Oknum Guru Ditengarai Cabuli Sejumlah Murid, Besok Sidangnya Berlanjut

kataSAPA.com

MAROS Sidang kasus dugaan pencabulan siswi di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Mallawa Kabupaten Maros kembali dijadwalkan.

Jika tak ada aral melintang, kasus dugaan pencabulan yang mendudukkan seorang oknum guru, Rudi Samola (60) diagendakan pada Kamis, 23 Januari 2020, di Pengadilan Negeri Maros Jalan Ratulangi.

Kasus dugaan pencabulan ini tengah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Maros sejak Desember 2019.

Di mana sesuai jadwal, agenda sidang hari ini mendengarkan keterangan ahli.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Maros, Mona Lasisca mengatakan kasus dugaan pencabulan terhadap anak didik ini telah bergulir sejak Desember lalu di Pengadilan Negeri Maros.

Sidang kasus dugaan pencabulan ini kata dia, telah digelar selama 8 kali dan telah masuk pada pemeriksaan ahli.

Rencananya besok (hari ini, red) agenda sidangnya pemeriksaan ahli dari dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang Maros, katanya.

Dia mengatakan agenda pemanggilan ahli dalam persidangan ini sudah dua kali dilakukan, namun tak pernah hadir.

Jadi ahli yang akan kita dihadirkan ini sudah dua kali dipanggil ke pengadilan. Tapi tidak pernah datang memenuhi panggilan.Makanya kita agendakan kembali untuk hadir hari Kamis, 23 Januari, ungkapnya.

Namun lanjutnya, jika ahli kembali tidak memenuhi panggilan, maka akan dilakukan pemanggilan paksa.

Kalau masih tidak hadir maka sesuai arahan dari hakim akan kami panggil paksa, sebutnya

Selama persidangan bergulir, kata dia, sudah ada sepuluh orang saksi yang dihadirkan. Mereka yakni korban yang merupakan siswi kelas 3 SD saat itu sebanyak enam orang, dua orang siswa laki-laki yang ada saat kejadian, kepala sekolah dan salah satu orang tua siswa.

Selama persidangan, fakta yang terungkap, korban yang dicabuli merupakan siswi kelas 3 yang tak lain anak wali kelasnya dan rata-rata berusia 10 tahun.

Ironisnya lagi siswi yang dicabuli oleh terdakwa di dalam ruang kelas di depan para siswa setelah diancam.

Bahkan dari kesaksian korban beberapa ada yang hanya diraba-raba saja namun ada juga yang sampai memasukkan alat vital.

Kalau berdasarkan kesaksian korban ya, itu mereka dipanggil ke depan satu-satu, lalu disuruh buka rok. Ada yang hanya dipegang, tapi ada satu yang mengaku sampai dibegitukan. Dan itu dilakukan di ruang kelas di depan murid lain, ungkapnya.

Sebelum melancarkan aksinya siswa laki-laki dipinjami Handphone sehingga mereka sibuk menonton. Kemudian terdakwa memanggil satu persatu korbannya dan saat ia mencabuli korban, tidak bisa dilihat langsung oleh murid lain karena terhalang oleh meja yang ditata sedemikian rupa.

Sebelum melancarkan aksinya ini, murid laki-laki sengaja dipinjamkan HP menonton youtube untuk mengalihkan perhatian. Kemudian terdakwa melakukan aksinya. Bahkan aksinya tidak kelihatan karena tertutup meja, jelasnya.

Bahkan untuk memuluskan aksinya, terdakwa mengancam korban dengan tidak naik kelas hingga diberi nilai jelek.

Sekadar diketahui, pencabulan ini diperkirakan terjadi Agustus 2018 lalu. Namun, baru mulai ditangani oleh penyidik Polres Maros pada pertengahan 2019.

Ironisnya meski sudah jadi tersangka saat itu, oknum guru ini tidak ditahan dan masih tetap mengajar. Bahkan, kasus ini pun tidak pernah dirilis oleh Polisi. (rin)

sumber: fajar.co.id
katasapa.com

Menanti Duet Pogba dan Fernandes di Manchester United

katasapa.com

Conte Sebut Lautaro Martinez Tak Tergoda dengan Barcelona

katasapa.com

Christian Vieri: Inter Milan Jangan Lupakan Jasa Spalletti

katasapa.com

Pulih Cedera, Zidane Tak Mau Buru-Buru Mainkan Hazard

katasapa.com

Semifinal Piala Gubernur Jatim Tanpa Penonton, Finalnya Bagaimana?

katasapa.com

Resep Jitu Garuda Select Saat Hadapi Pemain Berpostur Besar

katasapa.com

Hasil Juventus vs Brescia: Gol ke-150 Paulo Dybala

katasapa.com

Hasil Aston Villa vs Tottenham: Rekor Son Harumkan Nama Asia

katasapa.com

Hasil Koeln vs Bayern Muenchen: Leipzig Cuma Numpang Lewat di Puncak

katasapa.com

Christian Eriksen Masih Harus Berjuang demi Tempat Utama

katasapa.com

Gol Indah Eks Pemain Manchester United Benamkan Klub Witan Sulaiman

katasapa.com

11 Gosip Transfer Hari Ini: Strategi Juve Pulangkan Pogba, Duo Manchester Siap-siap Ganti Nakhoda

katasapa.com

Mobil Wuling Terbakar Bermula dari AC, Padahal Masih Baru

katasapa.com

Sambut Hari Kasih Sayang, DAM Ajak Pengguna Honda BeAT Series Nonton Bareng dan Keliling Kota Bandung

katasapa.com

Giliran DPP PPP Berikan Rekomendasi ke Pasangan Adnan-Kio

katasapa.com

Taufan Pawe Tantang PGMI Berkontribusi Majukan Parepare

katasapa.com

Kapolres Parepare Tanggapi Dugaan Penipuan Modus Investasi

katasapa.com

Merangkul Pinggang Cewek Saat Siaran, Hotman Paris Show Disanksi KPI

katasapa.com

Pengakuan Para Korban Pelecehan Makin Banyak, Dedy Susanto Ajak Revina Bertarung di Pengadilan

katasapa.com

Syahrini Jadi Bulan-bulanan Gegara Dituding Sindir Luna Maya, Rio Motret Akhirnya Turun Tangan

katasapa.com

Pilwalkot Tangsel, Gerindra Sudah Bersiap: Putri KH Ma’ruf Amin Kami Nilai Paling Serius

katasapa.com

Puluhan Ribu Warga Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Barru

katasapa.com

Chat Mesum Diumar Revina VT, Dedy Susanto: Sudah Kebangetan Fitnahnya

katasapa.com

Hotman Paris Tak Percaya Dua Gerakan di Video Ini yang Bikin Tayangannya Disemprot KPI

katasapa.com

Jamride, Transportasi Online Pertama di Penajam Pasar Utara

katasapa.com

Hasilkan Empat Rekomendasi, Pertemuan IIFP Resmi ke-4 Ditutup

katasapa.com

Kereta Api Belum Ada, Jembatan dan Terowongan Sudah Tersedia

katasapa.com

25 Prajurit TNI AU Selesaikan Misi di Natuna, Istri: Alhamdulillah

katasapa.com

Liverpool Akan Kunci Gelar Tercepat di Eropa, Liga Lain?

katasapa.com

Horee, Pemkot Madiun Buka 25 Kelas Pelatihan Keterampilan