Hanyut 37 Jam di Laut, Khushila Stein Selamat berkat Permen

kataSAPA.com

Gara-gara dayungnya hilang, Khushila Stein terseret arus dan terombang-ambing di laut selama 37 jam. Perempuan 45 tahun itu berhasil selamat berkat pengetahuannya tentang bertahan di lautan.

SITI AISYAH, Jawa Pos

Saya masih punya satu permen tersisa, Bu. Itu adalah kalimat pertama yang meluncur dari mulut Khushila Stein saat menelepon ibunya, Wendy. Kurang dari satu jam sebelumnya, dia baru diselamatkan oleh penjaga Pantai Hellenic, Yunani.

Stein sudah terombang-ambing di lautan selama 37 jam. Permen yang dia bawa menyelamatkan nyawanya. Sebab, selama berada di laut, hanya permen itulah yang dia makan untuk bertahan hidup.

Perempuan 45 tahun tersebut menceritakan, dirinya tengah membantu pria asal Inggris, Mike, untuk mengirim yacht dari Turki ke Athena, Yunani. Mereka melakukan perjalanan selama tiga pekan dan berlabuh di dekat Pulau Folegandros.

Jumat (1/11) Stein memutuskan untuk bersantai. Dia turun dari yacht bernama Rival 34 itu dan naik perahu karet. Dia mengepak sedikit perlengkapan di ranselnya dan mulai mendayung.

Awalnya, semua berjalan lancar. Masalah menghampiri saat dia akan kembali ke yacht. Salah satu dayungnya jatuh. Angin kencang membuatnya terdorong menuju tengah laut.

Perempuan asal Selandia Baru itu pun berusaha untuk tidak panik. Dia menemukan tiga tas kresek belanjaan di tasnya. Tas itu dia pakai untuk membungkus tangan dan kakinya saat malam agar tak kedinginan. Ketika siang, dia menjemur kaus kakinya agar hangat dan bisa dipakai saat malam ketika suhu udara menurun drastis.

Dilansir BBC, Stein tak membawa makanan berat maupun minuman di ranselnya karena hanya berniat mendayung perahu sebentar. Namun, dia menemukan permen di dalam tasnya. Dia membagi permen tersebut menjadi beberapa bagian untuk jatah seandainya dirinya tidak ditemukan dalam beberapa hari.

Khushila Stein bertahan hidup dengan makan permen. (EPA-HANDOUT)

Saat siang, kresek yang dibawanya punya fungsi lain. Dia memakai kresek merah di kepalanya agar mudah dikenali dari atas. Satu kresek lagi dia ikat di dayung yang masih tersisa. Begitu ada kapal atau perahu lewat, dia melambai-lambaikan dayungnya.

Stein menemukan kaca kecil di dalam tasnya. Dia berkali-kali mengarahkan kaca itu ke arah matahari dengan harapan ada pesawat melintas yang bisa melihatnya.

Stein juga berjaga-jaga seandainya dirinya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Dia menulis nama dan nomor telepon ibunya di sisi perahu. Harapannya, mereka yang menemukannya bisa langsung menghubungi orang tuanya. Untung, hal itu tak perlu dilakukan karena Stein masih hidup saat ditemukan.

Mike adalah orang yang kali pertama menyadari bahwa rekannya hilang. Stein sempat menghubunginya via pesan pendek sekitar pukul 16.30, sesaat sebelum dayungnya hilang. Stein mengabarkan bahwa baterai HP-nya hampir habis dan dia segera kembali ke yacht.

Sabtu (2/11) sekitar pukul 05.00, Mike mencari Stein, tapi tak bisa menemukannya di mana pun. Perahu karet yang digunakannya juga tak tampak. Mike akhirnya menghubungi polisi setempat sekitar pukul 08.00. Pencarian besar-besaran dilakukan.

Enam kapal, satu drone bawah air, dan sebuah helikopter dilibatkan. Stein baru ditemukan Minggu (3/11) di Laut Aegea antara Crete dan Folegandros. Kondisinya sedikit lemah dan mengalami dehidrasi. Namun, dia baik-baik saja.

