Truk Tambang Ugal-ugalan Teror Keselamatan Siswa SMA Bersekolah

kataSAPA.com

Keselamatan pelajar di sejumlah sekolah yang terdapat di kawasan Jalan Raya Parung Panjang, Kabupaten Bogor sangat terancam. Setiap hari mereka dibayang-bayangi truk tambang yang melintas dengan ugal-ugalan. Terutama bagi yang menumpang sepeda motor. Pasalnya truk itu dikemudikan oleh sopir yang tidak dilengkapi SIM atau sopir tembak.

Bukti teror truk tambang tersebut baru-baru ini dialami seorang pengguna jalan. Sang korban bernama Luthfi Nurhaifa, siswi SMA 1 Parung Panjang. Pada Jumat (1/11), sekitar pukul 11.30 WIB ditabrak salah satu truk tambang. Akibatnya, korban yang merupakan kelas XII itu mengalami luka parah. Saking parahnya, kaki korban terpaksa diamputasi karena tidak bisa tertolong lagi.

Kejadian yang dialami Luthfi memicu ketakutan bagi 800-an pelajar dan guru SMA 1 Parung Panjang. Puncaknya, Rabu (6/11) ratusan siswa didampingi para guru menggeruduk kantor Camat Parung Panjang. Mereka menuntut pertanggungjawaban dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk menertibkan truk tambang tersebut.

Saya melihat kejadian itu. Posisi saya tidak jauh dari korban. Dia terlindas truk. Kondisinya sangat ngeri sekali, ungkap Eni Lusiati, salah satu guru SMA 1 Parung Panjang kepada , Rabu (6/11).

Pelajar SMA 1 Parung Panjang menggelar aksi di depan kantor camat Parung Panjang, Rabu (6/11). Mereka menuntut untuk menertibkan truk tambang ugal-ugalan. (Istimewa).

Eni Lusiati menuturkan, kejadian itu bukan yang pertama. Beberapa bulan yang lalu juga terjadi demikian. Namun untuk korbannya siswa SMA 1 Parung Panjang baru kali ini. Sebelumnya warga. Setiap truk menyerempet sepeda motor pasti korbannya tidak selamat. Minimal cacat. Tidak jarang yang meninggal, ungkap Eni.

Kini, kata Eni, pihak SMA 1 Parung Panjang meminta tanggung jawab Pemkab Bogor untuk memberikan jaminan kepada masyarakat agar tidak ada lagi truk yang ugal-ugalan dalam melintas. Apalagi jalan raya Parung Panjang itu memang jalur perlintas truk tambang. Hanya saja sejak beberapa bulan terakhir, truk itu dibatasi waktu operasinya. Hanya boleh melintas dari pukul 22.00 hingga 05.00. Sementara siangnya truk itu harus parkir.

Persoalannya, tidak semua truk tersebut parkir di kantong parkir. Tidak sedikit juga yang parkir di tengah jalan. Hal itu memicu kemacetan lalu lintas. Kami meminta aparat kepolisian dan pemerintah untuk menindak sopir-sopir di bawah umur dan tidak yang punya SIM, kata Eni.

Di tempat terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin belum dapat dimintai komentarnya. Hingga berita ini dilansir, nomor ponsel tidak dapat dihubungi. Begitu juga dengan akun Instagramnya yang setiap hari aktif belum memberikan respons atas masalah ini.

Sebelumnya, masalah truk di Parung Panjang ini sudah diketahui oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Bahkan pada Oktober 2018 Ridwan Kamil pun sudah melihat kondisi langsung wilayah Parung Panjang.

Tidak hanya itu, Oktober 2018 Ridwan Kamil pun memanggil 50 perusahaan tambang yang memiliki usaha di wilayah Parung Panjang. Pemanggilan itu terkait operasional truk yang sangat mengancam keselamatan jiwa masyarakat.

katasapa.com

Mentan SYL: Makan sampai Habis!

katasapa.com

Gol Penalti Eki Fauji Selamatkan PSMS dari Kekalahan Lawan Persik

katasapa.com

Presiden Jokowi Tabur Bunga di Makam Bu Ani dan Pak Habibie

katasapa.com

SYL Ajak Milenial Terapkan Pola Pangan Sehat

katasapa.com

Imbangi Persik, Jafri Sastra : Kami Kecolongan, Banyak Peluang Tidak Bisa Membuat Gol

katasapa.com

Di Hadapan Kader Nasdem, Gubernur Jabar Ajak Legislatif Sejalan dengan Eksekutif

katasapa.com

Virus Hog Colera di Sumut Hanya Menyerang Babi, Belum Ditemukan Kasus Manusia Terinfeksi

katasapa.com

Daftar 8 Gelar The Minions Sepanjang 2019 Ini, Mayoritas Kalahkan Ahsan/Hendra di Final

katasapa.com

Protes Gol PSMS dan Wasit, Pelatih Persik : Kami Melihat Itu Jelas-jelas Bukan Penalti

katasapa.com

Nabung Saja Tak Cukup, Agar Keuangan Aman Lakukan Cara Ini

katasapa.com

Imbang Lawan Korea Utara, Indonesia Segel Tiket Final Piala Asia U-19

katasapa.com

Klasemen Akhir Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19: Tak Pernah Kalah, Indonesia Juara Grup

katasapa.com

Juventus vs AC Milan: Bukan Lagi Grande Partita, tapi Sarat Emosi

katasapa.com

Menristek Apresiasi Stem Cell dan Cangkang Kapsul Rumput Laut UNAIR

katasapa.com

Pengantar Rasa Takut

katasapa.com

Liverpool vs Manchester City: Perang Mental Dua Calon Juara

katasapa.com

Pertempuran 10 November: Amad Ingin Tembak Jatuh Pesawat Pakai Lewes

katasapa.com

Jalur Memutar dan Akses Sempit, Bus Enggan Masuk Terminal Kedung Cowek

katasapa.com

Vivo V17 Pro Menang Banyak Kamera, Sisanya Tanggung

katasapa.com

Komisi XI DPR Minta Jokowi Awasi Kebijakan Menkeu Soal Cukai Rokok

katasapa.com

Di Acara Resepsi, Delon Nyanyikan Lagu Spesial Hadiah Bos Nagaswara

katasapa.com

Kunci Mendominasi Ganda Putra Dunia, Marcus: Kami Menikmati Permainan

katasapa.com

Bartender, Sales, Entertainer, Perawat, dan Guru Profesi yang Rentan Perselingkuhan

katasapa.com

Peringati Hari Pahlawan di Makoopsau II, Kas Koopsau Bacakan Sambutan Menteri Sosial

katasapa.com

Stem Cell dan Cangkang Kapsul Rumput Laut Produk Unair, Ini Apresiasi Menristek

katasapa.com

Keberhasilan Studi di Perguruan Tinggi: Bantu Orang Lain untuk Bantu Diri Sendiri

katasapa.com

Diguyur Hujan Abu Merapi, Warga Tlogolele Boyolali Diminta Pakai Masker

katasapa.com

Grebeg Mulud Solo: 2 Gunungan Simbolkan Tugas Laki-Laki dan Perempuan, Apa Itu?

katasapa.com

Di Jepara, Penghuni Indekos Dites HIV

katasapa.com

Gara-Gara Limbah Pabrik PT RUM Sukoharjo, Warga Ini Terpaksa Jual Rumah dan Pindah