BMKG : Awal Musim Hujan Waspadai Angin Besar dan Sambaran Petir

kataSAPA.com

Cirebon Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Jatiwangi mengimbau masyarakat di Wilayah Pantura Jawa Barat untuk mewaspadai angin puting beliung dan sambaran petir. Pasalnya, intensitas hujan disertai angin kencang berpotensi terjadi saat peralihan cuaca.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Jatiwangi Ahmad Faa Idzyn mengatakan awal musim hujan lebih rentan ancaman angin besar dan sambaran petir. Pada awal peralihan musim pancaroba mulai nampak tanda-tanda angin puting beliung.

Dua ancaman itu (angin puting beliung dan sambaran petir) terjadi pada masa pancaroba atau transisi dari kemarau ke musim hujan. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati hati, ujar Ahmad Faa Idzyn yang dihubungi, Kamis (5/12/2019).

Pria yang akrab disapa Faiz ini menambahkan, tanda-tanda puting beliung dilihat dari adanya awan cumulus, meski masih nampak kecil. Awan ini (cumulus, red) bisa menjadi awan cumulonimbus yang dapat memicu terjadinya angin puting beliung, ujarnya.

Awan jenis cumulonimbus ini ciri-cirinya berwarna pekat. Oleh karena itu, ketika melihat awan seperti itu warga diharapkan lebih berhati-hati karena bisa berpotensi terjadinya angin puting beliung. Terkait bencana alam, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait sebagai antisipasi datangnya bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Sedangkan untuk di daerah pesisir Pantura, diprediksi hingga dua hari ke depan, akan terjadi hujan pada waktu siang hingga malam hari. Ini karena sekitar 75 persen wilayah Indonesia mengalami keterlambatan masuk musim hujan.

Untuk sebagian besar wilayah Pulau Jawa memasuki musim hujan pada dasarian I atau 10 hari pertama dan dasarian II atau 10 hari kedua bulan Desember ini, termasuk wilayah Cirebon dan sekitaranya. Suhu berkisar antara 25 sampai 36 derajat celcius, terang Ahmad Faa Idzyn

Diterangkan Faiz, kondisi iklim Indonesia sangat dikontrol kondisi suhu muka air laut di Samudera Hindia sebelah Barat, Barat Daya Pulau Sumatera dan Samudera Pasifik, serta perairan laut Indonesia.

Fenomena keterlambatan musim hujan terjadi karena rendahnya suhu permukaan laut daripada suhu normalnya yang berkisar antara 26 27 derajat celcius di wilayah perairan Indonesia bagian selatan dan barat, sehingga berimplikasi pada kurangnya pembentukan awan.

Ini yang menyebabkan keterlambatan datangnya musim hujan. Tapi pada akhir November dan awal Desember ini suhu permukaan air laut sudah kembali menghangat dan memicu pembentukan awan hujan. Prediksi hujan untuk sepanjang tahun 2020 cendrung mempunyai pola yang sama dengan normal. Awal musim hujan akhir 2019 telah diperkirakan akan lebih mundur dari normalnya pada tahun 2018. Puncak musim hujan diprediksi pada Januari-Februari 2020, terangnya.

The post BMKG : Awal Musim Hujan Waspadai Angin Besar dan Sambaran Petir appeared first on AboutCirebon.ID.

katasapa.com

Barcelona Bahkan Berpikir Bisa Jual Braithwaite Saat Negosiasi

katasapa.com

Chelsea Khawatir Kondisi N’Golo Kante Jelang Hadapi Tottenham Hotspur

katasapa.com

Musprov VII Kadin Sulsel, Ini Syarat Jadi Ketua

katasapa.com

Neraca Perdagangan Sektor Pertanian Mengalami Surplus

katasapa.com

Pemda Lutra Alokasikan Dana Rp11 M untuk Jalan Munte

katasapa.com

Hasil Survei Terkini: Cuma 21,4 Persen Warga Serang Kenal Ratu Tatu, Kalah Sama Eki Baihaki, Kok Bisa?

katasapa.com

Anggota DPRD Kunjungi Kantor Komisi Informasi Banten, Laporan PPID 2019 Disampaikan

katasapa.com

Peringatan Saiful Jihad Soal Netralitas ASN di Pemilihan

katasapa.com

12 Tahun Berambut Panjang, Maia Estianty Putuskan Potong Pendek, Disebut Mirip Victoria Beckham

katasapa.com

Asisten Nia Ramadhani Ditipu Saat Pesan Via GoFood, Tabungannya Terkuras Hingga Jutaan Rupiah

katasapa.com

Mbah Mijan Mimpi Artis Senior yang Juga Anggota Dewan Bakal Cerai, Sinyalnya ke KD?

katasapa.com

Sumut Dukung Swasembada Daging, Mentan RI Luncurkan Sikomandan di Sergai

katasapa.com

Serius Bawa Kasus Dugaan Pelecehan Dedy Susanto ke Ranah Hukum, Revina Resmi Gandeng Pengacara

katasapa.com

Cegah Importir Nakal, Penegak Hukum Diminta Selidiki Penerbitan RIPH

katasapa.com

Besok, None Masukkan Surat Cuti di Luar Tanggungan Negara

katasapa.com

Anggota Legislatif Komisi V DPRD Jabar Dorong Pemprov Tingkatkan IPP Jawa Barat

katasapa.com

Meski Tampil Luar Biasa di Kuarter Pertama, Timnas Indonesia Kandas

katasapa.com

Toyota Yaris SUV Bakal Diungkap Di Geneva Motor Show 2020

katasapa.com

Menengok Fitur Baru Toyota New Alphard dan New Vellfire

katasapa.com

KPK Jawab Tudingan Haris Soal Status Buron Mafia Kasus MA

katasapa.com

Preview Club Brugge vs MU: Tuan Rumah Menggertak

katasapa.com

Refleksi Hari Jadi Ke-60, Menuju Kabupaten Barru Lebih Baik

katasapa.com

Terkait Rancangan UU Cipta Kerja, Ini Pernyataan Sikap PWI

katasapa.com

Empat WNI Positif Virus Korona, 74 Lainnya Tunggu Hasil Tes

katasapa.com

Kampus Khusus Difabel, Kesetaraan Pendidikan untuk Pelajar Berkebutuhan Khusus

katasapa.com

Pemerintah Diminta Segera Tarik TNI/Polri dari Nduga

katasapa.com

Pilkada Solo: Berharap Pengumuman Rekomendasi Lebih Cepat, Purnomo Hanya Bisa Pasrah

katasapa.com

Plus Minus Terapi Emsculpt Bentuk Otot Instan Ala Ashraf Sinclair

katasapa.com

5 Pejabat Pemkab Sukoharjo Diperiksa Bawaslu, Ada Apa?

katasapa.com

Kunjungi Wonogiri, Gubernur Ganjar Nginep di Istana Parnaraya Lalu Menikmati Kitagawa Pesona Bali