Menangkis Kekerasan terhadap Perempuan dan Remaja Putri

kataSAPA.com

Kekerasan terhadap perempuan, baik fisik maupun verbal, terjadi setiap detik. Tidak hanya di negara miskin dan berkembang, tapi juga di negara-negara yang sudah maju. Perang melawan kekerasan tersebut sudah dikobarkan, namun kemenangan masih jauh dari genggaman.

DIA membunuhku. Itu adalah kalimat terakhir yang terlontar dari mulut Julie Douib saat Maryse Santini, tetangganya, menemukan ibu dua anak tersebut dalam kondisi bersimbah darah Maret lalu. Dua timah panas bersarang di dada dan lengannya. Hanya dalam hitungan detik, Douib mengembuskan napas terakhir. Dia tewas di tangan ayah anak-anaknya.

Douib sudah berpisah dari pasangan hidupnya tersebut. Dia juga sudah belasan, bahkan mungkin puluhan kali, lapor polisi atas kekerasan yang diterimanya. Hanya dua hari sebelum kematiannya, dia juga menelepon polisi dan memberi tahu bahwa orang yang pernah dicintainya itu memiliki lisensi kepemilikan senjata api. Douib takut dirinya akan ditembak. Namun, polisi tidak merespons ketakutannya.

Nyonya maaf, lisensinya tidak bisa dicabut kecuali dia mengacungkan senjatanya kepadamu, papar ayah Douib yang menirukan jawaban petugas kepolisian. Sekitar 48 jam kemudian, senjata yang dimaksud betul-betul diarahkan dan ditembakkan ke Douib.

Douib hanya satu di antara ratusan perempuan di Prancis yang tewas setiap tahun di tangan suami, mantan suami, pasangan hidupnya. Dilansir Agence France-Presse, sepanjang tahun ini setidaknya ada 116 perempuan di Prancis dari berbagai rentang usia yang dibunuh suami, mantan suami, pasangan, kakak lelaki, ataupun putranya. Tahun lalu jumlahnya mencapai 121 perempuan. Sepertiga korban berusia di atas 50 tahun.

Femicide alias pembunuhan perempuan oleh pria jamak terjadi di negeri yang dipimpin Presiden Emmanuel Macron tersebut. Setiap tiga hari sekali, satu nyawa perempuan melayang. Setiap tahun, kekerasan dalam rumah tangga juga terjadi pada 220 ribu perempuan Prancis.

Pemerintah tak tinggal diam. Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe mengungkapkan bahwa tahun depan pemerintah mengalokasikan EUR 360 juta (Rp 5,6 triliun) untuk berbagai program pencegahan kekerasan terhadap perempuan. Di antaranya, gelang elektronik untuk para pelaku kekerasan dan seribu shelter baru untuk perempuan korban kekerasan.

Keberhasilan pertama dari usaha ini adalah untuk memecah rantai keheningan, tegas dia Senin (25/11), seperti dikutip Associated Press.

Saat ini perempuan korban kekerasan juga bisa langsung mengajukan laporan lewat rumah sakit, tidak perlu ke kantor polisi. Kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga juga akan diproses lebih cepat. Pelaku femicide akan kehilangan akses terhadap anak-anaknya.

BUTUH PERLINDUNGAN: Aktivis feminis melakukan pertunjukan di Alun-alun Zocalo, Mexico City, Jumat (29/11). Rata-rata per hari 10 perempuan dibunuh di Meksiko. Negara tersebut dilabeli sebagai tempat paling berbahaya di dunia untuk perempuan. (AP Photo/Marco Ugarte)

Mulai 25 November Prancis juga menggelar konferensi kekerasan terhadap perempuan selama dua pekan di berbagai penjuru negeri. Total ada 91 konferensi yang digelar.

Salah satu bentuk lain kekerasan adalah mutilasi genital perempuan alias female genital mutilation (FGM). Praktik itu berbeda dengan sunat perempuan di Indonesia yang hanya dibuka sedikit kulit di ujung klitorisnya. Pada FGM, klitoris perempuan dipotong sebagian, bahkan seluruhnya. Salah satu efek sampingnya adalah rasa sakit saat berhubungan seksual.

Praktik FGM banyak terjadi di Afrika. Namun, di Inggris pun jumlahnya cukup tinggi. FGM dilakukan pada 6.200 perempuan sepanjang 20172018. Jumlah riil di lapangan bisa lebih tinggi. Kebanyakan pelakunya adalah imigran dari Afrika.

