Kisah di Balik Tugas Para Pemandu Wisata Kenalkan Budaya Indonesia

kataSAPA.com

Jakarta - Jakarta sangat identik dengan masalah kemacetan dan kepadatan penduduknya. Meski begitu, Jakarta memiliki daya tarik berbeda dari tempat wisata bersejarah yang melekat kaitannya dengan masa penjajahan.

Wisata Kreatif Jakarta mengadakan talkshow dengan judul "Jakarta di Mata Para Pemandu Wisata" untuk mengajak masyarakat agar lebih mencintai Indonesia khususnya kota Jakarta sebagai Ibu Kota Negara. Talkshow ini bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan Jakarta Food Traveler.

Turut hadir pulanarasumber Ira Latief sebagai Pendiri Wisata Kreatif Jakarta dan Revalino Tobing sebagai Ketua DPD HPI Jakarta yang membahas lebih dalam tentang pekerjaan dan tugas seorang tour guide yang harus memperkenalkan berbagai budaya yang ada Indonesia khusunya Kota Jakarta.

"Jadi seorang guide bukan hanya soal menceritakan sejarah namun juga sampaikan dengan pembuktian. Sebagai seorang tour guide kita harus mencintai dulu tempatnya baru bisa menjelaskan keistimewaan yang ada kepada orang lain. Seorang tour guide harus punya sisi unik tersendiri," jelas Revalino di Museum Sejarah Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019.

Dijelaskan berbagai tur menarik untuk masyarakat yang ingin mengulik sejarah lebih dalam berbagai tempat wisata di Jakarta. Seperti wisata keliling rumah ibadah, wisata Kampung Portugis, wisata kuliner, dan juga Museum bersejarah yang ada di Jakarta.

Peluncuran Buku Karya Ira Latief

Peluncuran Buku

Selain memperkenalkan wisata dan juga pekerjaan seorang tour guide, talkshow ini juga diadakan bersamaan dengan peluncuran buku terbaru tentang wisata sejarah jakarta yang berjudul "Bukan Ratu Sejagat" karya Ira Latief.

Buku ini merupakan buku ke-17 yang berhasil diterbitkan oleh Ira Latief yang berisi tulisan perjalanan seorang tour guide berdasarkan perjalanan hidup nyata penulis yang menjadi seorang pemandu wisata selama belasan tahun.

Buku berbentuk digital booktersebut berisi 28 cerita mengenai perjalanan penulis di berbagai tempat wisata dan bertemu berbagai orang dari suku, bangsa, dan negara. Buku ini memiliki kesan mendalam bagi penulis karena buku ditulis berdasarkan sudut pandang orang asing yang ia temui selama tur di Indonesia.

Judul "Bukan Ratu Sejagat" yang dipilih adalah perumpamaan layaknya ratu kecantikan yang mewakili dan mempromosikan negaranya kepada negara lain. Namun, penulis bukan seorang seorang ratu kecantikan, melainkan seorang tour guide yang mempromosikan keindahan negara kepada negara lainnya.

Buku ini sengaja dibuat oleh penulis untuk dipersembahkan menyambut HUT Jakarta yang ke-429 dan juga kepada seluruh pemandu wisata yang sudah memperkenalkan keindahan Indonesia khususnya Jakarta kepada negara lain. Buku ini menjadi salah satu alasan agar pembaca dapat mengenal lebih dekat dan lebih mencintai Indonesia lewat wisata yang ada.

"Buku ini sebenarnya adalah hadiah saya untuk Jakarta. Lewat buku ini mungkin saya bisa membuat banyak pembaca bisa jatuh cinta kembali dengan Jakarta dan Indonesia. Buku ini bisa mengenal lebih dekat konsep negara sendiri saat berkunjung ke luar negeri. Bagi saya buku ini bukan hanya bercerita tentang wisata, namun juga perjalanan kontemplasi saya juga," ungkap Ira.(Devita Nur Azizah)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

katasapa.com

8 Seniman Bali Unjuk Karya di Borobudur

katasapa.com

Barcelona Berencana Beri Kejutan pada Real Madrid

katasapa.com

Top Skor Liga Italia Menjauh 8 Gol, Cristiano Ronaldo Bakal Cemberut

katasapa.com

Transfer Bruno Fernandes ke Manchester United di Ujung Tanduk

katasapa.com

Selisih 10 Milimeter Saja Tottenham Bisa Menang Atas Watford

katasapa.com

Barcelona Turunkan Lineup Ini Kontra Granada

katasapa.com

Immobile Cetak Tiga Gol, Plus Satu Kartu Merah, Lazio Menang 5-1!

katasapa.com

Mikel Arteta Hilang 9 Poin, Arsenal Imbang 1-1 Lawan Sheffield

katasapa.com

Manchester City 2-2 Crystal Palace, Untung Ada Sergio Aguero!

katasapa.com

Real Madrid 2-1 Sevilla, Casemiro Rajanya!

katasapa.com

Liverpool Bisa Juara Lebih Awal Usai Gol Bunuh Diri Fernandinho

katasapa.com

WAWANCARA, Tanggapan Philep Hansen Soal Ancaman Boikot Suporter PSMS, SMeCK Hooligan

katasapa.com

Lima WNI Diculik WN Malaysia Diperairan Tambisan, Pelakunya Pakai Topeng

katasapa.com

Pemdaprov Jabar Kembangkan Aplikasi Layanan Kesehatan

katasapa.com

Makin Lengket, Shaheer Sheikh Berikan Kado untuk Putri Ayu Ting Ting

katasapa.com

Meeting di Bogor Valley Hotel, Bisa Bawa Pulang Bolu Talas dan Asinan Bogor

katasapa.com

Hasil Lengkap Wakil Tuan Rumah di Semifinal Indonesia Masters 2020

katasapa.com

Film sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 Hadirkan Ketegangan Dua Kali Lipat

katasapa.com

Viral Tagar #Savebabi di Sumut, Edy Rahmayadi Tak Pernah Berencana Lakukan Pemusnahan Babi Massal

katasapa.com

Shahnaz Haque Ungkap Figur Ekki Soekarno Ibarat Guru, Semangati Sang Kakak Agar Kuat Hadapi Cobaan

katasapa.com

Cerita di Balik Dapur E-TLE Polda Jatim

katasapa.com

Ginting ke Final, Axelsen: Dia Bermain Amat Baik di Depan Pendukungnya

katasapa.com

Messi, Hamilton, Marquez Bersaing Berebut Trofi Oscar-nya Olahraga

katasapa.com

Menaker Ida: BLK Samarinda Siapkan SDM Untuk Ibu Kota Negara Baru

katasapa.com

Puluhan Ribu Durian Ludes Dalam Hitungan Menit

katasapa.com

Helmy Yahya Dicopot dari TVRI karena Liga Inggris, Ini Pembelaannya

katasapa.com

Sri Mulyani Terpikat Jadi Pengikut Keraton Agung Sejagat Karena Iming-Iming Gaji Besar

katasapa.com

PT Arkadia Digital Media Resmi Luncurkan Suarajogja.id

katasapa.com

Kuburan Janin Bayi Ratu Keraton Agung Sejagat di Godean Sleman, Diduga untuk Ritual

katasapa.com

Mediasi di Wonogiri, Presdir PT RUM Buka-Bukaan Soal Penyebab Limbah Pabriknya Berbau