Limbah B3 Dibuang di Brebes, PT RUM: Mungkin Tercecer atau Diambil Orang

kataSAPA.com

Solopos.com, SUKOHARJO -- PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo mengklarifikasi temuan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibuang di bantaran Kali Pedes, Kutamendala, Brebes, Sabtu (30/11/2019) lalu. Produsen serat rayon sintetis itu mengklaim ada "oknum" dalam kasus itu.

Hal itu disampaikan Sekretaris PT RUM, Bintoro Dibyoseputro, kepada Solopos.com, Senin (12/2/2019) malam. Bintoro mengaku langsung membongkar dokumen kerja sama dengan pihak ketiga yang bertugas mengangkut dan mengolah limbah B3.

Menurut Bintoro, PT RUM bekerja sama dengan dua perusahaan, yakni PT Mitra Tata Lingkungan Baru (MTLB) dan PT Sinerga. PT MTLB bertugas mengangkut limbah B3 dari pabrik menuju lokasi pengolahan limbah, sedangkan PT Sinerga mengelola limbah tersebut.

"Saya sendiri yang membongkar dokumen kerjasama dengan pihak ketiga. Kami tak memiliki izin mengangkut dan mengolah limbah B3 sehingga harus bekerja sama dengan pihak ketiga," kata dia, saat dihubungi Solopos.com, Senin malam.

Bintoro mengaku berupaya melacak kasus pembuangan limbah B3 di Brebes. Dia memeriksa berbagai dokumen resmi dan laporan pengangkutan limbah B3. Hasilnya, limbah B3 itu bersegel PT RUM dengan nomor segel 1803425 milik pabrik produsen serat rayon tersebut. Limbah itu diketahui diangkut pada 25 November.

Menurutnya, sopir dan kernet beristirahat di warung makan di wilayah Brebes. Mereka mengangkut limbah B3 yang dikirim menuju lokasi pengolahan limbah.

"Saya interogasi sopir dan kernet truk sesampai di pabrik. Mereka tidak tahu ada limbah yang tercecer atau diambil orang lain. Jadi ini oknum tapi saya tak mau menuduh siapa pun. Lebih baik menunggu hasil penyelidikan polisi," ujar Bintoro.

DLHPS Brebes: Limbah Diduga Milik PT RUM Jenis B3 dari Pabrik Tekstil

Bintoro merasa penemuan limbah B3 itu mencoreng reputasi PT RUM yang mengelola limbah sesuai prosedur. Dia bakal menyampaikan klarifikasi terkait penemuan limbah B3 saat pertemuan pencemaran Sungai Bengawan Solo yang dihadiri Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di Semarang pada Selasa (3/12/2019).

Segel "PT RUM"

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) belum mau menyimpulkan limbah cair B3 yang dibuang di bantaran Kali Pedes, Dukuh Satir RT 005/RW 009, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes, itu sebagai milik PT RUM.

Limbah B3 Dibuang di Brebes, DLHPS Desak PT RUM Sukoharjo Beri Penjelasan

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLHK Jateng, Tri Astuti, mengatakan masih menelusuri pemilik limbah B3 yang dibuang di bantaran Kali Pedes Brebes itu.

Kita masih menelusuri siapa pemilik limbah itu. Kenapa dibuang di sana? Apa benar punya PT RUM? Apakah mereka selama ini punya kegiatan pengolahan limbah di sana? Selama ini setahu kami tidak ada kegiatan PT RUM di sana, ujar Astuti saat dihubungi Solopos.com, Minggu (1/12/2019).

Limbah B3 Diduga Milik PT RUM Dibuang di Brebes, Begini Sikap DLHK Jateng

Limbah cair B3 yang dibuang di bantaran Kali Pedes, Kutamendala, Brebes, itu ditemukan warga Sabtu (30/11/2019). Limbah berwarna kuning kecokelatan dengan bau sangat menyengat itu mencemari lingkungan dan membuat tanaman di area seluas 50 meter x 25 meter mati.

Dalam penemuan itu warga juga menemukan segel bertuliskan PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo dengan nomor segel 1803425. Limbah itu diduga dibuang oleh orang tak dikenal, Rabu (27/11/2019) di sekitar bantaran Kali Pedes.

katasapa.com

Wapres Tinjau Infrastruktur Pengolahan Air Bersih dan Rumah Pelayanan Gizi

katasapa.com

Batik Meriahkan Penutupan Perayaan 70 Tahun Hubungan Indonesia-AS

katasapa.com

Ketum PP Muhammadiyah: Moderasi Beragama, Bukan Deradikalisasi

katasapa.com

Nadiem Makarim: UN Dihapus Tidak Bikin Siswa Lembek

katasapa.com

Wonder, Aplikasi Tangkal Kekerasan Pada Perempuan

katasapa.com

Video Pohon Tumbang di Karanganom Klaten Timpa Motor dan Tewaskan Bocah

katasapa.com

Karyawati Garuda Indonesia: Ari Askhara Sering Keliling, Minta Nomor HP Pramugari

katasapa.com

Desa Bendo Sragen Anggarkan Rp10 Juta Untuk Beli Tikus Hasil Gropyokan

katasapa.com

2 Psikolog Dampingi ABG Korban Perkosaan Ayah Tiri di Wonogiri

katasapa.com

Driver Ojol Jogja yang Tertipu Order Fiktif Rp423.000 Meninggal Dunia

katasapa.com

Ada ASN Waswas Setelah Mobil Dinas Ditempeli Stiker Antikorupsi

katasapa.com

Jelang Daftar Pilkada Solo, Gibran Rakabuming Sungkem ke Ibunda Jokowi

katasapa.com

Sejarah Hari Ini: 12 Desember 1991, Tsunami Hantam Flores

katasapa.com

Jateng Berlakukan Tanda Tangan Elektronik, Ini Alasannya...

katasapa.com

Senangnya Anak-anak Disabilitas Mengunjungi KRI Teluk Cirebon 543 di Pelabuhan Cirebon

katasapa.com

SamWon Express Hadirkan Menu Baru di Foodalicious CSB Mall

katasapa.com

Pertamina MOR III Salurkan Program Kemitraan Rp 1,2 Milyar di Wilayah Jawa Barat

katasapa.com

Tandang ke Bayer Leverkusen, Juventus Bisa Banyak Kebobolan

katasapa.com

Everton Gerak Cepat Merayu Carlo Ancelotti

katasapa.com

Frank Lampard Prediksi Kelanjutan Karir Carlo Ancelotti

katasapa.com

Arsenal Lawan Everton Kejar Carlo Ancelotti

katasapa.com

Chelsea Janji Tidak Kalap Belanja Pemain Januari

katasapa.com

Manchester City Ditantang Gundogan Segera Bangkit

katasapa.com

Van Dijk Kagum Kualitas Salzburg Lawan Liverpool

katasapa.com

Everton Didesak fans Segera Jerat Ancelotti

katasapa.com

Hasil Persela Lamongan vs PSS Sleman 1-0, Nyaris Tanpa Gol

katasapa.com

Hasil Pusamania Borneo FC vs Persib Bandung 0-1, Sengit Sejak Awal

katasapa.com

Ayu Ting Ting Ketemu Shaheer Sheikh, Ivan Gunawan : Kalau Baju Gue Bisa Nangis, Nangis Dah

katasapa.com

BNN Bongkar Sindikat Penyimpan dan Pengedar Sabu 60 Kg di Medan, Modusnya Baru

katasapa.com

Pamer Foto Bareng Yonna Girls’ Generation, Warganet Puji Kecantikan Dian Sastro