DPRD Jateng Matangkan Raperda Provinsi Cerdas

kataSAPA.com

SURAKARTA - Raperda Provinsi Cerdas (Smart Province) terus dimatangkan. Segala masukan-masukan dari perangkat daerah, masyarakat umum, maupun para stakeholder ditampung, agar saat disahkan tidak menimbulkan cacat hukum.

Ketua Pansus Raperda Provinsi Cerdas Provinsi Jawa Tengah Untung Wibowo Sukowati, menyampaikan, saat ini Raperda Provinsi Cerdas Jawa Tengah sedang dalam tahap pembahasan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah. Setiap pasalnya diharapkan mengatur hak dan kewajiban masyarakat agar dapat terlibat di dalamnya.

Segala masukan dari berbagai pihak terus kita tampung. Kita terus matangkan agar saat sudah disahkan tidak menimbulkan cacat hukum, ujarnya saat Forum Group Discussion Provinsi Cerdas Jawa Tengah, di Wiryowidagdo Ballroom Hotel The Sunan Surakarta, Kamis (4/7).

Perda Provinsi Cerdas, imbuh Untung, harus segera disahkan agar tercipta suatu peraturan sebagai payung hukum. Sehingga, ada pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/ kota, khususnya dalam menyikapi banyaknya aplikasi perangkat daerah yang berbasis elektronik.

Tak hanya payung hukum, kualitas sumberdaya manusia (SDM) juga harus dipersiapkan sebelum Raperda disahkan. Jangan sampai, sudah saatnya disahkan, tapi SDM-nya belum siap.

Tidak hanya berbasiskan IT, smart city harus mengedepankan kemampuan SDM. Walaupun pemerintah mempunyai sumber daya IT yang mumpuni, namun saat tidak diiringi kemampuan SDM yang kompeten maka penerapan smart city juga tidak bisa maksimal, tegasnya.

Menurut Untung, smart city juga meliputi lingkungan tempat tinggal yang layak (smart society), harmonisasi tata ruang (smart living), sekaligus sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat (smart economy).

Peningkatan daya tarik wisata (smart branding), pengembangan tata kelola hutan, sampah, limbah, energi (smart environment), serta pelayanan publik yang mudah, murah, cepat, dan tuntas melalui SPBE (smart government) juga akan menjadi konsep penerapan smart city, urainya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Riena Retnaningrum mengatakan, untuk mewujudkan Jawa Tengah sebagai smart province, pihaknya tidak bisa bekerja sendirian. Dibutuhkan kerja sama Diskominfo kabupaten/ kota se-Jawa Tengah, SKPD dan BUMD, dalam mendukung terbitnya Raperda Provinsi Cerdas. Apalagi, pada 2020 Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) mengharapkan SPBE sudah harus dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia.

Dijelaskan, implementasi SPBE di Jawa Tengah sudah terhitung baik. Berdasarkan hasil penilaian Tim KemenPAN RB pada 2018, indeks SPBE 13 kabupaten/ kota di Jawa Tengah masuk dalam kategori A (3,50-2,60), 18 kabupaten/ kota kategori B (2,50-1,80), dan empat kabupaten/ kota dengan kategori C.

Beberapa waktu yang lalu Kementerian Kominfo telah merilis 100 smart city di seluruh Indonesia. Dari 100 kota, ada 21 kabupaten/ kota di Jawa Tengah yang masuk di dalamnya. Tentunya ini sangat membanggakan, tandas Riena.

Sebelum acara Forum Group Discussion Provinsi Cerdas Jawa Tengah di Wiryowidagdo Ballroom Hotel The Sunan Surakarta, Kamis (4/7/2019), rombongan Pansus DPRD Provinsi Jawa Tengah beserta Kepala Dinas Kominfo melakukan kunjungan ke Kabupaten Sragen. Kunjungan tersebut membahas mengenai kesiapan Pemerintah Kabupaten Sragen sebagai perintis smart city di Jawa Tengah. (hms/yon)

sumber: fajar.co.id
katasapa.com

Cara Polri Ungkap Komandan Perusuh Aksi 21-22 Mei

katasapa.com

Jimly Asshiddiqie: Rekonsiliasi Probowo-Jokowi Tidak Perlu Dipaksakan

katasapa.com

Jokowi Minta Guru Ajarkan Toleransi ke Siswa Sejak Dini

katasapa.com

3 Ide Bercinta bagi Pasutri yang Liburan di Hotel

katasapa.com

Ingin Sembuhkan Nyeri Bahu, Kenali Penyebab dan Dokter Spesialis yang Menanganinya

katasapa.com

Diperkenalkan Sebagai Bagian Barcelona, Frenkie de Jong Sebut Mimpi yang Jadi Nyata

katasapa.com

4 Kasus Obesitas di Karawang, 2 Penderita Meninggal Dunia

katasapa.com

HEADLINE: Parpol Koalisi Jokowi Minta Jatah Menteri, Bagaimana Respons Istana?

katasapa.com

Jokdri Dituntut 2 Tahun 6 Bulan, Klaim Bukan Terkait Match Fixing

katasapa.com

Deretan Nama Besar Capim KPK, Irjen Antam Hingga Natalius Pigai

katasapa.com

Marc Marquez Ingin Segera Perlebar Jarak Menjadi 50 Poin

katasapa.com

AVI Dukung Pemberantasan Narkoba di Rokok Elektrik

katasapa.com

Ngotot Jadi Ketua MPR, Cak Imin Ingin Dua Partai Ini Jadi Oposisi

katasapa.com

Tukang Bubur Tega Bunuh Bocah Perempuan Karena Idap Kelainan Seksual

katasapa.com

Jokowi Didesak Berikan Amnesti untuk Baiq Nuril

katasapa.com

Untuk Yang Belum Cetak E-KTP, Bisa Pakai Virtual Certificate

katasapa.com

Pembuat Motor Itu Bukan Pekerja Bengkel, melainkan Seniman

katasapa.com

Cak Imin: Partai Koalisi Tutup Pintu Beri Jatah Ketua MPR ke Oposisi

katasapa.com

Pameran Waralaba IFRA Targetkan Transaksi Rp 1 Triliun

katasapa.com

Peneliti LIPI Khawatirkan Skenario Pansel Capim KPK Jilid V

katasapa.com

Ketua Dewan Setuju Tarif PBB Usulan Endung

katasapa.com

Garuda Indonesia Pastikan Persiapan Penerbangan Jamaah Haji Telah Siap

katasapa.com

Soal Jatah Menteri, OSO Minta Maksimal

katasapa.com

Remang-Remang Rawan Kejahatan, Revitalisasi 80 PJU Margomulyo

katasapa.com

Tunggu Pengajuan Amnesti, Presiden Jokowi Janji Bantu Baiq Nuril

katasapa.com

Wacana Penghapusan Pendidikan Agama di Sekolah Mencuat, PKS Berang

katasapa.com

Buah Perubahan Taktik Djanur, Menyesuaikan dengan Jeleknya Bek Persib

katasapa.com

Jelang Kabinet Baru, Wapres JK Singgung Perubahan Kurikulum

katasapa.com

Perkuat Kemitraan, DPD RI Terima Delegasi DPRD Tanah Datar

katasapa.com

Ditjen Hortikultura Percepat Perbaikan Layanan PPID