Wendy menceritakan, putrinya adalah pelaut yang berpengalaman. Dia kerap melatih orang lain untuk bertahan di lautan. Pengetahuannya itu membantunya untuk selamat. Karena itulah, meski setelah 24 jam Stein belum ditemukan, Wendy masih yakin putrinya bakal baik-baik saja. Keyakinan seorang ibu tak pernah salah.

katasapa.com

Gara-Gara Corona, 10 Mahasiswa Universitas Di Tiongkok Ini Harus Jalani Ujian Skripsi Dari Boyolali

katasapa.com

Pemkab Wonogiri Belum Berencana Buka Tempat Wisata, Ini Alasannya

katasapa.com

Jika Liga 2 Digelar Tanpa Penonton, Pasoepati Minta Semua Laga Persis Solo Disiarkan

katasapa.com

Anies Baswedan Menghilang Jelang Berakhirnya PSBB III Jakarta, Ada Apa?

katasapa.com

JK: Seharusnya Masjid Dibuka Lebih Dulu Sebelum Mal!

katasapa.com

Kecelakaan Maut Tol Semarang-Solo: Truk Seruduk Truk, 1 Meninggal Dunia

katasapa.com

PAD Pajak Daerah Karanganyar Diestimasi Turun Rp16 Miliar

katasapa.com

Anang Hermansyah Cerita Kerasnya Hidup Setelah Cerai dengan KD

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 4 Juni 1940, Pertempuran Dunkrik Berakhir

katasapa.com

Penelusuran Sara Wijayanto di Alas Ketonggo Srigati Ngawi Sarat Nostalgia…

katasapa.com

Sudah Lima Hari Dibuka, Keraton Kasepuhan Cirebon Masih Sedikit Pengunjung

katasapa.com

Setiap Hari, Yayasan Wani Amal Cirebon Sediakan Nasi dan Pakaian Gratis

katasapa.com

Kunjungi Grage Mall, Wagub Jabar Minta Pengelola Mall Sediakan Sarung Tangan

katasapa.com

DPRD Kota Medan Renville Napitupulu: “Tertular Virus Memberi!”

katasapa.com

Olivier Giroud Ungkap Targetnya di Chelsea Usai Kembali Perpanjang Kontrak

katasapa.com

Barcelona Panas Lagi, Klub Ingin Potong Gaji Pemain untuk Kedua Kalinya

katasapa.com

Barcelona Ketar-ketir Lionel Messi Absen Latihan Rabu (3/6) Ini

katasapa.com

Begini Konsep Gaya Hidup Islami Hadapi New Normal ala DWP Sulsel

katasapa.com

Divonis Melanggar, Jokowi dan Menkominfo Wajib Minta Maaf Secara Terbuka tanpa Terkecuali, Begini Bunyinya

katasapa.com

Dor! Diduga Stres, Oknum Polres Tebingtinggi Bunuh Diri dengan Pistol Dinas

katasapa.com

Saul Niguez Umumkan ‘Klub Baru’, Fans Man United Kena Prank

katasapa.com

Duh! Pijat Plus-plus Gay Ditemukan di Perumahan Elit Tasbih, Barang Bukti Sex Toys dan Alat Kontrasepsi

katasapa.com

Polda Sumut Bongkar Salon Pijat Plus-plus Khusus Gay, Puluhan Kondom Berserakan

katasapa.com

Gerakkan Ekonomi Warga Seko, Pemda Lutra Rampungkan 22 KM Ruas Mabusa-Malimongan

katasapa.com

Pelatih Ganda Campuran Yakin Hafiz/Gloria Bisa Susul Praveen/Melati

katasapa.com

Komentar Rasis, Dihujat, Kehilangan Sponsor, Mantan Miss Universe Malaysia Minta Maaf

katasapa.com

Perpanjangan Ketiga PSBB, Pemkot Tangsel Tinjau Persiapan Mall dan Tempat Ibadah

katasapa.com

Pengembangan Kasus 35 Kg Sabu, Polisi Tembak Mati Bandar Asal Aceh di Medan

katasapa.com

Pulihkan Perekonomian Nasional, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 667,20 T

katasapa.com

Picu Kontroversi, Mantan Kabais Minta Perpres Terorisme Dibatalkan