Lolos ke Final Dengan Sangat Ekspresif, Kevin: Kami Cuma Mau Menang!

kataSAPA.com

Sebuah smes keras Marcus Fernaldi Gideon tak bisa diterima dengan sempurna oleh Chirag Shetty. Pemain India berusia 22 tahun tersebut melakukan pengembalian tanggung, memukul melintasi pinggang bagian belakangnya.

Kevin Sanjaya Sukamuljo yang sudah menunggu tepat di depan net, langsung menghunjamkan smes luar biasa keras. Satwiksairaj Rankireddy, partner Shetty, bereaksi cukup kocak dengan cara meloncat. Maksudnya menghadang smes Kevin. Tetapi tentu saja, itu adalah usaha yang sia-sia.

Pukulan telak Kevin tersebut menjadi penentu kemenangan ganda putra berjuluk Minions tersebut dengan skor 22-20 di game kedua. Pada game pertama, Marcus/Kevin unggul dengan skor 21-16.

Kemenangan tersebut membuat Marcus/Kevin lolos ke final Fuzhou China Open secara back-to-back. Tahun lalu, mereka juga ke final dan bablas menjadi juara. Itu adalah final kesembilan mereka sepanjang tahun ini (dengan meraih tujuh gelar).

Marcus/Kevin menutup perlawanan Rankireddy/Shetty dalam tempo 40 menit.

Pastinya senang kami bisa melaju ke final, tapi masih ada satu pertandingan lagi besok. Hari ini lawan ya seperti biasa mereka punya power yang sangat keras dan mereka juga punya kecepatan, kata Kevin dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

Partai tersebut merupakan ulangan laga final French Open 2019. Saat itu, Marcus/Kevin meraih juara dan menang straight games dengan skor 21-18, 21-16.

Marcus/Kevin memang tidak mudah mengalahkan Rankireddy/Shetty. Pertarungan berjalan dengan sangat keras.Terutama pada game kedua.

Rankireddy, 19 tahun, dan Shetty, 22 tahun bisa unggul 18-16. Marcus/Kevin sempat menikung dan mencapai match point lebih dulu dengan skor 20-19. Namun, ganda India itu ternyata tak mudah dikalahkan. Anak asuh legenda ganda putra dan ganda campuran Indonesia Flandy Limpele itu berhasil menyamakan kedudukan 20-20.

Dalam situasi tegang, Marcus/Kevin menunjukkan kelasnya sebagai ganda putra nomor satu dunia. Mereka mencetak dua angka secara beruntun dan menutup pertandingan dengan cara yang mantap.

Rankireddy/Shetty sendiri memiliki grafik penampilannya yang meningkat. Mereka sempat menjadi juara Thailand Open (Super 500) dan menembus French Open 2019 (Super 750). Pasangan ranking sembilan dunia tersebut juga berhasil mengalahkan ganda putra elite dunia. Salah satunya Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di French Open 2019.

Dalam perjalanan ke semifinal Fuzhou China Open 2019, Rankireddy/Shetty juga menumbangkan andalan tuan rumah yang juga pasangan ranking tiga dunia, Li Junhui/Liu Yuchen, dalam dua game langsung, 21-19, 21-15. Li/Liu juga mereka sikat pada final Thailand Open 2019.

Walau masih muda, Rankireddy/Shetty adalah ganda putra nomor satu India.

Progres mereka bagus, banyak perubahan dari tahun lalu ke tahun ini. Dari segi main dan safe-nya, cara nyari-nyari poinnya juga kayak sudah lebih matang sekarang. Kalau dulu kan masih banyak buang poin, gampang mati. Mereka memang pemain bagus, kami main juga nggak gampang, pasti ramai, kata Marcus.

Kami cuma mau menang, kan tanggung sudah sampai di semifinal. Tadi itu kami cuma berusaha untuk memberikan yang terbaik saja, kata Kevin ketika ditanya soal penampilan yang sangat ekspresif.

