Selaput Dara Hutan Perawan

kataSAPA.com

HUTAN perawan mendendangkan duka. Gesekan pohon-pohon. Bau humus daun-daun gugur yang melembap di tanah. Rembulan lengser di balik mendung. Semua menjadi syair lagu dukacita rimba malam ini.

Kenapa keperawanan menjadi ukuran atlet? Malang sekali atlet betina. Apakah tes keperjakaan juga dikenakan pada atlet-atlet jantan? sepasang serigala melenguh panjang. Mereka mendongak pada rembulan sebelum lengser berselimut mendung.

Besok monyet-monyet akan keluar hutan. Mereka bakal menghibur para koruptor. Tak bisa memberi grasi berupa potongan masa hukuman atau malah membebaskan warga binaan penggarong uang negara, pemuja-pemuja pisang itu ingin memberi grasi berupa hiburan. Hiburannya, mempertontonkan lomba senam lantai di lembaga-lembaga pemasyarakatan.

Malang, beberapa monyet didiskualifikasi. Besok pagi mereka tidak akan bisa mulet-mulet, jumpalitan, dan lain-lain secara indah di lantai-lantai para koruptor.

Karena setelah dites, selaput dara mereka sudah maaf.. sudah robek, jelas king kobra di kiri-kanan pohon cemara.

Penjelasan itu segera dibantah king kobra lainnya yang sedang naik-naik ke puncak gunung. Menurutnya, keluarga ular berbisa janganlah cawe-cawe perkara non-bidangnya. Bidang kita bidang pengobatan. Bisa kita, binatang beracun ini, bisa diolah oleh binatang berakal menjadi obat. Karena itu, lambang apotek dahulu adalah mangkuk higienis yang dililit ular, jelasnya.

Tapi, warga hutan telah macak warganet. Mereka sudah tak ubahnya netizen yang maha benar. Terhadap kesan pertama yang dianggap buruk, mereka langsung nyolot. Segala isi got dan peceren telah menjadi amunisi kata-kata umpatannya. Klarifikasi apa pun tentang kesan pertama tersebut tak akan mereka gubris lagi. Bahkan jika klarifikasi itu dibungkus kata-kata yang sewangi nasi bungkusan daun jati.

Iya, kan? Agnez Mo tetap mereka tuduh sebagai kacang yang lupa lanjaran. Ia tak sudi mengakui dirinya berbangsa Indonesia walaupun lahir, makan, dan minum di Bumi Pertiwi. Padahal, dalam klarifikasi, ia cuma jujur mengaku tak punya darah Indonesia. Darahnya cuma Jerman, Jepang, dan Cina. Mengaku aku bukan bangsa Indonesia? Tidak!

Toh klarifikasi itu gak direken warganet. Persis warga rimba yang tak mau mendengar klarifikasi soal keperawanan atlet senam lantai. Di puncak gunung, king kobra yang sedang naik-naik ke puncak gunung tadi menjelaskan bahwa si atlet didiskualifikasi lantaran pelanggaran disiplin. Bukan perkara keperawanan.

Konsisten lah, jangan cawe-cawe urusan atlet. Situ tuh ular. Mau king atau bukan, situ cuma king kobra. Ular. Bukan Lion King. Urusi saja soal apotek, teriak bekicot, lintah, kupu-kupu, dan seisi hutan lainnya.

Baiklah, gerutu king kobra itu sembari menggelesar turun dari kawasan kawah gunung. Tapi, kalau memang kalian memberi kami wewenang hanya mengurus obat-obatan, kenapa kalian mendengarkan cawe-cawe sejawat kami bahwa atlet itu didiskualifikasi gegara tidak perawan?

Besar harapannya, gerutuan tersebut bakal membuat seisi hutan bingung karena baru tersadar bahwa mereka sendiri telah menjadi makhluk yang tidak konsisten. Sama dengan bingungnya akun Twitter @withrif: Agnez Mo sebut numpang lahir di Ind. Mau dukung dia, takut dibilang gak nasionalis. Miyabi nonton tim sepak bola Ind di Sea Games Philippine. Mau dukung dia, takut dibilang tak bermoral.

