Di Hadapan Kader Nasdem, Gubernur Jabar Ajak Legislatif Sejalan dengan Eksekutif

kataSAPA.com
workshop fraksi nasdem

JAKARTA Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut lembaga eksekutif dan legislatif harus berjalan beriringan dan saling menguatkan. Hal tersebut bertujuan supaya proses pembangunan berjalan efektif dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

Menurut Emil sapaan Ridwan Kamil, ada tiga upaya yang mendorong majunya sebuah bangsa, yakni Sumber Daya Manusia (SDM), reformasi birokrasi, dan infrastruktur.

Sejalan dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat tengah fokus pada penguatan Sumber Daya Manusia, kata Emil saat memberikan Kuliah Umum dengan Tema Hubungan Eksekutif dan Legislatif pada Workshop Nasional Partai NasDem, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia di Jakarta, Minggu (10/11/19).

Terkait penguatan SDM, kata Emil, Pemprov Jabar sudah melakukan sejumlah upaya, seperti revitalisasi SMK dan menggagas program Jabar Masagi.

Program Jabar Masagi bertujuan menguatkan pondasi generasi muda dengan nilai-nilai pendidikan karakter.

Hal itu diwujudkan dengan mengembalikan pendidikan budi pekerti yang berdampak pada perilaku sosial. Nilai-nilai kearifan lokal Jawa Barat menjadi dasarnya.

Karena Jabar Masagi sudah masuk ke dunia pendidikan, peserta didik diharapkan dapat menjadi manusia berbudaya.

Manusia berbudaya ini memiliki kemampuan untuk bisa belajar merasakan (surti/rasa), belajar memahami (harti/karsa), belajar melakukan (bukti), belajar hidup bersama (bakti/dumadi nyata).

Setahun terakhir saya sudah lakukan upaya-upaya penguatan sumber daya manusia, kata Emil.

Pada kesempatan yang sama, Emil menjelaskan bahwa Pemprov Jabar saat ini menerapkan Dynamic Governance atau Birokrasi Dinamis. Tujuannya untuk mendobrak kebekuan dan lambannya kegiatan pembangunan akibat permasalahan birokrasi.

Penerapan Birokrasi Dinamis, kata Emil, tidak hanya membuat roda pemerintahan dan pembangunan berjalan lebih cepat, juga menghadirkan sumber-sumber anggaran pembangunan yang semakin banyak.

Selain bergantung pada tiga anggaran negara yang meliputi APBD kabupaten/kota, APBD provinsi, dan APBN, Pemda Provinsi Jabar memanfaatkan lima sumber anggaran lain yang disebut dengan Delapan Pintu Anggaran.

Lima sumber anggaran tersebut meliputi KPBU (Kerjasama Pemerintah Badan Usaha) atau Public Private Partnership (PPP), obligasi daerah, dana perbankan, dana umat, dan dana tanggungjawab sosial perusahaan (CSR).

Selain penerapan Birokrasi Dinamis dalam pengelolaan pemerintahan, menurut Emil, Pemda Provinsi Jabar mempraktikkan konsep Penthahelix dengan menggandeng lima unsur, yaitu ABCGM (Akademisi, Bisnis, Community, Government, dan Media) dalam setiap proses dan kegiatan pembangunan.

Emil pun berharap informasi aktual yang disampaikannya pada workshop kali ini bisa memperkuat para wakil rakyat terkait tantangan pembangunan saat ini.

Sehingga nanti kebijakan saling menguatkan. Itulah materi yang saya sampaikan di acara ini, pungkas Emil.

(fat/pojoksatu)

sumber: pojoksatu.id
katasapa.com

Waspada! Gowes Bisa Bikin Impoten? Ini Solusinya

katasapa.com

Duh! Positif Covid-19 Karanganyar Tambah 7 Orang, 3 dari Klaster Tahu Kupat Solo

katasapa.com

Setelah Golkar, Kini Giliran PAN Koalisi dengan PDIP di Pilkada Wonogiri

katasapa.com

2 Truk Tabrakan di Dekat RSI Klaten, 3 Orang Jadi Korban

katasapa.com

Ingat! Pendaki Pemula Gunung Lawu Wajib Didampingi Pemandu Profesional

katasapa.com

Padamkan Kebakaran Toko Bahan Kimia Bratachem, Petugas Damkar Solo Alami Sesak Napas

katasapa.com

Bekas Karyawan Telkom Otaki Pencurian Kabel di Madiun

katasapa.com

Tambang Galian C di Kemalang Klaten Bakal Ditutup Jika Merapi Siaga

katasapa.com

Kasus Baru Covid-19 di Ponorogo Didominasi Santri Pondok Gontor

katasapa.com

Nakes RSUD dr Moewardi Solo Positif Covid-19 Tambah 34 Orang

katasapa.com

Tahukah Anda Ada Makhluk Mitologi dari Bangsa Arab? Ini Daftarnya

katasapa.com

Diawali Suara Ledakan, Begini Kronologi Kebakaran Toko Bahan Kimia Bratachem Solo 

katasapa.com

Selalu Jadi Rival, Koalisi PAN-PDIP di Pilkada Wonogiri Cetak Sejarah

katasapa.com

PSIS Semarang Sulit Penuhi Syarat Gugus Tugas Covid-19

katasapa.com

Seluruh Kepala SMPN di Inhu Riau Mundur Mendadak, Ada Apa?

katasapa.com

Kecoa Raksasa Bathynomus Jenis Baru Ditemukan di Laut Indonesia

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 16 Juli 1918, Kaisar Terakhir Rusia Dibunuh Bolshevik

katasapa.com

Terbukti Lakukan Penganiayaan, Nikita Mirzani Divonis 6 Bulan

katasapa.com

AKB di Kabupaten Cirebon, Petugas Gabungan Berikan Himbauan dan Razia Masker

katasapa.com

Tahun 2020, DAK Pembangunan Fisik SD di Kabupaten Cirebon Sebesar Rp. 21 Milyar

katasapa.com

Barcelona Tak Bisa Lagi Kejar Real Madrid? Begini Respon Setien

katasapa.com

Piala Dunia 2022 Bakal Ngebut, Empat Pertandingan dalam Sehari!

katasapa.com

Dikalahkan Atalanta 6-2, Diego Lopez Sebut La Dea Tim Paling Menakutkan

katasapa.com

Ingin Bangkit, Arsenal Butuh Partey, Rabiot dan Koulibaly

katasapa.com

Prediksi Real Madrid vs Villarreal

katasapa.com

Prediksi: Crystal Palace vs Manchester United

katasapa.com

Aksi Sosial Marcus Rashford Berbalas Gelar Doktor Kehormatan

katasapa.com

Pemain Bundesliga Pesan 5000 Masker di Indonesia untuk Disumbangkan

katasapa.com

Musim City Sempurna Jika Juara Liga Champions

katasapa.com

Pogba yang Tak Kuat Hadapi Tekanan di Manchester United