Pilkada Solo: Rudy Sebut DPP PDIP Langgar Aturan Jika Rekomendasikan Gibran

kataSAPA.com

Solopos.com, SOLO -- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, menyebut DPP PDIP melakukan pelanggaran jika memberi rekomendasi kepada Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wali kota (cawali) pada Pilkada Solo 2020.

Begitu pula jika DPP memberikan rekomendasi kepada orang lain selain dua nama yang diajukan DPC PDIP Solo sebagai cawali dan cawawali yakni Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa.

Wali Kota Solo itu merujuk pada Peraturan Partai No. 24/2017 tentang Rekrutmen Bakal Calon Kepala Daerah. DPC boleh melakukan penjaringan tertutup di internal partai apabila memperoleh suara minimal 25 persen.

Whatsapp Bikin Baterai Smartphone-mu Boros? Mungkin Ini Sebabnya

Sekarang begini, tinggal DPP [Dewan Pimpinan Pusat] saja, membuat aturan itu mau dipakai atau enggak. Kalau DPP membuat aturan tidak dipakai, ya selesai partai. Berarti melanggar peraturan yang dibuatnya sendiri, kata dia kepada wartawan di Rumah Dinas Loji Gandrung, Senin (11/11/2019).

Rudy enggan menanggapi manuver politik yang dilakukan sejumlah pihak termasuk yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Solo melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) maupun DPP.

Dia bahkan menyindir tokoh lain yang memilih jalur bypass untuk bertemu para petinggi PDIP. Kira-kira kalau anak saya daftar [lewat DPP] akan diterima Sekjen atau Ketum [Ketua Umum] enggak? Kan gitu. Ini bisa menjadi preseden buruk, ucapnya.

Mulai Layani Pasien, Ini Daftar Tarif Rawat Inap dan Fasilitas RS JIH Solo

Kendati begitu, Rudy menyerahkan sepenuhnya keputusan soal rekomendasi kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sistem penjaringan bakal calon kepala daerah yang memunculkan pasangan Purnomo-Teguh sudah lama diberlakukan.

Bahkan, Jokowi dan Ganjar Pranowo juga merupakan hasil penjaringan di tingkat bawah. Jokowi, kisah Rudy, saat mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta dijaring oleh DPD PDIP DKI Jakarta, sedangkan Ganjar dijaring DPD PDIP Jateng.

Artinya tanpa mendaftarkan diri pun Jokowi dan Ganjar bisa mendapatkan rekomendasi DPP. Rudy menegaskan sikapnya itu bukan untuk kepentingan tertentu.

"Saya tidak punya kepentingan apa pun, kecuali membesarkan PDIP, dan meraih sebuah kekuasaan untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk diri sendiri, tandasnya.

Viral Foto Guru Ngajar Pakai Helm Full Face di SMPN 3 Bayat Klaten Akibat Plafon Rusak

Ihwal rumor pecahnya suara akar rumput PDIP Solo akibat blusukan yang dilakukan Gibran untuk merebut restu DPP, Rudy menampik. Ia menyebut seluruh kader solid mengusung pasangan Purnomo-Teguh.

Rudy menanggapi munculnya tanda pagar (tagar) #KamiBersamaPakRudy dan #TetapPurnomoTeguh di media sosial. Tagar itu diduga merupakan narasi untuk melawan munculnya suara lain akar rumput partai yang mendukung Gibran sebagai bakal calon wali kota.

Itu kan dinamika media sosial. Ya, biar saja. Enggak ada perpecahan. Saya tiap malam konsolidasi kok. Mbok ikut saya tiap malam, lihat [konsolidasi], ungkap Rudy.

Terpisah, Achmad Purnomo menganggap gerakan Gibran blusukan di Kota Solo sebagai hal yang wajar. Wakil Wali Kota Solo itu menyebut kemungkinan Gibran merasa belum dikenal sehingga harus blusukan.

Mulai Senin Gerbang Tol Gondangrejo Karanganyar Dibuka, Gratis Selama Sosialisasi

"Biasa saja, karena mungkin Gibran merasa belum dikenal, ya memperkenalkan diri mulai sekarang. Ya biasa saja," kata Purnomo saat ditemui di Balai Kota Solo, Senin.

