Empat WNI Positif Virus Korona, 74 Lainnya Tunggu Hasil Tes

kataSAPA.com
Memperbarui informasi yang disampaikan Kementerian Luar Negeri Indonesia sebelumnya, pihak KBRI Tokyo hari Rabu (19/2) menyatakan, "Terhitung 19 Februari sore ini ada total empat WNI ABK dari kapal Diamond Princess yang terdeteksi virus korona." Lebih jauh Minister Counsellor KBRI Tokyo, Eko Junor, mengatakan kepada VOA lewat pesan teks bahwa saat ini dua WNI dirawat di sebuah rumah sakit di Chiba dan dua lainnya di rumah sakit di Tokyo. "KBRI Tokyo mengupayakan agar mereka tetap bisa kontak dengan keluarga dan rekan-rekannya sesama WNI ABK kapal, tambahnya. Pihak KBRI juga sedang menunggu hasil tes yang menyatakan kondisi 74 WNI lain yang telah selesai menjalani masa karantina. Sebelumnya ketika menerima tim evakuasi warga Indonesia dari Wuhan di kantornya di Jakarta, hari Selasa (18/2), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan ada tiga WNI yang bekerja di kapal pesiar Diamond Princess, yang kini tengah berada di perairan Yokohama, Jepang, yang positif terinfeksi virus korona. Ketiga adalah bagian dari 78 warga Indonesia yang menjadi kru di kapal pesiar itu. Kapal pesiar Diamond Princess tiba di Jepang awal bulan ini dan menjalani karantinia di perairan Yokohama sejak 3 Februari lalu. Masa Karantina Berakhir, 500 Penumpang Tinggalkan Kapal Sekitar 500 penumpang kapal pesiar itu mulai meninggalkan kapal Rabu pagi (19/2) setelah karantina selama dua minggu di dalam kapal itu berakhir. Korea Selatan mengevakuasi enam warganya dan satu keluarga Jepang dari kapal itu, dan kini menjalani masa karantina tambahan 14 hari lagi. Lebih dari 300 warga Amerika yang dievakuasi sebelumnya juga masih menjalani karantina di Amerika, termasuk sedikitnya 14 orang yang terbukti positif mengidap virus korona. Pihak berwenang Jepang mengumumkan 79 kasus baru, menjadikan jumlah penumpang kapal yang mengidap virus korona menjadi 621 orang. Jumlah itu kemungkinan berubah mengingat sebagian penumpang dan awak kapal yang totalnya berjumlah 3.711 orang masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Pemerintah Jepang telah dikritisi karena memutuskan untuk mengkarantina para penumpang kapal di dalam kapal pesiar itu, sesuatu yang menurut para pakar sebagai inkubator virus yang paling tepat. "Diamond Princess" telah menjadi tempat penularan virus korona paling cepat di luar China. Associated Press melaporkan pemerintah Amerika pada hari Selasa mengatakan lebih dari 100 penumpang Amerika yang ada di kapal Diamond Princess atau dirawat di rumah sakit di Jepang, masih harus menunggu dua minggu lagi sebelum dapat kembali ke Amerika. Satu Penumpang Kapal MS Westerdam Positif Korona, Otorita Berwenang Lacak Penumpang Lainnya Sementara itu, Kementerian Kesehatan Kamboja hari Rabu memastikan hasil uji medis yang menunjukkan bahwa para penumpang kapal pesiar MS Westerdam terbukti tidak mengidap virus korona. Tujuh ratus penumpang kapal pesiar itu telah meninggalkan Kamboja setelah kapal itu merapat pekan lalu. Hanya seorang perempuan warga Amerika berusia 83 tahun yang dinyatakan positif terjangkit virus korona ketika ia tiba di Kuala Lumpur, Malaysia. Namun temuan itu memicu penangguhan rencana untuk memulangkan para penumpang lain yang masih ada di Kamboja. Mereka yang sudah meninggalkan negara itu dikhawatirkan telah menjadi pembawa virus, dan otorita kesehatan di sejumlah negara sedang melacak keberadaan mereka. [em/pp]
katasapa.com

Liverpool Ingin Datangkan Lagi Raheem Sterling

katasapa.com

Real Madrid Mulai Berpikir Potong Gaji Pemain

katasapa.com

PKB Siap Potong Gaji Anggotanya untuk Penanganan Covid-19

katasapa.com

Status Darurat Kesehatan Masyarakat Ditetapkan, Jokowi: Dasar Hukumnya UU Nomor 6/2018

katasapa.com

Darurat Sipil Hadapi Pandemi Corona, Habib Aboe: Tidak Ada Satu pun Negara di Dunia Memberlakukan

katasapa.com

Firli Cs Dinilai Langgar UU KPK, Tak Ungkap Calon Deputi Penindakannya

katasapa.com

Rencana Darurat Sipil Covid-19 Dinilai Kurang Tepat, Praktisi Hukum Sarankan Ini

katasapa.com

ROTI’O Promo BUY 1 GET 1 Semua Variant Pastry & Roti

katasapa.com

Anies Baswedan Surati Jokowi Minta Lockdown Jakarta

katasapa.com

Hasil Swab Negatif, 2 PDP Corona Sragen Turun  Status Jadi ODP

katasapa.com

Penampakan Semar di Erupsi Merapi, Tanda Pagebluk Corona Berakhir?

katasapa.com

Kades Karangtengah Digerebek Warga di Rumah Selingkuhan, Ini Tanggapan Pemkab Wonogiri

katasapa.com

3 Provinsi di Indonesia Masih Aman dari Corona, Mana Saja?

katasapa.com

503 ODP Corona Miskin di Klaten Dapat Bantuan Sembako

katasapa.com

Bus AKAP Dilarang Keluar-Masuk Jakarta Mulai Malam Ini

katasapa.com

Spanyol dan Belanda Keluhkan APD Masker dari China

katasapa.com

Sah! Pilkada Serentak 2020 Ditunda, Ini Opsi Tanggalnya

katasapa.com

APPI Keberatan Pemotongan Gaji, Persis Solo Enggan Komentar

katasapa.com

Orang Mudik Saat Wabah Corona, Sultan HB X: Mosok Pulang Enggak Boleh

katasapa.com

Di Wonogiri Tak Semua Pemudik Otomatis Jadi ODP Corona

katasapa.com

Instagram Ramai #UntilTommorow Challenge, Begini Cara Mainnya

katasapa.com

Technopark Sragen Jadi RS Darurat, Kapasitas 26 Kamar Permanen

katasapa.com

Larangan Bus AKAP Keluar-Masuk Jakarta Batal, Ini Penjelasannya

katasapa.com

Honda China Crossover SUV Model Baru Mirip HR-V

katasapa.com

PNS Dilarang Mudik, Cegah Penyebaran Wabah Virus Corona

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 31 Maret 627, Pertempuran Khandaq Meletus

katasapa.com

Dianggap Tak Pantas, Filter Corona Dihapus Instagram

katasapa.com

Ten Days, Kursus Eksklusif IMNI

katasapa.com

Barcelona Libatkan Satu Pemain Lagi dalam Transfer Lautaro Martinez

katasapa.com

Wonderkid Liverpool Ini Mirip Cristiano Ronaldo Tapi Ditolak Everton