DPR RI Minta BPIH Tahun 1441H/2020M Tidak Naik

kataSAPA.com

Bogor (PHU) Panitia Kerja (Panja) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Komisi VIII DPR RI Meminta Kementerian Agama dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk mengkaji ulang agar BPIH tidak mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp35.235.602,- dan Besaran Living Cost sebesar SAR 1.500 dan diserahkan kepada jemaah haji dalam mata uang Saudi Arabia Riyal (SAR).

Hal iti tertuang dalam kesimpulan Rapat Konsinyering Panja Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) dengan Komisi VIII DPR RI dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di wisma DPR RI Cisarua-Bogor. Rabu (15/01).

"Kemenag dan BPKH diminta untuk mengkaji kembali agar BPIH tidak mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya," kata Ketua Panja BPIH Marwan Dasopang.

Rapat ini akan membahas masukan atas Komponen Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1441 H/2020M.

Selain mengusulkan agar BPIH tidak mengalami kenaikan, Panja Komisi VIII DPR yang dipimpin oleh Marwan Dasopang ini juga meminta Panja BPIH Kementerian Agama RI untuk melakukan penyisiran seluruh komponen BPIH yang bersumber dari Dana Nilai Manfaat dan Dana Efisiensi yang dapat dilakukan efisiensi serta hasilnya disampaikan pada rapat selanjutnya.

"Sebagai bahan rapat selanjutnya, kami minta Kemenag dapat menyisir kembali seluruh komponen BPIH yang bersumber dari Dana Nilai Manfaat dan Dana Efisiensi yang dapat dilakukan efisiensi," lanjutnya.

Usulan ketiga, kata Marwan adalah Panja Komisi VIII DPR menyetujui BPKH untuk melakukan pengadaan valas dengan harga terbaik.

Dan keempat, Panja BPIH Komisi VIII DPR RI meminta Pemerintah untuk membuka kesempatan kepada maskapai penerbangan lainnya dalam pelayanan ibadah haji Tahun 1441 H/2020 M.

"Kita juga meminta pemerintah untuk membuka kesempatan kepada maskapai penerbangan lain dalam pelayanan ibadah haji tahun ini," ujarnya.

Panja kali ini merupakan kelanjutan dari rapat-rapat yang dilakukan pada tahun 2019 lalu untuk menyamakan persepsi terkait BPIH yang diharapkan bisa tetap mengakomodir kebutuhan jemaah dengan tidak membebankan biaya lebih besar biaya kepada Jemaah.

Sementara itu Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar menjelaskan usulan besaran BPIH Tahun 1441H/2020M disusun mengacu kepada UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, Taklimatul Hajj Pemerintah Arab Saudi dan Sistem Elektronik Haji (e-hajj).

Selain itu, kata Nizar, kebijakan usulan BPIH tahun 1441 H/2020 M ini juga mengacu pada masukan-masukan hasil pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun-tahun sebelumnya oleh lembaga pengawas baik pengawas internal maupun eksternal.

Selain mempertimbangakan kondisi beban pada nilai manfaat, dana efisiensi, dan sumber lain yang sah yang begitu besar. Kemenag juga akan mempersiapkan usulan alternatif besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan besaran beban nilai manfaat, dana efisiensi, dan sumber lain yang sah yang begitu besar tahun 1441H/2020M ini.

"Usulan alternatif ini kami susun dengan mempertimbangkan perubahan nilai tukar rupiah terhadap USD, jumlah kuota dan kloter, serta perubahan biaya penerbangan haji," ujarnya.

Pihaknya juga berharap DPR untuk segera menetapkan BPIH tahun 1441H/2020M ini, sehingga pemerintah dapat segera melakukan berbagai persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

"Kami mengharapkan agar Komisi VIII DPR RI dapat segera menetapkan BPIH tahun 1441H/2020M ini, sehingga pemerintah dapat segera melakukan berbagai persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini," tandasnya.(nit/ha)

katasapa.com

CGV Promo Diskon 50% & Cashback 40% Setiap Pembelian Tiket Pake GO-PAY di Aplikasi CGV

katasapa.com

DAN+DAN CHINESE NEW YEAR SALE – Harga Spesial untuk Produk Lip Cream / Lip tint Pilihan

katasapa.com

Tepergok Culik Anak dan Rampas Motor, Pria Sukoharjo Dihajar Massa di Solo

katasapa.com

Karyawati Perusahaan Katering Asal DIY Tertangkap Jual Obat Keras di Wonogiri

katasapa.com

Panitia Ajak Masyarakat Soloraya Tampilkan Potensi Daerah Di Muktamar Muhammadiyah

katasapa.com

Ratusan Goweser Tempuh Sragen-UMS Sosialisasikan Muktamar Muhammadiyah

katasapa.com

Pemkab Klaten Siapkan 500 Laptop untuk Ujian CPNS 2019

katasapa.com

Dampak Virus Corona, Penerbangan Tiongkok-Solo Diusulkan Ditutup

katasapa.com

Badan Geologi Bandung Kaji Tanah Ambles di Manyaran Wonogiri

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 27 Januari 2011, Revolusi Yaman Pecah

katasapa.com

Radja Nainggolan Khianati Inter, Cetak Gol Gagalkan Tiga Poin Nerazzurri

katasapa.com

Barcelona dan AS Roma Sepakati Transfer Carles Perez

katasapa.com

Manchester City Cuma Menang Empat Gol Meski Unggul Pemain

katasapa.com

Setan Merah Berlaku Kejam, Enam Gol dari Enam Pemain Berbeda

katasapa.com

Honda ADV150 dan Honda PCX 150 Jelajahi Jabar Bersama Legenda Persib

katasapa.com

Soal Skema Upah Buruh per Jam, Begini Tanggapan Indef

katasapa.com

Persakmi Selayar Gelar Muscab dengan Agenda Pemilihan Pengurus Periode 2020-2024

katasapa.com

CIP Bakal Laporkan Sabar Jaya Pratama ke Kejati, Ini Alasannya

katasapa.com

Bukan Barcelona, Arsenal Mulai Ketakutan karena Aubameyang Didekati Klub Raksasa Ini

katasapa.com

Bangun Sport City BJ Habibie, Wali Kota Taufan Ingin Parepare Jadi Kiblat Olahraga Sulsel

katasapa.com

Diskusi JPPR Sulbar, Politik Uang dan Hoax Masih Jadi Ancaman di Pilkada Serentak 2020

katasapa.com

Imbang Lawan Cagliari, Inter 3 Laga tanpa Kemenangan

katasapa.com

Puasnya Gelandang Berdarah Batak Bobol Inter: Mereka Perlakukan Saya Seperti Mainan!

katasapa.com

Bairus Salim, Cetuskan Metode Hafalan Alquran Mudah untuk Dewasa

katasapa.com

Nur-Sultan dan Almaty: Tinggalkan Masa Lalu di Kota Baru

katasapa.com

Buntut OTT PAW Fraksi PDIP, 1 Penyidik dan 1 Jaksa Dikabarkan Ditarik

katasapa.com

Penajam Paser Utara Masih Timpang, tapi Potensial Berkembang

katasapa.com

Kuala Lumpur Tak Pernah Tidur, Putrajaya Menenangkan

katasapa.com

5.391 Peserta CPNS Pemprov Sulsel Ikuti SKD Mulai 28 Januari

katasapa.com

KPK Ancam Jemput Paksa Mantan Sekretaris MA Nurhadi