Devi Natalia dan Audi Pascalis, Penggagas Gerakan Hello Zerowaste

kataSAPA.com

Berawal dari rasa peduli dan pengalaman sehari-hari, dua warga metropolis ini memulai gerakan peduli lingkungan. Salah satunya, menggaungkan prinsip bahwa tanaman di rumah bisa dipupuk dengan menggunakan sampah dari dapur.

NURUL KOMARIYAH, Surabaya

BUNYIkecipak ikan koi dan nila di dalam kolam menyambut begitu Jawa Pos memasuki kediaman Devi Natalia di kawasan Manyar Kertoarjo. Dia menjadikan lahan berukuran 8 x 8 meter di belakang rumahnya sebagai kebun sekaligus kolam ikan. Namanya Kebun Devi. Total, ada 40 ikan yang dipelihara. Di kebun itu juga ada 40 kelinci serta puluhan jenis tanaman. Antara lain, kale, kedondong, sawi, kemangi, mint, jeruk murbai, dan anggur.

Semua tanaman di kebun tersebut diberi pupuk kompos hasil penguraian bahan-bahan organik. Dia membuat sendiri kompos itu. Setiap hari bahan sisa masak di dapur dimasukkan ke komposter. Mulai kulit buah-buahan, potongan batang sayur, hingga cangkang telur.

Hampir setahun belakangan, dia tak pernah lagi membuang limbah organik di tong sampah depan rumah. Sebab, semua limbah itu diolah jadi kompos.

Untuk konsumsi sehari-hari, juga sudah nggak pernah belanja sayur di luar. Semua metik dari kebun sendiri, ujarnya, lalu semringah.

Dengan konsep hidup zero waste atau nol sampah, Devi mengaku lebih ayem. Dia merasa lega karena bisa turut serta berkontribusi menekan pemanasan global. Semangat itu lantas disebarkan oleh Devi. Awalnya, dia mengajar konsep hidroponik ala rumahan. Sebab, dia membuat sendiri hidroponik dengan bentuk mirip jemuran pakaian di kebunnya. Itu bahkan sudah diduplikasi puluhan keluarga dan tetangga-tetangga dekat. Lama-kelamaan, dia juga mengajarkan cara membuat kompos.

Bersama kawan baiknya yang mempunyai kesamaan visi, Audi Pascalis Umboh, Devi menggagas sebuah gerakan yang diberi nama Hello Zerowaste. Usia gerakan itu masih balita. Yakni, sekitar enam bulan sejak di-sounding pada Mei lalu. Meski begitu, Devi dan Audi sudah kerap diundang untuk mengisi materi sekaligus praktik membuat kompos.

Di sela-sela pemberian materi itu, keduanya sering menyisipkan pengetahuan lain. Misalnya, memanfaatkan serbuk sisa penyeduhan kopi untuk scrub kulit. Bukan hanya kepada warga Surabaya, melainkan juga bule-bule ekspatriat.

Bedanya, kalau bule, kesadaran memilah sampahnya sudah tinggi. Mereka senang belajar berbagai macam metode pengomposan, ungkapnya. Audi menuturkan, konsep yang diusung bersama Devi tersebut terinspirasi dari ide Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma merawat taman-taman kota dengan menggunakan pupuk dari limbah rumah tangga warga. Audi pun mengkreasikan tong komposter dari bekas ember cat.

Produk tersebut juga dijual. Namun, mereka bukan penjual dalam arti yang komersial. Bukan semata-mata dapat uang. Tapi, bagaimana menggerakkan orang untuk juga memulai nol sampah dengan mengolah limbah rumahnya, ucap jebolan Bachelor Degree dari Royal Melbourne Institute of Technology tersebut. Ukuran komposter itu mulai 25 liter hingga 180 liter untuk skala rumah sampai restoran.

Karena memang saya juga pelaku yang bikin kompos, jadi tahu apa saja yang sering jadi kendala. Misalnya, komposter yang tiba-tiba sering tersumbat, katanya.

