Alasan Sakit, Eks Bupati Bogor Tak Penuhi Panggilan KPK

kataSAPA.com

Jakarta - Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin mangkir dari panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rachmat Yasin beralasan tengah dalam kondisi yang tak sehat.

"Tersangka meminta penjadwalan ulang karena sedang sakit," ujar Juru Bicara Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019).

Febri belum bisa memastikan kapan pemeriksaan ulang terhadap kakak dari Bupati Bogor Ade Yasin. Sejatinya Rachmat Yasin diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.

"Untuk pemeriksaan ulang nantinya akan kami umumkan kembali, yang pasti pemeriksaan akan dilakukan tergantung kebutuhan penyidikan," kata Febri.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Rachmat Yasin, Bupati Bogor periode 2009-2014 dalam kasus suap. Rachmat Yasin kini dijerat dengan kasus dugaan "memalak" dan "menyunat" para satuan perangkat kerja daerah (SKPD) selama menjabat Bupati Bogor.

Rachmat Yasin diduga meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa SKPD Rp 8.931.326.223. Setiap SKPD diduga memiliki sumber dana yang berbeda untuk memberikan dana kepada Rachmat Yasin.

Uang tersebut diduga digunakan Rachmat Yasin untuk biaya operasional dan kebutuhan kampanye Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Legislatif yang diselenggarakan pada 2013 dan 2014.

Selain itu, Rachmat Yasin juga diduga menerima gratifikasi, yaitu berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor dan Toyota Velflre senilai Rp 825 juta.

Untuk penerimaan gratifikasi berupa tanah seluas 20 hektare, Rachmat Yasin sengaja meminta kepada anak buahnya untuk memeriksa satu bidang tanah seluas 350 hektare. Pemilik tanah tersebut hendak membangun pesantren di tanah tersebut.

"Pada 2010 seorang pemilik tanah seluas 350 hektare yang terletak di Desa Singasan dan Desa Cibodas, Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor ingin mendirikan Pondok Pesantren dan Kota Santri. Untuk itu ia (pemilik tanah) berencana akan menghibahkan tanahnya seluas 100 hektare agar pembangunan pesantren terealisasi," kata Febri.

Pemilik tanah tersebut kemudian menyampaikan maksudnya untuk mendirikan pesantren pada Rachmat Yasin melalui stafnya. Rachmat Yasin menjelaskan agar dilakukan pengecekan mengenai status tanah dan kelengkapan surat-surat tanahnya.

Pada pertengahan tahun 2011, Rachmat Yasin melakukan kunjungan lapangan di sekitar daerah pembangunan Pondok Pesantren tersebut. Melalui perwakilannya, Rachmat menyampaikan ketertarikannya terhadap tanah tersebut. Rachmat juga meminta bagian agar tanah tersebut juga dihibahkan untuknya.

"Pemilik tanah kemudian menghibahkan atau memberikan tanah seluas 20 Ha tersebut sesuai permintaan RY. Diduga RY mendapatkan gratifikasi agar memperlancar perizinan lokasi pendirian Pondok Pesantren dan Kota Santri," kata Febri.

Baru Bebas 8 Mei 2019

Senin (13/01/14), Bupati Bogor, Rachmat Yasin mendatangi gedung KPK untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus Hambalang (/Johan Tallo)

Atas dugaan perbuatannya itu, Rachmat Yasin disangka melanggar Pasal 12 huruf f dan Pasal 12 B Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Rachmat Yasin sendiri diketahui baru bebas pada 8 Mei 2019 kemarin. Dia sebelumnya dijerat dalam kasus suap rekomendasi tukar menukar kawasan hutan di Kabupaten Bogor Tahun 2014 atas nama PT Bukit Jonggol Asri seluas 2.754 Hektare.

Rachmat Yasin divonis 5 tahun 6 bulan penjara. Dalam perkara yang diawali operasi tangkap tangan (OTT) pada 7 Mei 2014, KPK juga memproses FX Yohan Yap (swasta), M Zairin (KepaIa Dinas Pertanian dan Kehutanan Bogor) dan Kwee Cahyadi Kumala, Komisaris Utama PT. Jonggol Asri dan Presiden Direktur PT Sentul City.

katasapa.com

Perserikatan Homeschooler Indonesia: Jangan Stigma Homeschooling

katasapa.com

Menyibak Berbagai Fakta PLTU dan Residu Batubara

katasapa.com

NH Main Dua Kaki di Munas, Airlangga-Bamsoet Kian Memanas

katasapa.com

Preview Burnley vs Man City: Menolak Menyerah

katasapa.com

Indonesia Gasak Brunei 8-0, Bikin Rekor SEA Games dan Salip Thailand

katasapa.com

Jokowi: Peranan Kaum Ibu dan Perempuan Memajukan Bangsa Sangat Dibutuhkan

katasapa.com

Sutent Berpotensi Obati Kanker Ginjal

katasapa.com

Anggaran Pertahanan Diperkirakan Dominasi KTT NATO

katasapa.com

Amnesty Jelaskan Cara Peroleh Data Jumlah Korban Demonstrasi di Iran

katasapa.com

Tulis Demonstrasi di Hong Kong, Pekerja Migran Indonesia Ditangkap dan Dideportasi

katasapa.com

Promo Alfamidi – Gopay Hajatan Akhir Tahun | Diskon Hingga 50% untuk transaksi dengan GOPAY

katasapa.com

KUPON DISKON A&W bulan DESEMBER 2019 – HARGA SERBA HEMAT mulai Rp. 19.000

katasapa.com

Ditahan Polisi, Pelatih PSHT Sragen Masih Ikut Ujian Semester

katasapa.com

Lihat Orang Titip Dagangan di Wedangan Solo, CEO Jouska Terheran-Heran

katasapa.com

Puskesmas Weru Layani Pasien dari Gunungkidul, Klaten, hingga Wonogiri

katasapa.com

Limbah B3 Dibuang di Brebes, PT RUM: Mungkin Tercecer atau Diambil Orang

katasapa.com

Spanduk Puguh & Gibran Menjamur di Solo, Rudy Tak Masalah

katasapa.com

Jokowi Tolak Wacana Jabatan Presiden 3 Periode, PKS: Cek Koalisi Anda Pak

katasapa.com

Sejarah Hari Ini: 3 Desember 1959, Bendera Singapura Mulai Dipakai

katasapa.com

Taujihat Majelis Keluarga Pondok Pesantren Sidogiri dalam Pertemuan Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri (HMASS)

katasapa.com

Setelah Baca Artikel Ini, Masihkah Anda Ingin Ganti Profesi?

katasapa.com

Kasoem Vision Care Kini Hadir di Grage Mall Cirebon, Gratis Pemeriksaan Binokuler Selama Desember

katasapa.com

Meningkatkan Kesadaran Masyarakat, KPA Kota Cirebon Gelar Edutainment di Hari Aids Sedunia

katasapa.com

Mandiri Syariah dan AMPHURI Tandatangani Kerjasama Umroh Haji Aman dan Nyaman

katasapa.com

Telkomsel Jamin Kelancaran Jaringan di Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020

katasapa.com

Juventus Dinilai Sarri Lawan Sassuolo Tidak Pakai Otak

katasapa.com

Chelsea Senang Aston Villa Tanpa Andalannya Tengah Pekan Ini

katasapa.com

Hasil PSM Makassar vs Pusamania Borneo FC 2-2, Babak Kedua Meriah

katasapa.com

Bali United Juara Liga 1 Musim Ini, Kalahkan Semen Padang 2-0

katasapa.com

Barito Putera Menang Berkat Gol Filho, Menjauh dari Degradasi