Tempurung Kepala Aktivis Walhi Hancur

kataSAPA.com
Pembunuhan

Sempat menduga korban kecelakaan lalu lintas, polisi akhirnya menyelidiki ulang kasus kematian aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara (Sumut) Golfrid Siregar. Pria 30 tahun itu meninggal karena luka serius di bagian kepala Minggu lalu.

Golfrid meninggal di RSUP Adam Malik setelah sempat dirawat intensif selama tiga hari. Walhi Sumut menyatakan curiga aktivisnya dibunuh karena sejumlah kejanggalan.

Menurut informasi yang dihimpun Sumut Pos, Rabu (2/10/2019) sekitar pukul 17.00 WIB Golfrid pamit kepada istrinya. Dia mengaku hendak mengirimkan barang ke agen ekspedisi dan bertemu seseorang di kawasan Marendal, Medan. Namun, setelah itu ponsel Golfrid tak lagi bisa dihubungi istrinya.

Delapan jam kemudian, yakni Kamis (3/10/2019) pukul 01.00 WIB, Golfrid ditemukan terkapar di flyover Simpang Pos, Jalan Jamin Ginting, Medan. Golfrid ditemukan seorang tukang becak dalam kondisi tak sadarkan diri. Oleh si tukang becak, Golfrid dibawa ke RS Mitra Sejati. Namun, karena tidak memiliki identitas, korban dirujuk ke RSUP Adam Malik karena kepalanya mengalami luka serius dan harus segera dioperasi.

Tempurung kepalanya hancur, ucap Roy Lumban Gaol, aktivis Walhi Sumut, dalam keterangan tertulisnya kemarin (7/10/2019). Setelah tiga hari mendapatkan perawatan intensif di RSUP, Golfrid meninggal Minggu (6/10/2019).

Awalnya, kata Roy, kepolisian menyatakan Golfrid adalah korban kecelakaan lalu lintas. Namun, Walhi menolak anggapan itu. Walhi Sumut melihat ada indikasi Golfrid menjadi korban kekerasan dan percobaan pembunuhan karena aktivitas korban selama ini sebagai pembela hak asasi manusia, khususnya untuk isu lingkungan, melalui Walhi Sumatera Utara, ucap Roy.

Menurut dia, kepala korban mengalami luka serius seperti dipukul senjata tumpul dengan keras. Selain bagian kepala, bagian tubuh lain tidak mengalami luka yang berarti layaknya korban kecelakaan lalu lintas, tutur Roy. Sementara itu, barang-barang korban seperti tas, laptop, dompet, dan cincin ikut raib. Sementara sepeda motornya hanya mengalami kerusakan kecil, lanjutnya.

Direktur Walhi Sumut Dana Prima Tarigan juga menyatakan bahwa Golfrid terindikasi menjadi korban kekerasan oleh oknum dengan motif tertentu.
Kita dapat kabar Jumat jam 11.00 WIB. Kita dikabari teman-teman bahwa dia sudah berada di rumah sakit. Kita tahunya sudah di RS Adam Malik dalam kondisi kritis, kata Dana kemarin.

Sementara itu, Polda Sumut mengatakan telah menerima laporan dari keluarga korban. Saat ini kami koordinasi dulu dengan keluarga korban untuk proses otopsi, ujar Kabidhumas Polda Sumut Kombespol Tatan Dirsan Atmaja kemarin.

Tatan menjelaskan, polisi kini masih melakukan olah TKP di lokasi kali pertama korban ditemukan sebelum dibawa ke rumah sakit.

Dari Jakarta, Direktur Eksekutif Walhi Nasional Nur Hidayati menyatakan bahwa pihaknya meminta bantuan Komnas HAM untuk memantau pengusutan kasus tersebut oleh kepolisian. Memastikan independensi dan imparsialitas kepolisian dalam penyelidikan tersebut, ucapnya.

(jpc/pojoksulsel)

sumber: pojoksatu.id
katasapa.com

Tergagap-Gagap lalu Bisa

katasapa.com

Kejar Target 30.000 Tes Covid-19, Pemerintah Rekrut Banyak Relawan

katasapa.com

Kabar Gembira! Pasien Covid-19 Sembuh di Kabupaten Madiun Bertambah 8 Orang

katasapa.com

24 Pengurus Jenazah Saat Covid-19 di Karanganyar Tes Swab, Apa Hasilnya?

katasapa.com

13 Warga Ngerangan Klaten Rapid Test, Keluarga Jenazah Covid-19 Dilarang Hajatan

katasapa.com

New Normal Solo: Aktivitas Anak-Anak Pun Diatur Dalam Perwali, Main Di Luar Bakal Dirazia!

katasapa.com

Hubungan Seks Paling Aman Saat Pandemi Covid-19 Menurut Harvard

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 5 Juni 1967, Perang Mesir Israel Meletus

katasapa.com

Juru Kunci Alas Ketonggo Ajak Sara Wijayanto Napak Tilas Prabu Brawijaya

katasapa.com

Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan dan Warga

katasapa.com

Permintaan Surat Ijin Keluar Masuk di Kota Cirebon Meningkat

katasapa.com

Mendukung Kegiatan Pelanggan, Telkomsel Hadirkan Layanan VoLTE

katasapa.com

Sekretaris PSI Pangkalpinang: New Normal Cocok Diterapkan di Daerah yang Sudah Mampu Kendalikan Penyebaran Covid-19

katasapa.com

Ringankan Beban Warga, PSI Buleleng bersama KMFB Serahkan Sembako kepada Lansia di Pemuteran

katasapa.com

Sergio Ramos Buru Musim Kedua Tanpa Kartu Merah Bersama Real Madrid

katasapa.com

Jurgen Klopp Janji Liverpool Pesta Juara Liga Inggris

katasapa.com

Liverpool Redam Rumor Ingin Boyong Ousmane Dembele dari Barcelona

katasapa.com

Guntur Romli: Kenapa Alkitab Bahasa Minang Dirusuhin?

katasapa.com

Final Piala Hungaria, Virus Corona Tak Ditakuti Lagi, Ribuan Penonton Padati Stadion

katasapa.com

Channel Youtube Bapau Peringkat 1 Terbaik di Indonesia, Baim Wong : Saya Malah Takut

katasapa.com

Alkitab Bahasa Minang Jadi Sorotan, Begini Respon Tokoh Agama Sumbar

katasapa.com

Untaian Kalimat Ini dari Putranya Saat Ulang Tahun Bikin Deddy Corbuzier Menangis

katasapa.com

Bantu Warga Belanja dari Pasar Tradisional Secara Online, Grab Gandeng PD Pasar Medan Luncurkan GrabMart

katasapa.com

Inikah Identitas Pelaku Penyunting Artikel Menyesatkan Soal PKI di Wikipedia?

katasapa.com

100 Kamar Wisma Atlet Pemprovsu Resmi Difungsikan untuk Penginapan Tenaga Medis Covid-19

katasapa.com

Ditabrak Truk, Mahasiswa Asal Salatiga Tewas, Sopir Malah Bilang Gini..

katasapa.com

Antisipasi Kepadatan, KCI Bakal Jalankan 60 Jadwal Kereta Tambahan

katasapa.com

Dewas KPK Periksa Deputi Penindakan, Jubir, Hingga Penyelidik

katasapa.com

New Normal Bandara Juanda: Penumpang Wajib Bawa Surat Rapid Test

katasapa.com

Ganjar Sebut Jawa Tengah Mulai Berlatih Tatanan Kehidupan Baru

katasapa.com

Ahmad Basarah: Wacana Pemakzulan Saat Pandemi Hanya Menguras Energi