Fahri Hamzah ke Gibran: Jangan Susu Sebelanga Rusak, Mending Dibikin Martabak

kataSAPA.com

Solopos.com, JAKARTA -- Sinyal putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka akan terjun ke dunia politik membuat spekulasi pencalonannya sebagai kandidat Wali Kota Solo menguat. Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah pun memberikan saran untuk Gibran.

Fahri Hamzah meminta agar Gibran tak terburu-buru ambil bagian dalam kontestasi politik itu. Meski itu adalah hak Gibran dan bisa jadi dipilih rakyat, Fahri menyebut hal itu justru membebani Jokowi yang masih menjabat sebagai Presiden RI hingga 5 tahun ke depan.

"Kalau saya boleh kasi masukan ke Gibran, jangan ambil bagian dalam kekuasaan meskipun itu pilihan rakyat..itu membebani reputasi babenya...jangan mau diolok-olok oleh penjilat yang akhirnya merusak susu sebelanga...mendingan susu dibikin martabak saja...eman2..," kicau Fahri melalui akun Twitter @fahrihamzah, Selasa (8/10/2019).

Baca juga:Kerap Kritik Keras, Fahri Hamzah Diusulkan Jadi Menteri Jokowi

Dia pun menyarankan agar Gibran dan anggota keluarga Jokowi lainnya tidak masuk ke dunia politik jika belum matang. Alasannya, hal itu justru menimbulkan anggapan Presiden Jokowi sedang membangun dinasti politik.

"Berilah tenaga pada reputasi presiden itu lebih penting sekarang," ujarnya.

Fahri menyinggung tentang fenomena feodalisme yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, feodalisme membakar kredibilitas dan reputasi seseorang. Karena itu, kata dia, ada waktu tersendiri bagi keluarga untuk terjun ke dunia politik.

"Bung Karno tdk mempromosikan anaknya ke dlm kekuasaan. Bahkan mereka tumbuh sendiri. Ibu mega jadi presiden setelah perjuangan panjang. Pak Harto juga demikian, anaknya kebanyakan jadi pengusaha tapi diujung ada persoalan," kicau Fahri.

Baca juga:Pilkada Solo: Sinyal Serius Gibran Terjun ke Politik Disambut Positif

Dia mencontohkan Almarhum BJ Habibie yang pernah melarang anaknya masuk ke pemerintahan. Hal ini penting agar tidak menimbulkan kesan adanya politik dinasti.

"Jadi, ada waktu bagi keluarga untuk memulai masuk dalam politik kekuasaan sehingga tidak nampak sebagai dinasti yang ingin terus mengincar kekuasaan. Momentum itu penting."

Namun, kata Fahri, pesan ini bukan hanya untuk satu orang saja secara personal, namun berlaku bagi siapa saja.

Baca juga:Ketua PDIP Solo Minta Gibran Putra Jokowi Maju Pilkada 2024, Bukan 2020

Sebelumnya, Gibran saat ditemui di acara Jakarta Culinary Feastival di Senayan, Jakarta, Minggu (6/10/2019), buka-bukaan perihal preferensinya memilih politik dalam waktu dekat.

"Ya, harus gitu," tutur Gibran saat ditanyai tentang fokusnya di bidang politik yang dilansir Bisnis/JIBI.

"Kalau usaha bisnis kan bisa dijalankan orang lain. Sekarang kan Kaesang sudah lulus, sudah bisa saya delegasikan ke Kaesang. Minggu depan dia lulus," tambah Gibran.

Sebagian besar usaha yang dijalankannya bersama Kaesang Pangarep, adiknya, termasuk Mangkok Ku, Ternak Kopi, Goola hingga makanan ringan dengan brand Siap Mas!, ia sebutkan akan diturunkannya pada Kaesang seandainya ia mencalonkan diri dalam Pilkada di wilayah Solo.

