Untuk Yang Belum Cetak E-KTP, Bisa Pakai Virtual Certificate

kataSAPA.com

Ribuan warga yang mengantre untuk mendapatkan e-KTP diberi solusi oleh dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil) Surabaya. Salah satunya, menerbitkan virtual certificate yang berisi data perekaman e-KTP. Data tersebut tervalidasi dan bisa digunakan sebagai pengganti e-KTP yang belum tercetak.

Dalam tiga bulan terakhir ini, memang ada warga yang mengeluh tidak bisa mencetak e-KTP. Salah satu kendalanya, kiriman keping e-KTP dari pemerintah pusat tidak cukup banyak. Permintaan dan ketersediaan keping e-KTP itu tak sebanding. Dengan demikian, antrean di satu kecamatan bisa mencapai ribuan orang.

Akhirnya, Dispendukcapil Surabaya mengeluarkan virtual certificate yang bisa didapatkan di semua kecamatan se-Surabaya dan mal pelayanan publik di Gedung Siola Petugas kecamatan sudah diberi sosialisasi untuk pencetakan virtual certificate tersebut pada Jumat lalu. Pekan ini virtual certificate itu sudah bisa didapatkan sebagai pengganti e-KTP yang belum dicetak, ujar Kepala Dispendukcapil Surabaya Agus Imam Sonhaji kemarin (4/7).

Virtual certificate itu bisa dicetak dalam selembar kertas atau tetap disimpan berupa file PDF. Pada bagian paling atas, ada kop surat Pemkot Surabaya. Setelah itu, tercantum nama pejabat yang bertanggung jawab atas keabsahan data tersebut. Di virtual certificate itu juga tertulis identitas jelas pemilik e-KTP. Mulai NIK, nama, tanggal lahir, alamat, hingga status pernikahan. Foto pemilik juga ada. Terdapat QR code di bawah foto pemilik yang akan terhubung dengan server data Dispendukcapil Surabaya jika dipindai.

Tertulis pula pernyataan bahwa virtual certificate itu bisa dipergunakan untuk keperluan perbankan, imigrasi, kepolisian, asuransi, BPJS, perkawinan, dan pendidikan. Kemarin siang, perwakilan dari instansi-instansi tesebut diundang untuk diberi sosialisasi di Ruang Dhamarwulan Gedung Siola. Kami ingin memastikan virtual certificate ini bisa dipergunakan seperti KTP elektronik, jelas Agus.

Sebelumnya, surat keterangan (suket) perekaman e-KTP itu hanya berupa secarik kertas kecil yang diisi dengan tulisan tangan biasa. Kali ini dispendukcapil membuatnya dalam bentuk yang lebih berteknologi. Ada QR code yang bisa dipindai.

Agus menuturkan, selain virtual certificate itu, ada secarik kertas kecil yang disebut tanda pengurusan dokumen kependudukan. Ukurannya sebesar e-KTP. Dalam surat tersebut, tercantum nama dan NIK warga yang telah melakukan perekaman e-KTP. Nah, pada lembaran itu juga tercantum QR code. Jika QR code tersebut dipindai, akan keluar data virtual certificate. Jadi, kertas kecil ini ibarat kuncinya. Barangnya itu adalah virtual certificate tersebut, ungkapnya.

Dengan bentuk yang lebih kecil, surat tanda pengurusan dokumen kependudukan itu bisa lebih praktis dan dibawa ke mana-mana. Jika data virtual certificate diperlukan, hanya perlu pindai QR code.

Pemkot juga memastikan pencetakan tanda pengurusan dokumen kependudukan maupun virtual certificate itu bisa dilakukan di kecamatan. Warga tidak perlu datang ke Siola. Sudah ada surat edaran dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Hendro Gunawan terkait dengan pencetakan tanda pengurusan dokumen kependudukan dan virtual certificate tersebut. Juga gratis. Kami beri watermark agar tidak ada yang sampai menyalahgunakan atau menarik biaya, katanya.

Sementara itu, Camat Tambaksari Ridwan Mubarun menuturkan bahwa pihaknya sudah mendapatkan sosialisasi mengenai tanda pengurusan dokumen kependudukan dan virtual certificate tersebut. Tetapi, yang menjadi kekhawatiran adalah pencetakan. Sebab, ada QR code yang tercetak dalam lembar dokumen itu. Khawatirnya nanti tintanya kurang bagus sehingga tidak terbaca. Makanya, kami akan uji coba dulu. Sebab, kertas tanda pengurusan itu kan kecil seperti e-KTP itu, ucapnya.

katasapa.com

Arsenal Pecat Emery Jika Gagal Finis Empat Besar

katasapa.com

Barcelona Girang Rakitic Diperebutkan Duo Serie A

katasapa.com

Manchester United Perlu Cepat Zlatan Ibrahimovic

katasapa.com

Pulisic Dapat Saran Berat Jika Mau Maju di Chelsea

katasapa.com

Sergio Ramos Hasilkan Rekor Baru di Timnas Spanyol

katasapa.com

Manchester City di Ambang Perpisahan Pep Guardiola

katasapa.com

Hasil Brasil vs Nigeria 1-1 Gelandang Maut Real Madrid Jadi Pahlawan

katasapa.com

Hasil Kazakhstan vs Belgia 0-2 Main Malas-malasan Tapi Menang

katasapa.com

Hasil Ekuador vs Argentina 1-6, Menang Besar Tanpa Lionel Messi

katasapa.com

Luwu Gelar Event Nasional Gowes Nusantara 2019

katasapa.com

Ashanty Unggah Foto Berhijab, Azriel Hermansyah : Jangan Dilepas Ya Bunda

katasapa.com

Pemerintah Ajak Petani Garap Hilirisasi Kakao

katasapa.com

7 Rekrutan Pertama Guardiola Bersama Barcelona, di Mana Mereka Kini?

katasapa.com

Dua Bintang Inter Milan Jadi Korban Jeda Internasional, Begini Kondisinya

katasapa.com

Timnas U-22 Kalah dari Yordania di Tiongkok

katasapa.com

Dijenguk Aburizal Bakrie, Wiranto Cerita Kebangkitan Radikalisme di Indonesia

katasapa.com

Perpres Wajib Bahasa Indonesia Diteken, APPBI Belum Tahu Apa-apa

katasapa.com

6 Manfaat Tidur Siang yang Jarang Diketahui

katasapa.com

Pasangan Junior No 1 Dunia Asal Indonesia, Gagal Pertahankan Gelar

katasapa.com

Getaran Ekskavator Picu Semburan Minyak Kutisari Membesar

katasapa.com

Berlari Maraton di Bawah 2 Jam, Eliud Kipchoge Dianggap Manusia Super

katasapa.com

Orang Kalah

katasapa.com

Mengunjungi Seomyeon Underground Shopping Center, Busan

katasapa.com

Golkar Takut Gerindra Bisa Jadi Musuh Dalam Selimut

katasapa.com

Kongres AS Gelar Rapat Dengar Pendapat tentang Muslim Ban

katasapa.com

Ketegangan Politik dan Ruwetnya Urusan Visa Pangkas Jumlah Mahasiswa China di AS

katasapa.com

Pengguna Motor Maxi Yamaha Seru-Seruan di Maxi Yamaha Day 2019

katasapa.com

Reyog Jazz Ponorogo: Perpaduan Indah Seni Reog dan Musik Jazz

katasapa.com

Kisah Candra Wibowo, Raih Hoki dari Pijat Refleksi