Tukang Bubur Tega Bunuh Bocah Perempuan Karena Idap Kelainan Seksual

kataSAPA.com

Penjual bubur ayam berinisial H, 23 yang tega menghabisi Fira Angela Hidayah, 8 tengah menjalani pemeriksaan insentif di Polres Bogor. Jika sebelumnya tersangka mengaku tega membunuh korban karena kerap diganggu, namun fakta lain berhasil diungkap oleh penyidik.

Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky mengatakan, motif pembunuhan keji ini sebetulnya karena tersangka memiliki kelainan seksual. H cenderung bersifat pedofil atau menyukai anak-anak di bawah umur.

Motif pelaku adalah masalah kelainan seksual. Di mana yang bersangkutan memiliki kecenderungan menyukai anak-anak di bawah umur. Ada pengaruh pornografi, ujar Dicky di Polres Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/7).

Sehari sebelum peristiwa pembunahan, tersangka disebut menonton film porno. Keesokan harinya setelah berjualan, korban mendatangi kontrakan H. Disitu Fira meminta makanan dan uang Rp 2 ribu. Kemudian sebagai imbalan, tersangka meminta dicium, namun korban menolak.

Pelaku meminta korban mencium pelaku, dan diiming-imingi uang Rp 5 ribu tapi ditolak. Pelaku memaksa, dan korban berontak, akibat itu panik kemudian merendam, membunuh korban, lanjut Dicky.

Setelah korban tewas, tersangka bahkan dengan tega sempat mencabuli korban sebelum akhirnya melarikan diri ke sejumlah wilayah. Pelariannya pun terhenti di kampung halamannya di Pemalang, karena ketakutan dia diantar keluarganya menyerahkan diri ke Polsek Moga.

Dari hasil otopsi sudah konsisten, penyebab kematian ada air di dalam paru-paru dan benturan disekitar mulut. Kemudian ada bekas-bekas sperma pelaku. Jadi setelah dibunuh dilampiaskan secara seksual), tambah Dicky.

Fakta lain juga dikantongi penyidik. Pencabulan H kepada Fira sudah dua kali terjadi. Di mana yang kedua berujung pada dibunuhkan korban. Pada pencabulan pertama, korban yang masih belum mengerti apa-apa mau dicium oleh pelaku, namun untuk pencabulan kedua Fira memberontak.

Polisi sendiri telah melakukan gelar perkara di lokasi pembunuhan. Dari tersangka, penyidik menyita banyak sekali pakaian dalam perempuan. Dari pengakuan H dia mendapatnya dari mencuri milik warga.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal berlapis. Yakni 338 KUHP tentang pembunuhan. Ditambah pasal 80 Undang-undang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman di atas 12 tahun.

Sebelumnya, Fira Angela Hidayah, 8, dilaporkan hilang sejak 29 Juni 2019 pukul 16.00 WIB. Keberadaannya terakhir diketahui bermain disekitar rumah neneknya di Kampung Cinangka RT 02/02 Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Setelah 3 hari berlalu, bocah malang itu ditemukan tewas mengenaskan.

Kapolsek Megamendung, AKP Asep Darajat mengatakan, korban ditemukan tewas terbungkus kain di dalam bak mandi sebuah kontrakan. Diduga, Fira menjadi korban pembunuhan berencana.

Pelaku membunuh korban dan menyimpannya di dalam bak mandi di dalam rumah kontrakan saudara H, ujar Asep dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/7).

Penemuan Fira berawal dari kakek korban, Didin mencium bau busuk dari kontrakan milik H. Dia lantas mendobrak pintu rumah. Setelah ditelusuri bau berasal dari kamar mandi, dan ditemukanlah Fira dalam keadaan tewas mengenaskan.

katasapa.com

Cara Polri Ungkap Komandan Perusuh Aksi 21-22 Mei

katasapa.com

Jimly Asshiddiqie: Rekonsiliasi Probowo-Jokowi Tidak Perlu Dipaksakan

katasapa.com

Jokowi Minta Guru Ajarkan Toleransi ke Siswa Sejak Dini

katasapa.com

3 Ide Bercinta bagi Pasutri yang Liburan di Hotel

katasapa.com

Ingin Sembuhkan Nyeri Bahu, Kenali Penyebab dan Dokter Spesialis yang Menanganinya

katasapa.com

Diperkenalkan Sebagai Bagian Barcelona, Frenkie de Jong Sebut Mimpi yang Jadi Nyata

katasapa.com

4 Kasus Obesitas di Karawang, 2 Penderita Meninggal Dunia

katasapa.com

HEADLINE: Parpol Koalisi Jokowi Minta Jatah Menteri, Bagaimana Respons Istana?

katasapa.com

Jokdri Dituntut 2 Tahun 6 Bulan, Klaim Bukan Terkait Match Fixing

katasapa.com

Deretan Nama Besar Capim KPK, Irjen Antam Hingga Natalius Pigai

katasapa.com

Marc Marquez Ingin Segera Perlebar Jarak Menjadi 50 Poin

katasapa.com

AVI Dukung Pemberantasan Narkoba di Rokok Elektrik

katasapa.com

Ngotot Jadi Ketua MPR, Cak Imin Ingin Dua Partai Ini Jadi Oposisi

katasapa.com

Jokowi Didesak Berikan Amnesti untuk Baiq Nuril

katasapa.com

Untuk Yang Belum Cetak E-KTP, Bisa Pakai Virtual Certificate

katasapa.com

Pembuat Motor Itu Bukan Pekerja Bengkel, melainkan Seniman

katasapa.com

Cak Imin: Partai Koalisi Tutup Pintu Beri Jatah Ketua MPR ke Oposisi

katasapa.com

Pameran Waralaba IFRA Targetkan Transaksi Rp 1 Triliun

katasapa.com

Peneliti LIPI Khawatirkan Skenario Pansel Capim KPK Jilid V

katasapa.com

Ketua Dewan Setuju Tarif PBB Usulan Endung

katasapa.com

Garuda Indonesia Pastikan Persiapan Penerbangan Jamaah Haji Telah Siap

katasapa.com

Soal Jatah Menteri, OSO Minta Maksimal

katasapa.com

Remang-Remang Rawan Kejahatan, Revitalisasi 80 PJU Margomulyo

katasapa.com

Tunggu Pengajuan Amnesti, Presiden Jokowi Janji Bantu Baiq Nuril

katasapa.com

Wacana Penghapusan Pendidikan Agama di Sekolah Mencuat, PKS Berang

katasapa.com

Buah Perubahan Taktik Djanur, Menyesuaikan dengan Jeleknya Bek Persib

katasapa.com

Jelang Kabinet Baru, Wapres JK Singgung Perubahan Kurikulum

katasapa.com

Perkuat Kemitraan, DPD RI Terima Delegasi DPRD Tanah Datar

katasapa.com

Ditjen Hortikultura Percepat Perbaikan Layanan PPID