Peneliti LIPI Khawatirkan Skenario Pansel Capim KPK Jilid V

kataSAPA.com

-Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsudin Haris khawatir, masuknya sembilan jenderal kiriman Polri dan lima Jaksa yang disodorkan Kejaksaan Agung dapat berpotensi melemahkan independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Polri dan Kejaksaan telah mengirimkan berkas pendaftaran para petingginya untuk ikut seleksi Capim KPK periode 2019-2023.

Haris mengharapkan, panitia seleksi (Pansel) Capim KPK dapat bekerja secara objektif dan independen dalam proses seleksi Capim KPK. Sebab Pansel merupakan pintu masuk awal untuk menjadi pimpinan KPK.

Bagaimanapun juga, pintu masuk awal pilihan atas Pansel yang juga semestinya independen. Belakangan ini dipertanyakan soal independensi Pansel, kata Haris dalam diskusi Haruskah Peserta Mundur dari Jabatan Publik Jika Mengikuti Seleksi Pimpinan KPK? di kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Kalibata, Jakarta, Jumat (5/7).

Kekhawatiran pelemahan KPK terjadi karena banyak pihak yang tidak menyukai kinerja pemberantasan korupsi. Dia menyebut, seperti DPR, Polri dan Kejaksaan Agung.

Jadi wajar kehadiran KPK yang kuat dan independen akan mengancam kelangsungan lembaga-lembaga itu, baik itu parlemen, Polri dan Kejaksaan, ungkap Haris.

Oleh karena itu, pakar politik LIPI ini tak menginginkan lembaga KPK yang hadir karena marwah reformasi dari ketidakefektifan kinerja Polri dan Kejaksaan dalam pemberantasan korupsi kembali menjadi tumpul. Sebab belakangan, Polri dan Kejaksaan sibuk melakukan proses internal untuk masuk ke dalam bagian pimpinan KPK.

Kalau kita melihat semangat awal sejarahnya bahwa semangat pembentukan KPK itu sebagai upaya pemerintahan yang bersih pada umumnya dan pemberantasan KKN pada khususnya. Ini kan kegagalan institusi Polri dan Kejaksaan pada tugas itu, makanya KPK dibentuk, tegas Haris.

Kalau situasinya seperti itu pada hakekatnya KPK sudah bubar, kuncinya pada independensi pimpinan, tukasnya.

Sementara itu, Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Waluyo meminta Pansel Capim KPK jilid V dapat bekerja secara transparan dalam melakukan proses seleksi. Hal ini dilakukan agar tidak adanya informasi yang berkembang secara bias.

Pentingnya fungsi pansel dalam memilih anggota calonnya dari mana saja. Terbuka dan kompetitif, terbukanya sudah diumumkan, kompetitifnya bisa dari mana saja, ucap Waluyo.

Selain itu, Waluyo mengharapkan Pansel Capim KPK dapat memilih pimpinan KPK berdasarkan track record yang baik dan memiliki integritas tinggi.

Selain track record yang dilakukan pansel dengan cara formal, harus bisa mengawal supaya bisa memberi masukan ke pansel dan pansel bisa melakukan pendalaman, tukasnya.

Menanggapi pernyataan ini, anggota Pansel Capim KPK Hendardi memastikan pihaknya bekerja secara terbuka dalam melakukan proses seleksi Capim KPK jilid V. Hal ini dengan dilakukannya diskusi bersama pegiat masyarakat sipil antikorupsi.

Apanya yg tertutup? ICW dan pegiat-pegiat anti korupsi kita undang bertemu minggu lalu dengan pansel, tegas Hendardi.

Senada, anggota Pansel Capim KPK lainnya, Marcus Priyo Gunarto menjelaskan, 384 pendaftar Capim KPK akan dilakukan proses seleksi oleh Tim Pansel. Mereka yang memenuhi syarat akan diumumkan, sehingga masyarakat bisa memberikan tanggapan.

Setelah itu mereka akan mengikuti uji kompetensi yang berupa objective test dan penulisan makalah. Hasil uji kompetensi akan diumumkan, dan mereka yang lulus objective test selanjutnya akan mengikuti profile assesment, ungkap Marcus.

Marcus menyebut, nantinya mereka yang lolos seleksi administratif akan dilakukan rekam jejak dengan mengirimkan data ke PPATK, KPK, Kejagung, BIN, Polri, dan MA. Tahap berikutnya mereka akan mengikuti test Kesehatan dan wawancara.