Harapan tinggal harapan. Kebingungan itu ternyata pepesan kosong. Yang bingung malah pasangan Raja-Ratu Singa Sastro-Jendro. Kok bisa-bisanya isu raja-ratu singa tak lagi akan dipilih langsung oleh rakyat, kalah dibanding isu tentang Agnez dan Miyabi?

*Sujiwo Tejo tinggal di Twitter @sudjiwotedjo dan Instagram @president_jancukers

katasapa.com

Wapres Tinjau Infrastruktur Pengolahan Air Bersih dan Rumah Pelayanan Gizi

katasapa.com

Batik Meriahkan Penutupan Perayaan 70 Tahun Hubungan Indonesia-AS

katasapa.com

Ketum PP Muhammadiyah: Moderasi Beragama, Bukan Deradikalisasi

katasapa.com

Nadiem Makarim: UN Dihapus Tidak Bikin Siswa Lembek

katasapa.com

Wonder, Aplikasi Tangkal Kekerasan Pada Perempuan

katasapa.com

Video Pohon Tumbang di Karanganom Klaten Timpa Motor dan Tewaskan Bocah

katasapa.com

Karyawati Garuda Indonesia: Ari Askhara Sering Keliling, Minta Nomor HP Pramugari

katasapa.com

Desa Bendo Sragen Anggarkan Rp10 Juta Untuk Beli Tikus Hasil Gropyokan

katasapa.com

2 Psikolog Dampingi ABG Korban Perkosaan Ayah Tiri di Wonogiri

katasapa.com

Driver Ojol Jogja yang Tertipu Order Fiktif Rp423.000 Meninggal Dunia

katasapa.com

Ada ASN Waswas Setelah Mobil Dinas Ditempeli Stiker Antikorupsi

katasapa.com

Jelang Daftar Pilkada Solo, Gibran Rakabuming Sungkem ke Ibunda Jokowi

katasapa.com

Sejarah Hari Ini: 12 Desember 1991, Tsunami Hantam Flores

katasapa.com

Jateng Berlakukan Tanda Tangan Elektronik, Ini Alasannya...

katasapa.com

Senangnya Anak-anak Disabilitas Mengunjungi KRI Teluk Cirebon 543 di Pelabuhan Cirebon

katasapa.com

SamWon Express Hadirkan Menu Baru di Foodalicious CSB Mall

katasapa.com

Pertamina MOR III Salurkan Program Kemitraan Rp 1,2 Milyar di Wilayah Jawa Barat

katasapa.com

Tandang ke Bayer Leverkusen, Juventus Bisa Banyak Kebobolan

katasapa.com

Everton Gerak Cepat Merayu Carlo Ancelotti

katasapa.com

Frank Lampard Prediksi Kelanjutan Karir Carlo Ancelotti

katasapa.com

Arsenal Lawan Everton Kejar Carlo Ancelotti

katasapa.com

Chelsea Janji Tidak Kalap Belanja Pemain Januari

katasapa.com

Manchester City Ditantang Gundogan Segera Bangkit

katasapa.com

Van Dijk Kagum Kualitas Salzburg Lawan Liverpool

katasapa.com

Everton Didesak fans Segera Jerat Ancelotti

katasapa.com

Hasil Persela Lamongan vs PSS Sleman 1-0, Nyaris Tanpa Gol

katasapa.com

Hasil Pusamania Borneo FC vs Persib Bandung 0-1, Sengit Sejak Awal

katasapa.com

Ayu Ting Ting Ketemu Shaheer Sheikh, Ivan Gunawan : Kalau Baju Gue Bisa Nangis, Nangis Dah

katasapa.com

BNN Bongkar Sindikat Penyimpan dan Pengedar Sabu 60 Kg di Medan, Modusnya Baru

katasapa.com

Pamer Foto Bareng Yonna Girls’ Generation, Warganet Puji Kecantikan Dian Sastro