Polisi Dalami Cuitan Istri Mantan Dandim yang Sindir Wiranto

kataSAPA.com

Penyidik Subdit II Cybercrime Ditreskrimsus Polda Sultra masih mendalami cuitan isteri mantan Dandim Kendari, Kolonel Kav Hendi bernama Irma Purnama Dewi Nasution di sosial media yang diduga mengandung ujaran kebencian. Setelah mempelajari kasus yang dilaporkan oknum anggota militer itu, penyidik memeriksa Irma.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt membenarkan bila Irma dimintai keterangannya, untuk menjelaskan tujuan dari statusnya di Facebook yang dianggap menyinggung Menko Polhukam Wiranto.

Berdasarkan penyelidikan awal, belum ditentukan apakah memei yang dilaporkan masuk dalam tindak pidana undang-undang informasi transaksi elektronik (ITE). Polisi mengaku masih akan melakukan pemperiksaan saksi-saksi yang juga akan menghadirkan ahli bahasa untuk mendalami isi pesan yang ditulis Irma.

Irma baru diperiksa pertama kali. Dalam pemeriksaan, polisi hanya mempertanyakan seputar tujuan dari postingan tersebut. Soal yang lainnya, kata dia, masuk dalam materi penyelidikan. Intinya, terlapor dan saksi-saksi termasuk ahli akan kami periksa, katanyaseperti dikutip Kendari Pos.co.id (Jawa Pos Group), Rabu (6/11).

Diberitakan sebelumnya, Serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Kodim 1417/HO Kendari berlangsung di Aula Manunggal Korem 1413/HO Kendari, Sabtu (12/10). Komandan Kodim 1417/HO Kendari, Kolonel Kav Hendi Suhendi yang belum lama menjabat sebagai Dandim, digantikan oleh Kolonel Infantri Alamsyah yang sebelumnya staf khusus Pangdam XIV Hasanuddin Makassar.

Hendi Suhendi dicopot dari jabatannya akibat postingan istrinya di medsos yang dianggap nyinyir soal penikaman Menkopulhukam, Wiranto. Hendi pun bakal berurusan dengan Peradilan Militer karena dianggap melanggar Hukum Displin (Kumplin).

Sertijab Dandim Kendari dihadiri oleh Pangdam XIV Hasanuddin Makassar Mayjen TNI Suwarahadi. Istri Hendi Suhendi, Irma Zulkifli Nasution, ikut mendampingi suaminya. Dia mengenakan hijab hijau sesuai dengan seragam Persit. Usai Sertijab, Irma tak henti-hentinya menangis. Dia terus meneteskan air mata, karena kejadian yang dialaminya. Terimakasih ya mas. Terimakasih atas dukungannya, kata Irma, sembari berjabat tangan dengan undangan yang hador saat acara Sertijab.

Sementara itu mantan Dandim Kendari, Hendi Suhendi menjelaskan dirinya patuh dengan perintah pimpinan. Dia mengaku terima dengan konsekuensi. Kami terima semuanya. Mengambil hikmahnya,ujar Dandim.

Sedangkan Pangdam XIV Hasanuddin Makassar, Mayjen TNI Suwarahadi mengatakan, Kolonel Kav Hendi Suhendi akan dikenakan hukum disiplin (Kumplin). Selama 14 hari akan ditahan. Sebelumnya sidang telah dilakukan, kemudian Sertijab menyusul. Suwarahadi mengungkapkan, seharusnya TNI taat dengan aturan, begitu pula dengan keluarganya.

Sudah ada ketentuannya pada pasal 8 ayat A tentang ketaatan dan pasal 9 ketentuan jenis hukuman tentang hukum disiplin. Apalagi saya juga pernah keluarkan STR agar setiap Prajurit TNI bersama keluarga, tidak mengeluarkan ujaran kebencian yang berbau provokatif di media sosial, kata Pangdam.

katasapa.com

Akses Lima Pintu Masuk Tol Arah Jakarta di Cirebon Dibatasi

katasapa.com

25 Tahun Telkomsel Konsisten Melayani Negri Untuk Terus Bergerak Maju Bersama Indonesia

katasapa.com

Chelsea Abaikan Klausul Buyback Winger Muda Sassuolo

katasapa.com

Liverpool Tak Rekrut Bek Kanan Baru Karena Pemain Ini

katasapa.com

Chelsea Bidik Bintang Porto yang Namanya Mirip Virus Gantikan Jadon Sancho

katasapa.com

Pendekatan Berbahaya Dortmund, Bener Kan Gol Bayern Akhirnya Terjadi

katasapa.com

Apa yang Bisa Fans Dapatkan pada Lanjutan NBA di Resort Disney?

katasapa.com

Permintaan Mobil Bekas Selama Ramadan 2020 Anjlok 40 Persen

katasapa.com

Penyebab Pedal Kopling Bergetar Saat Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

katasapa.com

Pemkot Makassar Segera Berlakukan Konsep New Normal Berbasis Lokal

katasapa.com

Kendalikan OPT Lewat AW-IPM, Kualitas dan Kuantitas Ekspor Manggis Makin Manis

katasapa.com

BPPSDMP Kementan: Maksimalkan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal

katasapa.com

Haedar Nashir: Tidak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai dengan Covid-19

katasapa.com

GM Cabang Makassar : Pas Masuk Paotere Sesuai PD dan Kesepakatan Bersama

katasapa.com

Yusran Jusuf Segera Urai Kemacetan Balai Kota

katasapa.com

109 Tenaga Kesehatan Dipecat, Ombudsman: Terjadi Maladministrasi

katasapa.com

Yogya dan Wacana 'New Normal' di Tengah Pandemi

katasapa.com

Perjuangkan Kebenaran, Shalehan Rebut $10.000 Kontes Radio Singapura

katasapa.com

Miris! Jalan ke Tawangmangu Karanganyar Macet H+1 Lebaran

katasapa.com

Masyarakat Bandel, Kasus Covid-19 Diprediksi Meledak Setelah Lebaran

katasapa.com

1 Warga Positif Covid-19, DKK Sragen Terjunkan Tim Tracing ke Pringanom Masaran

katasapa.com

Video Tawangmangu Karanganyar Macet, Seluruh Objek Wisata Tutup

katasapa.com

Status KLB Corona Kota Solo Dievaluasi Pekan Ini, Lanjut Atau Dicabut?

katasapa.com

PSBB Tahap III Jakarta di Tengah Ancaman Arus Balik, Anies Ketar-Ketir

katasapa.com

Lebaran Saat Covid-19, Kendaraan Melintas di Sukoharjo Turun Drastis

katasapa.com

Pemudik Mau Keluar-Masuk Jakarta? Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

katasapa.com

Pembatasan Dicabut, Jalan Lawu Karanganyar Dibuka Total Mulai Selasa

katasapa.com

Lebaran Hari Kedua, Solo Sepi Nyenyet

katasapa.com

Enggan Tilang Pemudik, Satlantas Klaten: Mereka Mau Putar Balik

katasapa.com

Kenormalan Baru