PM Abe Pertimbangkan Hadir dalam Pertemuan G-7 di AS

kataSAPA.com
Jepang sedang mempertimbangkan apakah Perdana Menteri Shinzo Abe akan hadir secara pribadi dalam pertemuan puncak Kelompok-7 Negara Industri yang akan diadakan di Amerika tahun ini. Yoshihide Suga, Menteri Sekretaris Kabinet Jepang mengatakan, Kami memahami upaya Presiden Trump untuk mempercepat normalisasi ekonomi dunia. Jepang dan Amerika Serikat sering berkomunikasi dan kami telah menerima informasi dari pihak AS terkait hal tersebut. Tanggapan itu muncul setelah Presiden Donald Trump, Rabu (20/5) mengumumkan rencananya untuk mengadakan pertemuan di AS dengan para pemimpin dunia, karena hal itu "pertanda baik bagi semua" untuk kembali ke keadaan normal walaupun pandemi virus corona masih berlangsung. Trump pada awalnya menjadwalkan KTT Kelompok G7 tersebut pada tanggal 10-12 Juni di Camp David, tempat peristirahatan presiden di negara bagian Maryland, tidak jauh dari Washington DC. "Jadi, sepertinya G-7 mungkin bisa terselenggara lebih cepat dari yang dijadwalkan terkait situasi negara kita dan beberapa negara lainnya yang sudah melakukan pemulihan keadaan dengan sangat baik. Sepertinya G-7 akan berlangsung, anggota G-7 lengkap. Kita akan umumkan mungkin awal minggu depan," ujarnya. Namun bulan Maret 2020, ia mengumumkan pembatalan pertemuan itu karena adanya pandemi dan para pemimpin dunia lainnya sepakat akan melakukan konferensi tersebut melalui video. "Sekarang, karena negara kita dalam transisi kembali menuju kejayaannya, saya mempertimbangkan jadwal ulang pertemuan G-7, pada hari yang sama atau mendekati tanggal itu di Washington, D.C., di Camp David," kata Trump dalam cuitannya. Suga menjelaskan Jepang sedang melakukan sejumlah pembicaraan dengan Amerika namun menolak untuk merinci lebih lanjut. Pengumuman itu merupakan upaya terbaru Trump memberi isyarat kepada masyarakat bahwa ekonomi AS kembali beraktivitas setelah beberapa aturan pembatasan mulai dicabut di sejumlah wilayah. Berbicara dari ruang briefing Gedung Putih, juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany membenarkan hal tersebut. Saya tidak akan menjelaskan lebih jauh mekanisme pertemuan itu. Perlu dicatat bahwa presiden benar-benar ingin melihat pertemuan G-7 berlangsung di Washington DC karena hal itu tidak hanya membuka kembali kegiatan di AS, tapi juga di seluruh dunia." Persiapan Gedung Putih untuk pertemuan tersebut dihentikan dua bulan lalu ketika pertemuan dibatalkan. Pemerintahan Trump mempertahankan aturan pembatasan perjalanan dan memberlakukan karantina bagi pengunjung dari Eropa, dimana terdapat empat negara anggota G-7. Pada awal minggu ini AS dan Kanada sepakat untuk terus menutup perbatasan bagi pekerja non esensial hingga 21 Juni mendatang. Ketika ditanya apakah tepat untuk menyelenggarakan pertemuan G-7 sementara masyarakat biasa tidak boleh melakukan perjalanan dari Eropa ke AS, McEnany mengatakan, "Amerika sedang membuka kembali perekonomiannya. Dunia kembali beroperasi dan itu menunjukkan kekuatan dan rasa optimis semua pemimpin negara-negara itu, dan melakukan bisnis sebagaimana mestinya. " Sebelumnya, Trump berencana mengadakan pertemuan tahunan itu di lapangan golf milik pribadinya, tidak jauh dari Miami, Florida. Akan tetapi ia kemudian mengalihkannya ke Camp David, yang dioperasikan oleh militer AS, setelah protes publik, karena rencana melangsungkan pertemuan itu di salah satu properti miliknya yang banyak menghasilkan keuntungan. [mg/ii]
katasapa.com