Purnomo mengaku tak khawatir dengan manuver Gibran. Dia sudah lama blusukan dan menemui masyarakat.

"Apa yang perlu saya khawatirkan? Enggak ada. Kalau blusukan, saya setiap hari blusukan," ungkapnya.

Soal rekomendasi, Purnomo pasrah pada DPP. Namun dia enggan berandai-andai terkait sikap yang akan diambil setelah hasil rekomendasi keluar.

katasapa.com

Kunker Komisi V DPR RI ke Sumut, Edy Rahmayadi Berharap Kondisi Jalan Nasional Diperhatikan

katasapa.com

FDT 2019 Dimeriahkan Pemecahan Rekor MURI Pemakaian Bulang Sulappei

katasapa.com

Keren! Sineas Medan Garap Film tentang Kesawan

katasapa.com

Tokopedia Optimis Berkontribusi Transaksi Digital di Sumut Hingga Rp10 Triliun

katasapa.com

Perlukah Vaksinasi Rotavirus secara Nasional?

katasapa.com

Negara Lain Geleng-Geleng Lihat Keberanian Indonesia Kirim Lifter Muda

katasapa.com

247 RUU Masuk Prolegnas, Beberapa Ada yang Ditarik

katasapa.com

Raline Shah Jadi Tamu Spesial di Premiere Film Spies in Disguise

katasapa.com

Smartphone Gaming Asus ROG Phone 2 Melenggang dengan 8 Aksesori

katasapa.com

MPR Terima Kunjungan Delegasi SocDem Asia

katasapa.com

APBJ Bikin Milenial Jatuh Cinta pada Batik Lewat Film

katasapa.com

Lewat PP 80/2019, Pemerintah Wajibkan Pedagang Online Punya Izin

katasapa.com

Kapolres Pangkep Kontrol Personel Yang Bertugas di Obyek Vital

katasapa.com

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Sulsel pada 2020 Bisa Capai 7,6 Persen

katasapa.com

Fraksi Demokrat: Penyalahgunaan Wewenang oleh Trump Bisa Dikenai Pemakzulan

katasapa.com

Menengok Gang Dolly yang Kehilangan Gairahnya

katasapa.com

Promo Hari Hari Pasar Swalayan Katalog Mingguan Periode 05-18 Desember 2019

katasapa.com

TIMEZONE CHRISTMAS PACKAGE – Bonus Saldo 50% + 5 Free Games + Boneka Edisi Natal

katasapa.com

Kemenag Sumbar Gelar Dialog Haji dan Umrah

katasapa.com

Kakanwil Kemenag Sumbar Minta Penyuluh Agama Aktif Sampaikan Informasi Haji dan Umrah

katasapa.com

Kemenag Fokuskan Peningkatan Kualitas Ibadah Haji di Tahun 2020

katasapa.com

Mi Ayam Termurah Se-ASEAN Ada di Ngemplak Boyolali, Seporsi Cuma Rp3.000

katasapa.com

DPRD Kaget Pembelian Jeep Rubicon untuk Bupati Karanganyar, Kok Bisa?

katasapa.com

Jokowi Dituding Tak Paham Pancasila, Istana Hafal Strategi Rocky Gerung

katasapa.com

Gus Muwafiq Sudah Klarifikasi, FPI Tetap Ingin Laporannya Diproses Polisi

katasapa.com

Brondong dan Montok, Nama Desa-Kecamatan di Jatim Bikin Kepikiran yang Lain

katasapa.com

Bali United Juara, Ini Hasil & Klasemen Liga 1 Pekan Ke-30

katasapa.com

Sambil Goyang, Bintang Porno Norwegia Dukung Timnas Indonesia di SEA Games 2019

katasapa.com

Sejarah Hari Ini: 5 Desember 1957, Soekarno Usir Warga Belanda

katasapa.com

Ijazah Muadalah, Apresiasi Pemerintah Kepada Sidogiri