3 Alasan Mantan Ketua KPK Gulirkan Pilpres Tak Lagi Dipilih Langsung Rakyat

kataSAPA.com
Ketua KPK Taufiqurrahman RukiKetua KPK Taufiqurrahman Ruki

JAKARTA Sejumlah purnawirawan TNI-Polri dan sejarawan yang tergabung dalam Gerakan Kebangkitan Indonesia (GKI) ingin agar presiden dan wakil presiden kembali dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Mereka memiliki sejumlah alasan yang melatari keinginan itu.

Pertama, pilpres di Indonesia dinilai telah memecah belah rakyat Indonesia hanya karena berbeda pilihan. Hal tersebut dirasa dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Ternyata mengakibatkan terbelahnya masyarakat, suka atau tidak suka harus diakui bahwa masyarakat telah terbelah, ucap anggota GKI Irjen Pol (Purn) Taufiqurrahman Ruki kepada Kantor Berita RMOL di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (5/7).

Kedua, dana kampanye yang dikeluarkan oleh kandidat presiden dan wakil presiden dinilai terlalu besar, yaitu mencapai triliunan rupiah.

Ruki yakin angka ruiah yang dikeluarkan Jokowi dan Prabowo bersama para tim mencapai lebih dari satu triliun selama proses pilpres.

Saya yakin tidak kurang dari Rp 1,5 triliun satu kandidat. Biaya yang dikeluarkan untuk pemilu biaya yang sangat besar, jelasnya.

Dana tersebut dinilai sangat disayangkan hanya untuk modal kampanye. Lebih baik, sambung Ruki, dana itu digunakan untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia.

Tidak hanya itu, mantan pelaksana tugas (Plt) ketua KPK itu juga mempertanyakan sumber dana pilpres, yang dia yakini didapat dari para pemodal.

Pasti ada cukong main dibelakang, jangan tanya saya, saya kan cuma pengamat, kalau saya penyidik saya cari cukongnya, tegasnya.

Sementara alasan ketiga, modal yang dipakai itu diyakini dapat mempengaruhi sistem kepemerintahan bahkan sistem politik di Indonesia. Sehingga, korupsi merupakan jalan pintas untuk mengembalikan modal.

Pemegang modal-modal itu suatu saat akan menagih kompensasi apa yang sudah mereka berikan, bukan hanya kepada presiden, termasuk partai politik, paparnya.

Atas alasan itu, GKI menyarankan agar presiden dan wakil presiden kembali dipilih oleh MPR sebagai pemegang mandat rakyat.

Jadi kalau kami sekarang yang sudah tua-tua ini banyak berpikir tentang bagaimana menata kembali negeri ini dengan cara UUD 45, itu sebetulnya hanya karena sayang, pungkasnya.

(sta/rmol/pojoksatu)

sumber: pojoksatu.id
katasapa.com

KPK Tetapkan Direktur PT Humpuss Sebagai Tersangka Penyuap Bowo Sidik

katasapa.com

katasapa.com

Pamer dan Goyangkan Anunya di Depan Emak-emak, Begini Nasib Pemuda Ini

katasapa.com

Skandal Penipuan Tes Masuk Kampus Elit: Felicity Huffman Jalani Hukuman penjara

katasapa.com

Analis Katakan Trump Ulur Waktu dengan Erdogan

katasapa.com

Remuk! Indonesia Kalah Lagi di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

katasapa.com

Terduga Teroris di Semarang Dijemput Densus 88 Seusai Antar Anak Sekolah

katasapa.com

Solo Target Bom Teroris Abu Zee, Ini Lokasi yang Diperketat Polisi

katasapa.com

Gawat! Portugal Terancam Tak Lolos ke Piala Eropa 2020

katasapa.com

Jika Purnomo Vs Gibran: Pertarungan PDIP vs Relawan Projo di Pilkada Solo?

katasapa.com

Sejarah Hari Ini: 16 Oktober 1905, Sarekat Dagang Islam Berdiri

katasapa.com

Sebanyak 94 MUA dari Ciayumajakuning Ikuti Make Up Competition QL Cosmetic

katasapa.com

Hotel Santika Cirebon Hadirkan Paket Menu Shabu-Shabu

katasapa.com

Luka Modric Kasihan Lihat Gareth Bale Di Real Madrid

katasapa.com

Edinson Cavani Bisa Gabung Juventus Musim Depan

katasapa.com

Chelsea Ketar-ketir Olivier Giroud Langsung Ditaksir Inter

katasapa.com

Liverpool Siap Mainkan Alisson, Salah Masih Tanda Tanya

katasapa.com

Timnas Inggris Alami Pelecehan Direncanakan dan Terkoordinir

katasapa.com

Hasil Indonesia vs Vietnam 1-3 Kalah Empat Dari Empat Laga

katasapa.com

Milan Yakin Kalahkan Inter Gaet Bintang Fiorentina

katasapa.com

Ketua FA Bulgaria MUNDUR Terkait Aksi Rasis pada Timnas Inggris

katasapa.com

Chelsea Siap Pertahankan Dua Bintangnya dari Juventus

katasapa.com

Wonderkid Barcelona Debutan ke-45 Pelatih Spanyol U-21

katasapa.com

Komentari Bunuh Diri Sulli, Tunangan Deddy Corbuzier Sebut Haters Pembunuh Instan Paling Psiko di Dunia

katasapa.com

Jadi Langganan 42 Negara, Kementan Lepas Kopi Amstirdam Asal Jatim ke Australia Sebanyak 20 Ton

katasapa.com

Tak Hanya Kentang, Kementan Jadikan Mondoinding Kawasan Bawang Putih

katasapa.com

Makassar Raih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019 Kementerian PANRB RI

katasapa.com

Akhirnya Beneran Ngaku, Prabowo Sedang Kulonuwon Masuk Koalisi Pemerintah

katasapa.com

Didatangi Ketum Gerindra, Ketum Golkar: Ini Adalah Homecoming bagi Pak Prabowo

katasapa.com

Bawa 20 Pemain, PSMS Medan Siap Hadapi Persiraja di Stadion Langsa