Suporter Persis Solo Rasis, Sesepuh Pasoepati Berang

kataSAPA.com

Solopos.com, SOLO - Aksi kurang pantas yang dilakukan suporter Persis Solo mencoreng kemenangan Laskar Sambernyawa atas PSBS Biak pada laga Liga 2 Indonesia 2019 di Stadion Wilis, Rabu (9/10/2019). Sebagian suporter tersebut meneriakkan kata-kata rasis kepada para pemain asal Papua.

Hal itu sontak menuai kecaman dari tim PSBS Biak. Asisten Pelatih PSBS, Melkias Yarangga, dalam jumpa pers seusai laga mengungkapkan kesedihannya atas ulah suporter tersebut. Pemain PSBS, Patrias Rumere, juga menyesalkan sikap suporter yang menonton laga itu.

Menurutnya, pihak keamanan kurang cakap menangani masalah itu. "Waktu Persis ke Biak, mereka aman-aman saja. Kenapa di sini kami dihina? Itu saya tidak terima," tuturnya.

Sesepuh Pasoepati, Mayor Haristanto, mengutuk keras kasi aksi oknum suporter yang berlaku rasis tersebut. Menurutnya, ulah itu menunjukkan mereka adalah manusia tidak beradab. Terlebih, kasus pertikaian di Papua yang juga diduga terjadi karena faktor rasial hingga kini belum sepenuhnya tuntas.

Mengapa mereka membawa rasisme ke stadion? Rasisme harus dijauhi. Apalagi kasus Papua belum selesai, ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya, suporter yang baik seharusnya mendukung tim yang dicintai tanpa memberikan luka kepada tim lawan. Sportivitas seharusnya ditunjukkan para suporter itu. Memanglah dengan cara sportif. Jangan ungkit soal SARA dalam sepak bola, kata Presiden Republik Aeng-aeng tersebut.

Haristanto menilai tidak seluruh suporter seperti itu. Mereka yang melakukannya hanyalah oknum. Namun, kelompok suporter seperti Pasoepati dan Surakartans hendaknya bisa mengedukasi para penikmat sepak bola itu agar lebih bijaksana di dalam stadion.

Saya berharap aksi semacam itu tidak lagi terulang di masa depan. Semua yang dikaitkan dengan SARA tidak akan berakhir dengan baik. Dampaknya hanya memprihatinkan. Mari Pasoepati dan Surakartans memberi edukasi kepada para oknum tersebut, papar dia.

Salah satu upaya untuk menanggulangi insiden semacam itu, kata dia, antara lain adalah pengetatan aturan dan pengawasan serta ancaman denda kepada tim yang suporternya berulah. Pada beberapa kasus kekerasan di dalam stadion, PSSI telah secara tegas memberikan sanksi.

Ya kalau suporter berulah, tim yang harus tanggung jawab karena bagaimanpun, suporter adalah bagian dari tim. Untuk kasus rasisme ini, PSSI juga semestinya bisa memberikan kebijakan yang tepat. Dan semoga ke depan, suporter Indonesia mampu menjadi suporter yang baik, paparnya.

The post Suporter Persis Solo Rasis, Sesepuh Pasoepati Berang appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Guyonan dan Kegelisahan

katasapa.com

Kerusuhan Rasial di AS dari Masa ke Masa

katasapa.com

Kisah Radio Kampus di AS: Tetap Bertahan 'Mengudara' di Tengah Pandemi

katasapa.com

Berujung Ancaman Pembunuhan, Pemerintah Sayangkan Diskusi Soal Pemakzulan Gagal

katasapa.com

GUARDIAN RAYA BEAUTY OFFER – DISKON hingga 40% untuk Produk Pilihan

katasapa.com

Promo ADA PASAR SWALAYAN Katalog JSM periode 30-31 Mei 2020

katasapa.com

Pecatan TNI Ditahan Gegara Bikin Surat Terbuka Minta Presiden Jokowi Mundur

katasapa.com

Dalam 3 Hari, 2 PDP di Sragen Meninggal Dunia, Hasil Tes Swab Belum Keluar

katasapa.com

5 Tersangka Curanmor di Wonogiri Ternyata Residivis, Sudah 7 Kali Beraksi

katasapa.com

Viral Koran Solopos Jadi Dekorasi Kamar Estetik, Bisa Tidur Sambil Ngisi TTS & Cari Loker

katasapa.com

Sah! Aturan Pembukaan Kembali Rumah Ibadah Ditetapkan, Ini Isinya

katasapa.com

New Normal di SD Swasta di Solo, Separuh Siswa Masuk Pagi, Separuh Siang

katasapa.com

Tak Sampai Semenit, 5 Residivis Pelaku Curanmor di Wonogiri Gondol Motor Incaran

katasapa.com

102 Kabupaten/Kota Zona Hijau Covid-19 Segera Terapkan New Normal, Jateng Cuma Tegal

katasapa.com

Mau Gelar Pernikahan di Rumah Ibadah? Cek Dulu Persyaratannya

katasapa.com

Hidup Berdamai dengan Covid-19

katasapa.com

Mengkhawatirkan, 13 Orang Reaktif saat Rapid Test di Pasar Tradisional Kota Solo

katasapa.com

Pengakuan Residivis Pelaku Curanmor di Wonogiri: Nganggur, Butuh Uang Buat Makan

katasapa.com

13 Reaktif Rapid Test di Pasar Tradisional Kota Solo, Mayoritas Pedagang Pasar

katasapa.com

5 Tips Memilih Apartemen untuk Staycation

katasapa.com

Cantik! Desain MAJT Magelang Dilengkapi Piramida Melengkung

katasapa.com

Trending #UNSBohong Gegara Klaim Kuliah Daring Efektif, Ini Jawaban Rektor UNS Solo

katasapa.com

Dekorasi Kamar Pakai Koran Solopos Viral, Pembuatnya Pelajar Asal Klaten

katasapa.com

Sebelum Buka Kembali, Pengurus Rumah Ibadah Wajib Urus Surat Keterangan Aman Covid-19

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 31 Mei 1293, Majapahit Mengalahkan Mongol

katasapa.com

Ini Bedanya Kanjeng Ratu Kidul dan Nyi Roro Kidul Menurut Anak Indigo…

katasapa.com

Moment RAFI 2020, Layanan Data Telkomsel Alami Peningkatan

katasapa.com

Mulai Hari ini Objek Wisata Keraton Kasepuhan, Goa Sunyaragi, dan Makam Sunan Gunung Jati Dibuka Kembali

katasapa.com

Tren Kopi Susu Literan, Lebih Hemat dan Bisa Untuk Hampers

katasapa.com

PSI Bandung Ingatkan Jangan Lalai Berikan Bansos

katasapa.com

Arsenal Segera Lepas David Luiz Kembali ke Benfica