Menuju Paralimpiade 2020, Empat Atlet NPC Sumut Berlaga di Grand Prix Dubai

kataSAPA.com

Sebanyak empat atlet atletik National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara (Sumut) akan berlaga di Para Atletik Grand Prix Dubai 2019, di Dubai, Uni Emirat Arab, mulai 7-15 November 2019.

Keempatnya yaitu Putri Aulia pemegang ranking tiga besar dunia tampil di nomor 100 dan 400 meter (T13 putri), Nur Very Pradana (T44/46 putra), Eko Syahputra (T12 putra), dan Alan Sastra Ginting (F57 Putra).

Event ini merupakan langkah akhir dan penentuan untuk merebut tiket lolos menuju Paralimpiade 2020 Tokyo. Keempat atlet Sumut ini bergabung dengan Kontingen NPC Indonesia yang total mengutus 14 atlet difabel.

Atlet tolak peluru, Alan Sastra mengatakan atlet yang dikirim adalah atlet lolos MQS yang artinya lolos standart minimum kejuaraan dunia.

Alan yang juga menjabat sebagai ketua NPC Sumut ini juga mengucap terima kasih kepada PCI Indonesia yang masih memberikan kesempatan sekaligus kepercayaan bagi atlet Sumut untuk mengikuti kejuaraan di grand Prix Dubai. Dari 14 atlet 4 atlet Sumut dikirim pusat. Kita terima kasih kepada NPC Pusat karena dipercaya mengirimkan 4 atlet Sumut ke grand Prix Dubai, ujar Alan, Rabu (6/11/2019).

Alan menyebutkan keempat atlet NPC Sumut masih memiliki peluang besar untuk lolos menuju Paralimpiade. Termasuk Putri Aulia yang kini berada di ranking tiga dunia, sangat berpeluang besar lolos ke Paralimpiade Tokyo. Alan berharap para atlet NPC Sumut yang berlaga di grand Prix kali ini bisa memberikan prestasi terbaik sekaligus lolos ke Paralimpiade 2020.

Sebenarnya ke empat atlet berpeluang lolos. Namun, dari empat atlet kita yang paling punya peluang lolos adalah Putri Aulia karena sampai sekarang ini dia peringkat tiga dunia di klasifikasi T 13 putri. Namun, kita lihat pertandingan nanti yang dimulai tanggal 7 sampai 15 November, optimis Alan.

Bagi Alan sendiri akan berusaha semaksimal mungkin demi harapan lolos ke Paralimpiade. Meski tidak tampil di nomor spesialisasinya yakni lempar cakram, Alan optimis bisa memberikan prestasi terbaik bagi merah putih.

Untuk Saya pribadi memang untuk nomor andalan saya seperti biasanya, di lempar cakram. Tapi, di world Champions Dubai, lempar cakram ditiadakan. Kemungkinan besar di Paralimpik Tokyo nanti juga ditiadakan. Namun, dari saran pelatih sejak grand fix Paris saya difokuskan mengambil limit itu di tolak peluru, katanya.

Pada kejuaraan Grand Prix Dubai, peraih emas di Asian Para Games 2018 ini bertekad bisa memecahkan rekor lemparan di atas 11,24 meter, yang kini menjadi catatan terbaiknya. Mudah-mudahan di Dubai ini saya bisa memecahkan hasil rekor pribadi saya dari grand fix Paris kemarin. Prestasi terbaik saya 11,24 meter. Mudah mudahan di Dubai, saya bisa memecahkan rekor dari sebelumnya, ungkapnya. (*/nin/pojoksumut)

sumber: pojoksatu.id
katasapa.com

Akses Lima Pintu Masuk Tol Arah Jakarta di Cirebon Dibatasi

katasapa.com

25 Tahun Telkomsel Konsisten Melayani Negri Untuk Terus Bergerak Maju Bersama Indonesia

katasapa.com

Chelsea Abaikan Klausul Buyback Winger Muda Sassuolo

katasapa.com

Liverpool Tak Rekrut Bek Kanan Baru Karena Pemain Ini

katasapa.com

Chelsea Bidik Bintang Porto yang Namanya Mirip Virus Gantikan Jadon Sancho

katasapa.com

Pendekatan Berbahaya Dortmund, Bener Kan Gol Bayern Akhirnya Terjadi

katasapa.com

Apa yang Bisa Fans Dapatkan pada Lanjutan NBA di Resort Disney?

katasapa.com

Permintaan Mobil Bekas Selama Ramadan 2020 Anjlok 40 Persen

katasapa.com

Penyebab Pedal Kopling Bergetar Saat Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

katasapa.com

Pemkot Makassar Segera Berlakukan Konsep New Normal Berbasis Lokal

katasapa.com

Kendalikan OPT Lewat AW-IPM, Kualitas dan Kuantitas Ekspor Manggis Makin Manis

katasapa.com

BPPSDMP Kementan: Maksimalkan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal

katasapa.com

Haedar Nashir: Tidak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai dengan Covid-19

katasapa.com

GM Cabang Makassar : Pas Masuk Paotere Sesuai PD dan Kesepakatan Bersama

katasapa.com

Yusran Jusuf Segera Urai Kemacetan Balai Kota

katasapa.com

109 Tenaga Kesehatan Dipecat, Ombudsman: Terjadi Maladministrasi

katasapa.com

Yogya dan Wacana 'New Normal' di Tengah Pandemi

katasapa.com

Perjuangkan Kebenaran, Shalehan Rebut $10.000 Kontes Radio Singapura

katasapa.com

Miris! Jalan ke Tawangmangu Karanganyar Macet H+1 Lebaran

katasapa.com

Masyarakat Bandel, Kasus Covid-19 Diprediksi Meledak Setelah Lebaran

katasapa.com

1 Warga Positif Covid-19, DKK Sragen Terjunkan Tim Tracing ke Pringanom Masaran

katasapa.com

Video Tawangmangu Karanganyar Macet, Seluruh Objek Wisata Tutup

katasapa.com

Status KLB Corona Kota Solo Dievaluasi Pekan Ini, Lanjut Atau Dicabut?

katasapa.com

PSBB Tahap III Jakarta di Tengah Ancaman Arus Balik, Anies Ketar-Ketir

katasapa.com

Lebaran Saat Covid-19, Kendaraan Melintas di Sukoharjo Turun Drastis

katasapa.com

Pemudik Mau Keluar-Masuk Jakarta? Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

katasapa.com

Pembatasan Dicabut, Jalan Lawu Karanganyar Dibuka Total Mulai Selasa

katasapa.com

Lebaran Hari Kedua, Solo Sepi Nyenyet

katasapa.com

Enggan Tilang Pemudik, Satlantas Klaten: Mereka Mau Putar Balik

katasapa.com

Kenormalan Baru