Pada final, hari ini, Marcus/Kevin akan menghadapi ganda nomor satu Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Pasangan nomor empat dunia itu mengandaskan ganda Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan cukup mudah via kemenangan 21-13, 21-14.

Laga Marcus/Kevin versus Kamura/Sonoda besok adalah pertemuan ke-15 sepanjang karir mereka. Dalam 14 duel sebelumnya, Marcus/Kevin menang 9 kali dan kalah 5 kali. Dalam pertarungan terakhir di Kejuaraan Asia dan Piala Sudirman, Marcus/Kevin selalu meraih kemenangan.

katasapa.com

Di Klaten, Sampah Bisa Jadi Karya Seni Lewat Gelaran Ini

katasapa.com

Covid-19 Solo Masih Zona Oranye, Wali Kota Rudy Sebut Hitam Untuk Shock Therapy

katasapa.com

Rapid Test Deteksi Covid-19, 2 ASN Pemkot Solo Reaktif

katasapa.com

Ingin Juara Liga Spanyol, Barcelona Butuh Mukjizat

katasapa.com

Buat Kamu yang Suka Ngopi, Ini Manfaat Kopi buat Kesehatan

katasapa.com

Karanganyar Usul ke Pemprov Jateng Bangun SMA/SMK di Jaten, Jatiyoso, dan Colomadu

katasapa.com

Terungkap! 4.825 Kursi SMA/SMK Negeri di Jateng Ternyata Tidak Terisi

katasapa.com

Potensi Melimpah, Wilayah Selatan Wonogiri Bakal Jadi Kawasan Industri

katasapa.com

Eks Pelatih Timnas Indonesia Rahmad Darmawan Jadi Kader Demokrat

katasapa.com

Polisi Duga Artis FTV Hana Hanifah Sudah Setahun Terlibat Prostitusi

katasapa.com

Laju Tersendat, Manchester United Bertekad Menangi 3 Laga Sisa

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 15 Juli 1099, Tentara Salib Menguasai Yerusalem

katasapa.com

Solusi Era New Normal, CCTV Sebaiknya Pakai Sensor Panas

katasapa.com

Seluruh Desa di Kabupaten Cirebon Akan Terkoneksi Internet

katasapa.com

Telkomsel Pastikan Data Pelanggan Tetap Aman

katasapa.com

Manchester City Bidik Veteran Tottenham dengan Bebas Transfer

katasapa.com

Barcelona Terbuka Pinjamkan Samuel Umtiti

katasapa.com

Kalahkan Torino, Diego Godin Yakin Inter Bisa Amankan Posisi Kedua

katasapa.com

Nostalagi Hari Ini: Skandal Calciopoli Hancurkan Sepak Bola Italia

katasapa.com

Jadwal TV Liga Inggris Pekan ke-36: Arsenal vs Liverpool dan Empat Besar Sengit

katasapa.com

Prediksi: Bologna vs Napoli

katasapa.com

Nemanja Matic: Manchester United Harus Sapu Bersih 3 Laga Sisa!

katasapa.com

Legenda Simson Rumah Pasal, Tak Berdaya Lawan Malaysia dan Bikin Kagum Johan Cruyff

katasapa.com

Bek Tottenham: Mourinho Lebih Jago Taktik daripada Pochettino

katasapa.com

Manchester City Lolos dari Hukuman, Javier Tebas Berang

katasapa.com

Sisi Lain De Kuip, Markas Feyenoord yang Disamakan dengan Stadion di Bandung

katasapa.com

Bikin Kesalahan, Maguire Justru Merasa Pertahanan Manchester United Sudah Solid

katasapa.com

Lampard Keluhkan Komunikasi Pemain Chelsea di Lapangan

katasapa.com

Ditawari Uang Rp 20 Juta, Wasit Korban Kekerasan Tempuh Jalur Hukum

katasapa.com

Prediksi: Sassuolo vs Juventus