Dia menjelaskan, zero waste merupakan sebuah rentetan yang cukup panjang. Siklusnya terus berjalan sehingga benar-benar tidak ada sampah tersisa yang terbuang. Karena itu, manajemen sampah pun perlu dipelajari. Kalau sudah mengompos, jangan lupa lanjutkan dengan bertanam di rumah. Kecil-kecil dulu nggak apa-apa. Minimal, tanaman siri gading atau lidah mertua yang merupakan tanaman penghasil oksigen, sarannya.

katasapa.com

Kaleidoskop 2019: Nobar Adegan Mesum hingga Lempar Sperma Bikin Heboh Warga Tasikmalaya

katasapa.com

Saat Musim Hujan, Kalong Jadi Penyebab Listrik Padam di Pulau Bawean Gresik

katasapa.com

Ada Batman hingga Wonder Woman di Parfum Milenial

katasapa.com

Hukuman Mati Bagi Koruptor, Mungkinkah?

katasapa.com

WINGSTOP BIRTHDAY SURPRISE – Paket Spesial Khusus untuk Kalian yang BERULANG TAHUN di bulan DESEMBER 2019

katasapa.com

TOKOPEDIA Promo Bayar Kebutuhan Bulanan, CASHBACK hingga Rp 100 Ribu*!

katasapa.com

STAR DEPARTMENT STORE Promo GRATIS STAR Gift Voucher senilai Rp50.000 dengan Kartu BNI

katasapa.com

Perolehan Medali SEA Games 2019: Indonesia Disalip Vietnam dan Thailand

katasapa.com

Hujan Angin, Bapak-Anak Tertimpa Pohon Tumbang di Wedi Klaten

katasapa.com

CEO Baru Bukalapak Rachmat Kaimuddin, Teman AHY dan Orang Dekat Bosowa

katasapa.com

Penurunan Kualitas Air Permukaan

katasapa.com

Pilkada Solo: Rudy Sebut Kader Yang Mendaftar ke DPD Tidak Tahu Aturan

katasapa.com

Terungkap, Kebijakan Ari Askhara yang Bikin Awak Garuda Indonesia Diopname

katasapa.com

Menangi Pilkades Antarwaktu, Heri Gunawan Pimpin Desa Kadilangu Baki Sukoharjo

katasapa.com

Pilkada Klaten: Punya Pesaing, Sri Mulyani Tetap Pede Dapat Rekomendasi DPP

katasapa.com

Gaji Sebagian Pamong Desa di Wonogiri Turun, Ini Alasannya

katasapa.com

Pemprov Jateng Raih Penghargaan Cegah Korupsi

katasapa.com

Penyelundupan Harley Davidson di Garuda Indonesia, KPK Turun Tangan

katasapa.com

Pilkada Sragen: 11 Legislator PDIP Mendaftar Cawabup Via DPD

katasapa.com

Sejarah Hari Ini: 10 Desember 1510, Portugal Kuasai Goa India

katasapa.com

BMKG : Awal Musim Hujan Waspadai Angin Besar dan Sambaran Petir

katasapa.com

Cirebon Sebagai Pilot Project Sistem E-Retribusi Pakai QRIS

katasapa.com

Meningkatkan Kualitas Layanan, Dengan LinkAja Pedagang Pasar Gunung Sari Dapat Membayar Retribusi Secara Non Tunai

katasapa.com

Jadi Sarana Edukasi, Pangkalan TNI AL Cirebon Gelar Pameran Alutsista

katasapa.com

Tumbuhkan Rasa Nasionalisme, Komunitas Sobat Anak dan Inspiration House Cirebon Gelar Nonton Bareng Film Susi Susanti Love All

katasapa.com

Kasus Pengeroyokan Siswa Setingkat SMP di Kota Cirebon, Ini Penjelasannya

katasapa.com

KRI Teluk Cirebon Bersandar di Dermaga Linggarjati Pelabuhan Cirebon, Open Ship Tiga Hari

katasapa.com

The NextDev Summit 2019 Dorong Kolaborasi Berbasis Teknologi, Akselerasikan Ekosistem Digital di Indonesia

katasapa.com

Prediksi Chelsea vs Lille, Liga Champions 11 Desember 2019

katasapa.com

Aubameyang Beri Ljungberg Kabar Buruk Jelang Laga