Pemerintah Inggris tidak hanya berusaha mengatasi bahaya FGM di dalam negeri, tapi juga di sumbernya. Pada 2018 mereka menjanjikan bantuan GBP 50 juta (Rp 912,3 miliar). Negara-negara di dunia sepakat untuk mengakhiri praktik FGM pada 2030.

Kepala Seksi untuk Mengakhiri Kekerasan pada Perempuan di UN Women Kalliopi Mingeirou mengungkapkan bahwa yang paling dibutuhkan adalah investasi di kesetaraan gender. Pasalnya, itulah penyebab kekerasan pada perempuan dan remaja putri. Mereka dianggap tak setara. Bukti menunjukkan bahwa kampanye saja tidak cukup dan tidak mampu mengubah mentalitas orang, tegasnya.

katasapa.com

Berdaya dari Pekarangan

katasapa.com

Unicef Peringatkan Risiko Pembukaan Sekolah Era New Normal Indonesia

katasapa.com

Nekat Manipulasi Data PPDB, Calon Siswa Baru SMA Sukoharjo Siap-Siap Dicoret

katasapa.com

Inspiratif! Ada Rumah Belajar Online Gratis Untuk Siswa di Slogohimo Wonogiri

katasapa.com

Ratusan Kasus, Klaster-Klaster Baru Covid-19 Bermunculan di Semarang

katasapa.com

Alih-Alih New Normal, Kasus Positif Covid-19 di Salatiga Tambah Lagi

katasapa.com

New Normal, Pemkab Klaten Siapkan 3 Skenario Sif Siswa Masuk Sekolah

katasapa.com

Giliran 300 Warga Gemolong Sragen Diuji Rapid Test, Bagaimana Hasilnya?

katasapa.com

Gedung Putih Dikepung Demonstrasi, Donald Trump Ancam Kerahkan Militer

katasapa.com

Achmad Purnomo Mundur Dari Bursa Cawali Pilkada Solo 2020, Peluang Gibran Kian Besar?

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 3 Juni 1839, Perang Opium I Meletus

katasapa.com

Gadis Indigo Sampaikan Pesan Ratu Kidul Buat Kawula Muda

katasapa.com

Alex Prabu Pertanyakan Urgensi Rencana Dindik Kota Tangsel Menerapkan New Normal Saat Pandemi Covid-19 Belum Aman

katasapa.com

Pemkot Tangerang Selatan adalah Pelaku Kejahatan Lingkungan Hidup dan Pengabaian Kemanusiaan

katasapa.com

Sarat Muatan Politik, Fraksi PSI Tolak Pembentukan Pansus Covid-19 di DPRD Surabaya

katasapa.com

Pengedar Narkoba Jaringan Internasional di Tanjungbalai Tewas Didor, 35 Kg Sabu Disita

katasapa.com

Ruslan Buton Sebut Penetapan Tersangka Atas Dirinya Adalah Cacat Hukum, Ini Alasannya..

katasapa.com

Tahun Ini, 8328 Calon Jamaah Haji Asal Sumut Batal Berangkat ke Tanah Suci

katasapa.com

Kantongi SK Kemenhumkam, Gelora Indonesia Resmi Jadi Partai Politik

katasapa.com

Evaluasi Penanganan COVID-19, Petugas Siapkan 600 Mobil Rapid Tes Ditempat Keramaian

katasapa.com

Ade Armando: Saya Tidak Akan Minta Maaf kepada Din Syamduddin

katasapa.com

Pertama dalam 34 Tahun, MotoGP Jepang Ditiadakan

katasapa.com

Saul Niguez Segera Umumkan Klub Barunya

katasapa.com

Menaker: Pekerja yang Terkena PHK Direkrut Kembali

katasapa.com

Dandim Takalar Bawa Kedua Orang Tua Babil Berobat di RS Pelamonia Makassar

katasapa.com

Pernah Jadi Kekasih Rinni Wulandari, Anji Tegaskan Tak Suka Lagu ‘Aku Bukan Boneka’

katasapa.com

Niat Lerai Perseteruan Satu Keluarga di Toba, Aiptu Manahan Malah Dibacok

katasapa.com

Kemendes Larang Penyaluran BLT dengan Sistem Rapel

katasapa.com

Terima Dua Peserta Program Indonesia Mengaji, Edy Rahmayadi : Sumut Gudangnya Qori-Qoriah

katasapa.com

Tekan Covid-19 di Surabaya, Masalkan Kampung Wani di Semua RW

katasapa.com

Melihat Kampung Tangguh RW II, Sememi, Melawan Covid-19