Ketua Komisi II DPRD Jabar: Kalau Dulu Musuh Penjajah, Kalau Sekarang Perang Melawan Corona

kataSAPA.com

BANDUNG- HUT RI yang ke-75 harus menjadi suntikan semangat untuk terus membangun, meski bumi pertiwi ini tengah digoncang pandemi virus Corona alias SARS-CoV-2 yang menjadi biang penyebab Covid-19.

Demikian ditegaskan Ketua Komisi II DPRD Jabar, Rahmat Hidayat Djati.

Covid-19 jangan mengendurkan semangat kita untuk membangun bangsa. Justru inilah bentuk tantangan kita untuk melakukan perlawanan terhadap virus yang tengah meneror selama ini. Kalau jaman pra kemerdekaan dulu musuhnya adalah penjajah, sekarang ini ya Covid-19, ungkap kader Partai Kebangkitan Bangsa ini, Senin (17/08/2020).

Namun, lanjut dia, tentu ada cara tertentu dalam melawan wabah Covid-19 ini, sesuai dengan pengetahuan serta keahlian masing-masing. Para ahli kesehatan bisa melakukan perlawanan terhadap virus ganas ini dengan ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya.

Bagi masyarakat yang awam terhadap medis, tinggal mengikuti saja dengan disiplin dari para ahli medis bagaimana caranya meminimalisasi penyebaran virus tersebut. Cara yang paling sederhana adalah dengan tetap mengenakan masker, menjaga kebersihan, menghidari kerumunan, dan sejumlah aturan lainnya. Saya kira nilainya sama dalam konteks melawan ancaman Covid-19, tegasnya.

Jika dilihat secara luas, melawan ancaman Covid-19 bukan saja tugas para pakar medis, tetapi tugas semua kalangan dari aparatur pemerintah, para legislator, aparat hukum, teknokrat, dan lainnya. Sebab, pandemi SARS-COV-2 telah mengganggu semua lini kehidupan, terutama pangan.

Maka, pemerintah, para petani dan para ahli pertaniannya sangat dituntut untuk menjaga ketersediaan cadangan pangan ini. Jika lengah sangatlah membahayakan karena dinamika ekonomi kita sudah jelas terganggu, ketahanan pangan juga akan terganggu. Jangan sampai ini terjadi, tegasnya.

Fokus ke masalah ketahanan pangan, lanjut dia, maka perlu adanya perluasan infrastruktur pertanian, juga mempermudah masyarakat terhadap akses usaha serta meningkatkan daya saing produk pangan. Salah satu caranya, dengan meningkatkan kesejahteraan para petani, di mana Pemprov Jabar harus merealisasikan aksi penguatan pangan nasional melalui penguatan koordinasi antar SKPD dalam menangani permasalahan gizi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat jangan abai terhadap Perda Nomor 27 Tahun 2010 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan. Kita sudah punya payung hukumnya untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat. Apalagi di tengah deraan pandemi Covid 19 ini, implementasi Perda tersebut harus benar-benar serius diterapkan, terang Rahmat Toleng, sapaan akrabnya.

Dikatakan, memperjuangkan ketahanan pangan di tengah pandemi ini sama nilainya dengan perjuangan para pahlawan bangsa dalam mengusir penjajah di masa pra kemerdekaan dulu.

Jika kita renungi apa makna dari HUT RI ke-75 ini, adalah bersama-sama memperjuangkan bangsa melawan setiap tantangan yang ada di hadapan kita, pungkas Rahmat.

(arf/pojoksatu)

The post Ketua Komisi II DPRD Jabar: Kalau Dulu Musuh Penjajah, Kalau Sekarang Perang Melawan Corona appeared first on .

sumber: pojoksatu.id
katasapa.com

Katalog ALFAMIDI Promo Mingguan Periode 16-31 Agustus 2020

katasapa.com

Katalog TIP TOP PASAR SWALAYAN Promo Mingguan Periode 16-31 Agustus 2020

katasapa.com

Promo ALFAMART TERBARU Katalog Belanja Mingguan periode 16-31 Agustus 2020

katasapa.com

Gudang Mebel Seluas 1.000 Meter Persegi Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Miliar

katasapa.com

Update Covid-19 Klaten: 4 Pasien Baru Sembuh, Tapi Tambah 3 Kasus Baru

katasapa.com

Peringatan Untuk Pendaki Lawu: Ingat, Gunung Bukan Tempat Sampah, Bawa Turun Sampahmu!

katasapa.com

Kecelakaan Klaten: Mobil Diseruduk Bus di Prambanan, 2 Orang Jadi Korban

katasapa.com

Duh, Kasus Covid-19 di DIY Tembus 1.000 Orang

katasapa.com

Wow! VW Kodok Klasik Cuma Jadi Pajangan Jalanan di Klaten

katasapa.com

Pemkab Tegaskan Tempat Wisata di Wonogiri Belum Boleh Dibuka

katasapa.com

Sempat Down, Anggita Harumkan Nama Sragen dengan Juara II Duta Genre Jateng

katasapa.com

GP Austria: Dovizioso Juara, Rossi Hampir Ketiban Motor

katasapa.com

Usai Dilumat Bayern Munchen, Barcelona Dirumorkan Bakal Pecat 2 Orang

katasapa.com

3 Mobil Dan 1 Motor Kecelakaan Di Klaten Utara, Pengendara Honda Revo Terpental dan Luka Parah

katasapa.com

Bupati Juliyatmono: Covid-19 Belum Sebanding dengan Perjuangan Kemerdekaan

katasapa.com

10.000 Dukungan Tambahan Memenuhi Syarat, Bajo Lolos Verifikasi Pilkada Solo?

katasapa.com

Wisata Wonogiri Belum Dibuka, Pemkab Minta Pengelola Siapkan Simulasi Protokol Kesehatan

katasapa.com

Serem! Ini Deretan Penampakan di Rumah Kosong Sudut Jl Selokan Mataram Sleman

katasapa.com

Perbanyak Ibadah di Bulan Dzulhijjah

katasapa.com

Tawangmangu Karanganyar Padat Pengunjung, Kapolsek Hanya Bisa Ingatkan Protokol Kesehatan

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 17 Agustus 1945, Indonesia Merdeka

katasapa.com

Kolaborasi Dengan APTISI, Telkomsel Hadirkan Layanan Internet Murah Untuk 312 Perguruan Tinggi

katasapa.com

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 10 Orang

katasapa.com

Berikan Edukasi Pemasangan AC, A.I.O Store Gelar Pameran di Mall

katasapa.com

Manchester United Kirim Pemain Mudanya ke Werder Bremen

katasapa.com

Ringkasan Berita Transfer Malam Ini: Messi, Milan, Juventus, Chelsea, Atletico

katasapa.com

Diego Godin Ungkap Taktik Yang Harus Dilakukan Inter Untuk Redam Shakhtar

katasapa.com

Juventus Siap Lepas Paulo Dybala, Bintang Barcelona Jadi Gantinya

katasapa.com

Barcelona Akan Tertegun Lihat Murahnya Nilai Starting XI Bayern Munchen

katasapa.com

138 Hari Lagi, Lionel Messi Bisa Mulai Diskusi Transfer Dengan Klub Baru