Jokowi Tolak Wacana Jabatan Presiden 3 Periode, PKS: Cek Koalisi Anda Pak

kataSAPA.com

Solopos.com, JAKARTA -- Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menegaskan dirinya menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden jadi tiga periode juga diapresiasi oposisi. Bahkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memujinya, namun mengingatkan agar Jokowi juga mengendalikan partai koalisi.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengapresiasi pernyataan Presiden Jokowi soal dugaan ada yang sedang cari muka kepada dirinya dengan mengembuskan wacana itu. Mardani menilai pernyataan itu merupkan cara tegas yang sudah dilakukan Jokowi dalam menghalau wacana tersebut.

Yang pertama bravo untuk Pak Jokowi yang sudah bicara keras dan tegas karena ini masalah yang sangat fundamental. Kalau Pak Jokowi enggak punya sikap tegas, maka ini akan terus berkembang menjadi sesuatu yang bencana. Karena jadi liar ini, awalnya GBHN, presiden dipilih MPR, tiga periode. Nah, saya apresiasi Pak Jokowi, kata Mardani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2019), dilansir Suara.com.

Meski demikian, Mardani yang juga Anggota Komisi II DPR itu menilai pernyataan saja tidak cukup.

Ia kemudian berharap agar Jokowi dapat melihat ke dalam koalisi partai politik yang mengusungkam di Pilpres 2019 lalu terkait wacana yang berkembang untuk menambah masa jabatan presiden. Kendati begitu, Mardani tidak mau berspekulasi apakah wacana itu berkembang dari internal koalisi atau bukan.

Yang kedua, saya ingin Pak Jokowi menindaklanjuti dengan bukan cuma tegas menampar atau apa, dicek konsolidasi di koalisinya untuk tidak mengungkap isu-isu yang membuang energi sosial masyarakat dan berbahaya bagi legacy Pak Jokowi, ujar Mardani.

Ya benar tidaknya saya enggak terlalu perhatikan, tetapi isu ini memang menohok Pak Jokowi. Karena publik menafsirkan Pak Jokowi yang mau tiga periode karena beliau yang lagi berkuasa. Jadi cari muka atau tidak pokoknya Pak Jokowi yang kena getahnya, sambung Mardani.

Sebelumnya Presiden Jokowi menegaskan tidak bakal menyetujui amandemen UUD 1945 kalau salah satu isinya adalah mengubah masa jabatan kepala negara dari maksimal dua kali menjadi tiga periode.

Ia juga menegaskan, tidak sepakat untuk mengembalikan pemilihan presiden dari langsung menjadi keterwakilan melalui MPR.

"Jadi, lebih baik, tidak usah amendemen. Konsentrasi saja ke tekanan-tekanan eksternal, karena hal itu bukan sesuatu yang mudah diselesaikan, kata Jokowi di Istana Merdeka, Senin.

Jokowi justru menilai, pihak-pihak yang menggusulkan masa jabatan presiden bisa tiga periode sama saja menampar serta menjerumuskan dirinya.

"Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode. Itu ada tiga [maknanya], satu, ingin menampar muka saya, yang kedua ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka, yang ketiga ingin menjerumuskan," ucap dia.

katasapa.com

Tergagap-Gagap lalu Bisa

katasapa.com

Kejar Target 30.000 Tes Covid-19, Pemerintah Rekrut Banyak Relawan

katasapa.com

Kabar Gembira! Pasien Covid-19 Sembuh di Kabupaten Madiun Bertambah 8 Orang

katasapa.com

24 Pengurus Jenazah Saat Covid-19 di Karanganyar Tes Swab, Apa Hasilnya?

katasapa.com

13 Warga Ngerangan Klaten Rapid Test, Keluarga Jenazah Covid-19 Dilarang Hajatan

katasapa.com

New Normal Solo: Aktivitas Anak-Anak Pun Diatur Dalam Perwali, Main Di Luar Bakal Dirazia!

katasapa.com

Hubungan Seks Paling Aman Saat Pandemi Covid-19 Menurut Harvard

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 5 Juni 1967, Perang Mesir Israel Meletus

katasapa.com

Juru Kunci Alas Ketonggo Ajak Sara Wijayanto Napak Tilas Prabu Brawijaya

katasapa.com

Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan dan Warga

katasapa.com

Permintaan Surat Ijin Keluar Masuk di Kota Cirebon Meningkat

katasapa.com

Mendukung Kegiatan Pelanggan, Telkomsel Hadirkan Layanan VoLTE

katasapa.com

Sekretaris PSI Pangkalpinang: New Normal Cocok Diterapkan di Daerah yang Sudah Mampu Kendalikan Penyebaran Covid-19

katasapa.com

Ringankan Beban Warga, PSI Buleleng bersama KMFB Serahkan Sembako kepada Lansia di Pemuteran

katasapa.com

Sergio Ramos Buru Musim Kedua Tanpa Kartu Merah Bersama Real Madrid

katasapa.com

Jurgen Klopp Janji Liverpool Pesta Juara Liga Inggris

katasapa.com

Liverpool Redam Rumor Ingin Boyong Ousmane Dembele dari Barcelona

katasapa.com

Guntur Romli: Kenapa Alkitab Bahasa Minang Dirusuhin?

katasapa.com

Final Piala Hungaria, Virus Corona Tak Ditakuti Lagi, Ribuan Penonton Padati Stadion

katasapa.com

Channel Youtube Bapau Peringkat 1 Terbaik di Indonesia, Baim Wong : Saya Malah Takut

katasapa.com

Alkitab Bahasa Minang Jadi Sorotan, Begini Respon Tokoh Agama Sumbar

katasapa.com

Untaian Kalimat Ini dari Putranya Saat Ulang Tahun Bikin Deddy Corbuzier Menangis

katasapa.com

Bantu Warga Belanja dari Pasar Tradisional Secara Online, Grab Gandeng PD Pasar Medan Luncurkan GrabMart

katasapa.com

Inikah Identitas Pelaku Penyunting Artikel Menyesatkan Soal PKI di Wikipedia?

katasapa.com

100 Kamar Wisma Atlet Pemprovsu Resmi Difungsikan untuk Penginapan Tenaga Medis Covid-19

katasapa.com

Ditabrak Truk, Mahasiswa Asal Salatiga Tewas, Sopir Malah Bilang Gini..

katasapa.com

Antisipasi Kepadatan, KCI Bakal Jalankan 60 Jadwal Kereta Tambahan

katasapa.com

Dewas KPK Periksa Deputi Penindakan, Jubir, Hingga Penyelidik

katasapa.com

New Normal Bandara Juanda: Penumpang Wajib Bawa Surat Rapid Test

katasapa.com

Ganjar Sebut Jawa Tengah Mulai Berlatih Tatanan Kehidupan Baru

katasapa.com

Ahmad Basarah: Wacana Pemakzulan Saat Pandemi Hanya Menguras Energi