"Ya, sebagian besar akan di-manage oleh Kaesang. Ntar aja, belum waktunya. Pilkada masih lama," sambung Gibran.

Baca juga:Fahri Hamzah: Jokowi Sebenarnya Setuju Revisi UU KPK

The post Fahri Hamzah ke Gibran: Jangan Susu Sebelanga Rusak, Mending Dibikin Martabak appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Virgil van Dijk Remehkan Arti Laga Kontra Manchester United

katasapa.com

Mohamed Salah Diragukan Bermain Lawan Manchester United

katasapa.com

Prediksi Semen Padang vs Madura United, 20 Oktober 2019

katasapa.com

Pria Pemilik Foto Syur Clara Duo Semangka Tak Merespon, Segera Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

katasapa.com

Unggahan Kacamata Branded Disentil KPK, Mulan Jameela Hapus Postingan, Begini Klarifikasinya

katasapa.com

Pembangunan 892 Rumah Tahap III untuk Korban Erupsi Gunung Sinabung Dimulai

katasapa.com

Pemdaprov Jabar Tandatangani 26 MoU Proyek Investasi dalam WJIS 2019

katasapa.com

Polda Sulsel Dinilai Lamban Tangani Kasus Kekerasan Jurnalis

katasapa.com

Pemdaprov Jabar Kumpulkan Nilai Investasi Rp53,8 Triliun dan 30 Ribu Lapangan Kerja dalam WJIS 2019

katasapa.com

Revitalisasi Situ Rawa Arum, Pemkot Cilegon Butuh Dana Rp10 Miliar

katasapa.com

Kolaborasi Pemdaprov dan Bank Indonesia Jabar di WJIS 2019 Tuai Pujian

katasapa.com

Akhirnya! PSMS Vs Babel United Boleh Digelar di Stadion Teladan

katasapa.com

Tak Laporkan Barang Endorsement, Mulan Jamela Bisa Terancam Pidana

katasapa.com

Cegah Demo Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Polres Cianjur Pakai Milenial Cinta NKRI

katasapa.com

Sri Mulyani Minta Maaf, Beberkan Cerita Tersembunyi Kepemimpinan Jokowi-JK Selama Ini

katasapa.com

JK Singgung Mereka yang Tidak Jadi Menteri Jokowi Lagi

katasapa.com

Tak Tahu Kapan Menikah, Young Lex Bagikan Foto USG Bayinya dan Tasyakuran 7 Bulan Kehamilan Eriska

katasapa.com

Jokowi-JK Berkokok di Hadapan Para Menteri

katasapa.com

Klasemen Liga 1 Pekan ke-23: Laju Poin Bali United Terhenti, Persib 10 Besar, Persija Zona Merah

katasapa.com

Bawa Empat Koper, Penyidik KPK Tinggalkan Kantor Wali Kota Medan setelah 12 Jam Penggeledahan

katasapa.com

Kawal Pelantikan Presiden-Wapres, Begini Pengalihan Arus

katasapa.com

Penyadapan, OTT, dan Due Process of Law

katasapa.com

732 Bangunan di Tiga Kecamatan Surabaya Tak Ber-IMB

katasapa.com

Perbaiki Daya Saing Investasi, Kurangi Utang BUMN

katasapa.com

7 Anak Gangguan Jiwa karena Gadget, Orang Tua Tak Bisa Mengendalikan

katasapa.com

Seperti Film Perang, Anggota Kartel Narkoba Baku Tembak dengan Polisi

katasapa.com

Mayoritas Ibu Hamil Ikut BPJS Sebelum Persalinan, Setelah itu Nunggak

katasapa.com

Mitsubishi Kampanyekan Perbaikan Triton, Bagian Ini yang Diganti

katasapa.com

150 Ribu Peserta Mandiri Punya Tunggakan BPJS Kesehatan Usai Lahiran

katasapa.com

Angkat Kepala Polisi Kontroversial, Duterte: Anda Bebas Membunuh