali membahayakan lini belakang Garuda Muda pada babak pertama tadi. Selang semenit giliran dua pemain kita membalas serangan tadi. Sutan Zico membalas dengan satu aksi individual di sisi kanan kotak penalti dan Supriyadi di sisi kiri kotak dengan umpan lambung yang hampir saja menembus gawang timnas U19 China.

Menit 52 hampir saja skor Indonesia vs China berubah menjadi 4-0 setelah Sutan Zico dari sisi kanan kotak mengirim umpan silang mendatar yang diterima Supriyadi di tiang jauh. Tinggal menyontek bola, sang pemain malah memasukkan dirinya ke dalam gawang Naga Merah tapi si bundar meleset di sisi luar gawang.

Wasit yang memimpin laga malam ini di Bung Tomo Surabaya membuat kesalahan dengan menunjuk titik putih saat Alfeandra menjatuhkan satu pemain China di dalam kotak pada menit sekitar menit 65. Sebenarnya itu tekel yang bersih, mengenai bola, tapi entah bagaimana tetap dinyatakan penalti. Dan tendangan penalti berhasil masuk! Skor 3-1.

Tidak ada gol lagi meski pada 10 menit terakhir setidaknya ada tiga serangan dilepaskan para pemain tim U19. Hasil Indonesia vs China pada Kamis (17/10) malam di Stadion Gelora Bung Tomo usai dengan skor 3-1. Jangan lupa simak juga laga kedua persahabatan kedua negara yang akan berlangsung hari Minggu (20/10) di Stadion I Wayan Dipta, Bali. Kita mungkin akan melihat strategi berbeda diterapkan pemain-pemain China setelah mereka kerepotan dengan gerakan cepat anak-anak Garuda Muda di sisi sayap.

Starting XI Indonesia U19 vs China U19

Indonesia : Ernando Sutaryadi, Alfeandra Dewangga, Bagas Kaffa, Fathur Rachman, Salman Alfarid, Rizky Ridho, Beckham Nugraha, David Maulana, Theo Fillo, Bagus Kahfi, Sutan Zico.

China : Zihao Huang, Yue Zhu, Dong Han, Aisikaer Aifeierding, Jixuan Leng, Yuhao Chen, Mohemaiti Naibulang, Xuejian Zheng, Yucheng Shi, Tayler Xiaokaitijiang, Zhenyu He.

Sumber: Hasil Indonesia vs China 3-1 Seharusnya Tim Senior Main Seperti Ini

sumber: gilabola.com
katasapa.com

Berdaya dari Pekarangan

katasapa.com

Unicef Peringatkan Risiko Pembukaan Sekolah Era New Normal Indonesia

katasapa.com

Nekat Manipulasi Data PPDB, Calon Siswa Baru SMA Sukoharjo Siap-Siap Dicoret

katasapa.com

Inspiratif! Ada Rumah Belajar Online Gratis Untuk Siswa di Slogohimo Wonogiri

katasapa.com

Ratusan Kasus, Klaster-Klaster Baru Covid-19 Bermunculan di Semarang

katasapa.com

Alih-Alih New Normal, Kasus Positif Covid-19 di Salatiga Tambah Lagi

katasapa.com

New Normal, Pemkab Klaten Siapkan 3 Skenario Sif Siswa Masuk Sekolah

katasapa.com

Giliran 300 Warga Gemolong Sragen Diuji Rapid Test, Bagaimana Hasilnya?

katasapa.com

Gedung Putih Dikepung Demonstrasi, Donald Trump Ancam Kerahkan Militer

katasapa.com

Achmad Purnomo Mundur Dari Bursa Cawali Pilkada Solo 2020, Peluang Gibran Kian Besar?

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 3 Juni 1839, Perang Opium I Meletus

katasapa.com

Gadis Indigo Sampaikan Pesan Ratu Kidul Buat Kawula Muda

katasapa.com

Alex Prabu Pertanyakan Urgensi Rencana Dindik Kota Tangsel Menerapkan New Normal Saat Pandemi Covid-19 Belum Aman

katasapa.com

Pemkot Tangerang Selatan adalah Pelaku Kejahatan Lingkungan Hidup dan Pengabaian Kemanusiaan

katasapa.com

Sarat Muatan Politik, Fraksi PSI Tolak Pembentukan Pansus Covid-19 di DPRD Surabaya

katasapa.com

Pengedar Narkoba Jaringan Internasional di Tanjungbalai Tewas Didor, 35 Kg Sabu Disita

katasapa.com

Ruslan Buton Sebut Penetapan Tersangka Atas Dirinya Adalah Cacat Hukum, Ini Alasannya..

katasapa.com

Tahun Ini, 8328 Calon Jamaah Haji Asal Sumut Batal Berangkat ke Tanah Suci

katasapa.com

Kantongi SK Kemenhumkam, Gelora Indonesia Resmi Jadi Partai Politik

katasapa.com

Evaluasi Penanganan COVID-19, Petugas Siapkan 600 Mobil Rapid Tes Ditempat Keramaian

katasapa.com

Ade Armando: Saya Tidak Akan Minta Maaf kepada Din Syamduddin

katasapa.com

Pertama dalam 34 Tahun, MotoGP Jepang Ditiadakan

katasapa.com

Saul Niguez Segera Umumkan Klub Barunya

katasapa.com

Menaker: Pekerja yang Terkena PHK Direkrut Kembali

katasapa.com

Dandim Takalar Bawa Kedua Orang Tua Babil Berobat di RS Pelamonia Makassar

katasapa.com

Pernah Jadi Kekasih Rinni Wulandari, Anji Tegaskan Tak Suka Lagu ‘Aku Bukan Boneka’

katasapa.com

Niat Lerai Perseteruan Satu Keluarga di Toba, Aiptu Manahan Malah Dibacok

katasapa.com

Kemendes Larang Penyaluran BLT dengan Sistem Rapel

katasapa.com

Terima Dua Peserta Program Indonesia Mengaji, Edy Rahmayadi : Sumut Gudangnya Qori-Qoriah

katasapa.com

Tekan Covid-19 di Surabaya, Masalkan Kampung Wani di Semua RW

katasapa.com

Melihat Kampung Tangguh RW II, Sememi, Melawan Covid-19