Sejak lolos dari profile assesment sampai dengan selesainya tahap wawancara, masyarakat boleh memberikan masukan kepada Pansel, urai Marcus.

Oleh karena itu, Marcus memastikan proses seleksi yang dilakukan tim pansel tetap berpijak pada undang-undang yang berlaku. Keterbukaan dan keobyektifan Pansel sudah kita rumuskan dalam tahapan-tahapan seleksi.

Masyarakat bisa berpartisipasi dengan memberikan masukan, tetapi yang menentukan 10 orang yang akan disampaikan oleh Presiden tetap pada Pansel, tandas Marcus.

katasapa.com

Gara-Gara Corona, 10 Mahasiswa Universitas Di Tiongkok Ini Harus Jalani Ujian Skripsi Dari Boyolali

katasapa.com

Pemkab Wonogiri Belum Berencana Buka Tempat Wisata, Ini Alasannya

katasapa.com

Jika Liga 2 Digelar Tanpa Penonton, Pasoepati Minta Semua Laga Persis Solo Disiarkan

katasapa.com

Anies Baswedan Menghilang Jelang Berakhirnya PSBB III Jakarta, Ada Apa?

katasapa.com

JK: Seharusnya Masjid Dibuka Lebih Dulu Sebelum Mal!

katasapa.com

Kecelakaan Maut Tol Semarang-Solo: Truk Seruduk Truk, 1 Meninggal Dunia

katasapa.com

PAD Pajak Daerah Karanganyar Diestimasi Turun Rp16 Miliar

katasapa.com

Anang Hermansyah Cerita Kerasnya Hidup Setelah Cerai dengan KD

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 4 Juni 1940, Pertempuran Dunkrik Berakhir

katasapa.com

Penelusuran Sara Wijayanto di Alas Ketonggo Srigati Ngawi Sarat Nostalgia…

katasapa.com

Sudah Lima Hari Dibuka, Keraton Kasepuhan Cirebon Masih Sedikit Pengunjung

katasapa.com

Setiap Hari, Yayasan Wani Amal Cirebon Sediakan Nasi dan Pakaian Gratis

katasapa.com

Kunjungi Grage Mall, Wagub Jabar Minta Pengelola Mall Sediakan Sarung Tangan

katasapa.com

DPRD Kota Medan Renville Napitupulu: “Tertular Virus Memberi!”

katasapa.com

Olivier Giroud Ungkap Targetnya di Chelsea Usai Kembali Perpanjang Kontrak

katasapa.com

Barcelona Panas Lagi, Klub Ingin Potong Gaji Pemain untuk Kedua Kalinya

katasapa.com

Barcelona Ketar-ketir Lionel Messi Absen Latihan Rabu (3/6) Ini

katasapa.com

Begini Konsep Gaya Hidup Islami Hadapi New Normal ala DWP Sulsel

katasapa.com

Divonis Melanggar, Jokowi dan Menkominfo Wajib Minta Maaf Secara Terbuka tanpa Terkecuali, Begini Bunyinya

katasapa.com

Dor! Diduga Stres, Oknum Polres Tebingtinggi Bunuh Diri dengan Pistol Dinas

katasapa.com

Saul Niguez Umumkan ‘Klub Baru’, Fans Man United Kena Prank

katasapa.com

Duh! Pijat Plus-plus Gay Ditemukan di Perumahan Elit Tasbih, Barang Bukti Sex Toys dan Alat Kontrasepsi

katasapa.com

Polda Sumut Bongkar Salon Pijat Plus-plus Khusus Gay, Puluhan Kondom Berserakan

katasapa.com

Gerakkan Ekonomi Warga Seko, Pemda Lutra Rampungkan 22 KM Ruas Mabusa-Malimongan

katasapa.com

Pelatih Ganda Campuran Yakin Hafiz/Gloria Bisa Susul Praveen/Melati

katasapa.com

Komentar Rasis, Dihujat, Kehilangan Sponsor, Mantan Miss Universe Malaysia Minta Maaf

katasapa.com

Perpanjangan Ketiga PSBB, Pemkot Tangsel Tinjau Persiapan Mall dan Tempat Ibadah

katasapa.com

Pengembangan Kasus 35 Kg Sabu, Polisi Tembak Mati Bandar Asal Aceh di Medan

katasapa.com

Pulihkan Perekonomian Nasional, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 667,20 T

katasapa.com

Picu Kontroversi, Mantan Kabais Minta Perpres Terorisme Dibatalkan