India Catat Lebih dari 50.000 Kematian Akibat Virus Corona

kataSAPA.com
India, Senin (17/8), melaporkan korban meninggal akibat virus corona telah lebih dari 50 ribu orang, setelah mengukuhkan lebih dari 900 kematian baru dalam satu hari. Negara itu kini menduduki urutan ke-empat di dunia dalam hal kematian akibat Covid-19, di bawah AS, Brazil dan Meksiko. Selandia Baru, negara yang sempat merayakan lebih dari 100 hari tanpa ada penularan virus corona di tengah masyarakat, telah menunda pemilu yang dijadwalkan bulan depan sambil menanggulangi wabah yang merebak kembali di negara itu. PM Jacinda Ardern mengatakan pemilihan nasional kini akan berlangsung pada 17 Oktober, dan tidak akan ada lagi penundaan selanjutnya. Para pejabat Selandia Baru melaporkan sembilan kasus baru padahari Senin (17/8), membuat kasus aktif terkonfirmasi di sana mencapai 78 sementara lokasi utama perebakan wabah, Auckland, masih menjalani PSBB seminggu lagi. Di Korea Selatan, yang juga berhasil dalam mengurangi jumlah kasus baru, para pejabat kesehatan berupaya memperlambat perebakan wabah di sekitar Seoul yang mencakup beberapa gereja sebagai sumber utama penularan. Setelah beberapa bulan mencatat kasus harian baru yang jarang melewati angka 50, para pejabat kesehatan Senin menyatakan ada 197 kasus baru terkukuhkan, setelah mencatat hampir 300 kasus pada hari Minggu (16/8). Jepang, ekonomi terbesar ke-tiga dunia, adalah negara terbaru yang menunjukkan ekonominya terdampak pandemi, yang telah menyebabkan pemerintah negara di berbagai penjuru dunia memberlakukan restriksi-restriksi yang sangat menghambat aktivitas ekonomi. Pemerintah Jepang Senin merilis data yang menunjukkan ekonomi negara itu menyusut dengan laju 27,8 persen per tahun antara April dan Juni. Penurunan itu adalah yang terbesar sejak data pembanding mulai dicatat pada tahun 1980. Di AS, seorang pakar penyakit mengatakan mereka yang terjangkit virus corona dan sembuh mungkin akan kebal dari penyakit itu hingga selama satu tahun. Mantan pejabat Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS Dr. Scott Gottlieb tampil dalam acara televisiCBS Face the National pada hari Minggu (16/8) untuk membahas temuan-temuan baru oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS yang menyatakan pasien yang sembuh dari Covid-19 sudah pasti akan memiliki kekebalan selama tiga bulan. Gottlieb mengatakan, kekebalan itu mungkin bertahan mulai dari enam hingga 12 bulan. Sebagian orang memiliki imunitas lebih lama dan sebagian lagi lebih sebaliknya. Tetapi kabar baiknya adalah mereka tidak akan terjangkit lagi sedikitnya selama tiga bulan dan mungkin lebih lama lagi setelah yang bersangkutan terjangkit, jelas Gottlieb. Tetapi Gottlieb memperingatkan bahwa Covid-19 disebut sebagai virus corona baru karena memang masih banyak yang belum diketahui para dokter mengenai virus tersebut. AS mencatat lebih dari 170 ribu kematian akibat virus corona, terbanyak di dunia. Para pakar di Institute for Health Metrics di University of Washington memprediksi jumlah tersebut akan mencapai 186 ribu pada 1 September dan lebih dari 390 ribu pada 1 Desember. [uh/ab]
katasapa.com

Katalog ALFAMIDI Promo Mingguan Periode 16-31 Agustus 2020

katasapa.com

Katalog TIP TOP PASAR SWALAYAN Promo Mingguan Periode 16-31 Agustus 2020

katasapa.com

Promo ALFAMART TERBARU Katalog Belanja Mingguan periode 16-31 Agustus 2020

katasapa.com

Gudang Mebel Seluas 1.000 Meter Persegi Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Miliar

katasapa.com

Update Covid-19 Klaten: 4 Pasien Baru Sembuh, Tapi Tambah 3 Kasus Baru

katasapa.com

Peringatan Untuk Pendaki Lawu: Ingat, Gunung Bukan Tempat Sampah, Bawa Turun Sampahmu!

katasapa.com

Kecelakaan Klaten: Mobil Diseruduk Bus di Prambanan, 2 Orang Jadi Korban

katasapa.com

Duh, Kasus Covid-19 di DIY Tembus 1.000 Orang

katasapa.com

Wow! VW Kodok Klasik Cuma Jadi Pajangan Jalanan di Klaten

katasapa.com

Pemkab Tegaskan Tempat Wisata di Wonogiri Belum Boleh Dibuka

katasapa.com

Sempat Down, Anggita Harumkan Nama Sragen dengan Juara II Duta Genre Jateng

katasapa.com

GP Austria: Dovizioso Juara, Rossi Hampir Ketiban Motor

katasapa.com

Usai Dilumat Bayern Munchen, Barcelona Dirumorkan Bakal Pecat 2 Orang

katasapa.com

3 Mobil Dan 1 Motor Kecelakaan Di Klaten Utara, Pengendara Honda Revo Terpental dan Luka Parah

katasapa.com

Bupati Juliyatmono: Covid-19 Belum Sebanding dengan Perjuangan Kemerdekaan

katasapa.com

10.000 Dukungan Tambahan Memenuhi Syarat, Bajo Lolos Verifikasi Pilkada Solo?

katasapa.com

Wisata Wonogiri Belum Dibuka, Pemkab Minta Pengelola Siapkan Simulasi Protokol Kesehatan

katasapa.com

Serem! Ini Deretan Penampakan di Rumah Kosong Sudut Jl Selokan Mataram Sleman

katasapa.com

Perbanyak Ibadah di Bulan Dzulhijjah

katasapa.com

Tawangmangu Karanganyar Padat Pengunjung, Kapolsek Hanya Bisa Ingatkan Protokol Kesehatan

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 17 Agustus 1945, Indonesia Merdeka

katasapa.com

Kolaborasi Dengan APTISI, Telkomsel Hadirkan Layanan Internet Murah Untuk 312 Perguruan Tinggi

katasapa.com

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 10 Orang

katasapa.com

Berikan Edukasi Pemasangan AC, A.I.O Store Gelar Pameran di Mall

katasapa.com

Manchester United Kirim Pemain Mudanya ke Werder Bremen

katasapa.com

Ringkasan Berita Transfer Malam Ini: Messi, Milan, Juventus, Chelsea, Atletico

katasapa.com

Diego Godin Ungkap Taktik Yang Harus Dilakukan Inter Untuk Redam Shakhtar

katasapa.com

Juventus Siap Lepas Paulo Dybala, Bintang Barcelona Jadi Gantinya

katasapa.com

Barcelona Akan Tertegun Lihat Murahnya Nilai Starting XI Bayern Munchen

katasapa.com

138 Hari Lagi, Lionel Messi Bisa Mulai Diskusi Transfer Dengan Klub Baru