WHO: Pandemi Covid-19 Adalah Krisis Sekali Seabad

kataSAPA.com
masker gratis virus corona pelaku perjalanan sragen sanksi denda tak pakai masker solo

Solopos.com, JAKARTA -- Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan wabah virus corona akan berdampak lama. Katanya pandemi ini akan terasa selama puluhan tahun ke depan.

Kota Solo Masih Zona Merah Covid-19, 6 Kabupaten di Soloraya Zona Oranye & Kuning

"Pandemi ini merupakan krisis kesehatan sekali dalam seabad, yang dampaknya bakal terasa hingga puluhan tahun ke depan," kata Tedros dilansir Reuters, Sabtu (1/8/2020). Tedros mengungkap ini dalam rilis usai saat pertemuan komite darurat WHO.

Pandemi tersebut telah menjangkiti lebih dari 17 juta orang dan menelan lebih dari 670.000 korban jiwa sejak kemunculannya pertama kali dilaporkan di Kota Wuhan, China.

Amerika Serikat, Brazil, Meksiko serta Inggris selama beberapa pekan terakhir sangat terguncang akibat penyakit Covid-19, saat pemerintahan mereka berjuang untuk mendapatkan cara penanganan yang efektif.

Tertinggi Se-Soloraya, Jumlah Kasus Covid-19 di Sukoharjo Kembali Salip Kota Solo

Kondisi ekonomi di berbagai wilayah babak belur akibat pembatasan Covid-19 dan banyak wilayah yang mengkhawatirkan gelombang kedua kemunculan virus corona.

Sementara itu, sekitar lebih dari 150 perusahaan farmasi sedang membuat vaksin. Meski penggunaan pertama vaksin tidak dapat diprediksikan hingga awal 2021, menurut WHO pekan lalu.

Meski pengetahuan tentang virus baru meningkat, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab dan populasi masih rentan, lanjut Tedros.

Vaksin Covid-19

"Hasil awal dari riset serologi [antibodi] menunjukkan gambar yang konsisten: sebagian besar orang di dunia masih rentan terhadap virus ini. Bahkan di daerah yang pernah menjadi wabah parah sekali pun," katanya.

Belasan Karyawan Positif Covid-19, Koperasi di Ngaglik Sleman Ditutup

"Banyak negara yang yakin bahwa mereka yang telah melewati masa tersulit. Kini sedang bergulat dengan wabah virus corona baru. Sejumlah negara yang tidak begitu berdampak. Kini menyaksikan lonjakan kasus maupun kematian."

Pekan ini, WHO melaporkan lonjakan kasus Covid-19 tertinggi sejak awal pandemi. Kasus baru itu mencapai 292.527 per Kamis 30 Juli.

Berdasarkan Situation Report WHO, Sabtu (1/8/2020), WHO berkata angka tersebut merupakan kenaikan tertinggi dalam satu hari. Lebih dari setengah angka baru itu berasal dari wilayah benua Amerika, yakni 171.946 kasus dan tambahan 396 kematian.

Awali Agustus, Sri Mulyani: 6 Warga Klaten Sembuh, 6 Positif Covid-19

Lonjakan kasus corona di Amerika berasal dari Amerika Serikat sebanyak 65.000 kasus dan Brasil dengan 69.000 kasus. Saat ini, AS sudah melakukan 55,3 juta tes berdasarkan data Covid Tracking.

Selanjutnya, kasus baru terbanyak berasal dardi Asia Tengara dengan 60.133 kasus dan 914 kematian. Pada laporan WHO, Asia Tenggara juga mencakup India.

The post WHO: Pandemi Covid-19 Adalah Krisis Sekali Seabad appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Arsene Wenger Pasrah jika Tak Mampu Melatih lagi

katasapa.com

Pascal Struijk Akui Wayne Rooney Sosok yang Cukup Ramah

katasapa.com

Selain oleh Fisioterapis Lazio, Pirlo Juga Pernah Hina Gattuso dengan Sebutan Ini

katasapa.com

Gasperini: Cuma Conte yang Bisa Bikin Inter Saingi Juventus

katasapa.com

FIFA Pasang Badan untuk Kasus Hukum Gianni Infantino

katasapa.com

Beda dengan Arthur, Pjanic Masih Ingin Bersikap Profesional untuk Juventus

katasapa.com

Kabar Duka! Eks Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satia Bagdja, Meninggal Dunia

katasapa.com

Kolo Toure Beberkan Kelemahan Virgil van Dijk

katasapa.com

Remaja 15 Tahun Diizinkan Berlatih dengan Skuat Utama Dortmund

katasapa.com

Skill Pemain Muda Bernilai Miliaran Rupiah yang Diincar AC Milan

katasapa.com

Serie A Jadi Kompetisi Terproduktif Musim Ini, LaLiga Paling Mandul

katasapa.com

Gian Piero Gasperini Buka-bukaan Soal Kondisi Josip Ilicic

katasapa.com

Kepergian Leroy Sane Bikin Ilkay Guendogan Merana

katasapa.com

Lampard Sudah Pasrah Soal Willian

katasapa.com

PKK Kolaborasi Pemkot Parepare Edukasi Masyarakat tentang Covid Hingga Kanker

katasapa.com

Gubernur Sulsel Lepas Tenaga Pendamping Gizi dan Konselor Stunting

katasapa.com

Sekolah “Lumbung dalam Film Selimut Kabut Rongkong

katasapa.com

Pembanguan di Tangsel Diklaim Sudah Dirasakan Masyarakat, Wakil Wali Kota: Bukan Cuma Wacana dan Janji

katasapa.com

Gegara Konten Wawancara dengan Hadi Pranoto, Anji Dipolisikan

katasapa.com

Polda Jabar Turun Tangan Tangani Kasus Arisan Ilegal Kerugian Hingga 3,6 Miliar di Cianjur

katasapa.com

Anji : Ini Adalah Momen untuk Memfilter Teman

katasapa.com

Unggah Video Wanita Masukan Masker ke Celana, Eko Patrio : Hati-hati Guys

katasapa.com

Wanita Berjilbab, Ini 10 Keuntungannya

katasapa.com

Rans Entertainment Ditawar Rp 250 Miliar, Raffi Ahmad Tolak, Tunggu Harga Lebih Tinggi?

katasapa.com

LIPI Siap Tanggulangi Covid-19, Uji Klinis Obat Herbal Sudah Masuk Tahap Akhir

katasapa.com

Didiagnosa Kanker Ovarium Stadium 1C, Feby Febiola Ungkap Kondisi Sebenarnya

katasapa.com

Selama Enam Tahun dan 11 Laga Beruntun, Lakers Selalu Kalah vs Raptors

katasapa.com

Akui Bukan Dokter, Hadi Pranoto: Itu Hanya Panggilan Kesayangan

katasapa.com

Gilang Bukan Semata-mata Fetish Melainkan Parafilia

katasapa.com

Bantah Usul Senjata Api untuk Warga Sipil, Bamsoet: Ngawur!