Gara-Gara Corona, 10 Mahasiswa Universitas Di Tiongkok Ini Harus Jalani Ujian Skripsi Dari Boyolali

katasapa.com

Pemkab Wonogiri Belum Berencana Buka Tempat Wisata, Ini Alasannya

katasapa.com

Jika Liga 2 Digelar Tanpa Penonton, Pasoepati Minta Semua Laga Persis Solo Disiarkan

katasapa.com

Anies Baswedan Menghilang Jelang Berakhirnya PSBB III Jakarta, Ada Apa?

katasapa.com

JK: Seharusnya Masjid Dibuka Lebih Dulu Sebelum Mal!

katasapa.com

Kecelakaan Maut Tol Semarang-Solo: Truk Seruduk Truk, 1 Meninggal Dunia

katasapa.com

PAD Pajak Daerah Karanganyar Diestimasi Turun Rp16 Miliar

katasapa.com

Anang Hermansyah Cerita Kerasnya Hidup Setelah Cerai dengan KD

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 4 Juni 1940, Pertempuran Dunkrik Berakhir

katasapa.com

Penelusuran Sara Wijayanto di Alas Ketonggo Srigati Ngawi Sarat Nostalgia…

katasapa.com

Sudah Lima Hari Dibuka, Keraton Kasepuhan Cirebon Masih Sedikit Pengunjung

katasapa.com

Setiap Hari, Yayasan Wani Amal Cirebon Sediakan Nasi dan Pakaian Gratis

katasapa.com

Kunjungi Grage Mall, Wagub Jabar Minta Pengelola Mall Sediakan Sarung Tangan

katasapa.com

DPRD Kota Medan Renville Napitupulu: “Tertular Virus Memberi!”

katasapa.com

Olivier Giroud Ungkap Targetnya di Chelsea Usai Kembali Perpanjang Kontrak

katasapa.com

Barcelona Panas Lagi, Klub Ingin Potong Gaji Pemain untuk Kedua Kalinya

katasapa.com

Barcelona Ketar-ketir Lionel Messi Absen Latihan Rabu (3/6) Ini

katasapa.com

Begini Konsep Gaya Hidup Islami Hadapi New Normal ala DWP Sulsel

katasapa.com

Divonis Melanggar, Jokowi dan Menkominfo Wajib Minta Maaf Secara Terbuka tanpa Terkecuali, Begini Bunyinya

katasapa.com

Dor! Diduga Stres, Oknum Polres Tebingtinggi Bunuh Diri dengan Pistol Dinas

katasapa.com

Saul Niguez Umumkan ‘Klub Baru’, Fans Man United Kena Prank

katasapa.com

Duh! Pijat Plus-plus Gay Ditemukan di Perumahan Elit Tasbih, Barang Bukti Sex Toys dan Alat Kontrasepsi

katasapa.com

Polda Sumut Bongkar Salon Pijat Plus-plus Khusus Gay, Puluhan Kondom Berserakan

katasapa.com

Gerakkan Ekonomi Warga Seko, Pemda Lutra Rampungkan 22 KM Ruas Mabusa-Malimongan

katasapa.com

Pelatih Ganda Campuran Yakin Hafiz/Gloria Bisa Susul Praveen/Melati

katasapa.com

Komentar Rasis, Dihujat, Kehilangan Sponsor, Mantan Miss Universe Malaysia Minta Maaf

katasapa.com

Perpanjangan Ketiga PSBB, Pemkot Tangsel Tinjau Persiapan Mall dan Tempat Ibadah

katasapa.com

Pengembangan Kasus 35 Kg Sabu, Polisi Tembak Mati Bandar Asal Aceh di Medan

katasapa.com

Pulihkan Perekonomian Nasional, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 667,20 T

katasapa.com

Picu Kontroversi, Mantan Kabais Minta Perpres Terorisme Dibatalkan