Demokrat Tuding Trump Salahgunakan Wewenang Presiden

kataSAPA.com
Para manajer pemakzulan yang mewakili fraksi Demokrat di DPR mengatakan kepada para senator, Kamis (23/1), Presiden Donald Trump seringkali dan secara terang-terangan melanggar wewenang kepresidenannya. Menurut mereka, tindakan-tindakan Trump secara jelas memenuhi standar kejahatan atau pelanggaran hukum tingkat tinggi yang tercantum dalam konstitusi sehingga perlu dihentikan dari jabatannya. Pada hari kedua dari tiga hari penyampaian argumen, para manajer pemakzulan mengatakan, tindakan Trump menahan bantuan militer AS untuk Ukraina demi kepentingan politik pribadi merupakan pelanggaran paling buruk yang mungkin dilakukan presiden. Hari ketiga sidang pemakzulan berfokus pada sebuah argumen penting: presiden tidak berada di atas hukum. Konstitusi bukanlah pakta bunuh diri. Konstitusi tidak mengharuskan kita memiliki presiden yang menyalahgunakan wewenang dengan cara-cara yang tidak terlihat, yang mengancam keamanan dan demokrasi kita, kata salah seorang manajer pemakzulan, Jerrold Nadler. Nadler terkesan mengubah nada bicaranya sewaktu menjabarkan tudingannya. Ia sepertinya mematuhi anjuran Hakim Ketua Mahkamah Agung John Roberts yang sebelumnya memperingatkan kedua belah pihak untuk berbicara dalam nada yang lebih santun, bukan bermusuhan. Menurut John Malcolm dari Heritage Foundation, suasana yang lebih tenang setelah debat yang kadang berlangsung sengit menunjukkan betapa berbedanya kedua belah pihak memandang pemakzuklan. Pemakzulan adalah penyelesaian dramatis. Ini artianya menghentikan seorang presiden dari jabatannya karena ia seorang kriminal atau melakukan pelanggaran berat sehingga kita, sebagai bangsa, tidak bisa membiarkannya menjabat posisi itu. Akan sungguh memalukan bila penyelesaian dramatis ini tiba-tiba menjadi alat politik partisan dan digunakan untuk menjatuhkan presiden yang kebijakan-kebijakan dan kepribadiannya tidak kita sukai, kata John Malcolm. Namun fraksi Demokrat mengatakan, kasus mereka sangat kuat sehingga tim pembela presiden, sewaktu menyampaikan argumen pembelaannya, mulai Sabtu, kemungkinan akan sulit menandinginya. Para manajer pemakzulan DPR menempatkan standar yang sangat tinggi untuk bisa ditandingi tim pembela presiden. Pada saat ini, saya tidak yakin bagaimana tm pembela presiden, yang tidak siap, bingung dan cenderung menggunakan teori-teori konspirasi, akan bisa membantahnya, jelasChuck Schumer, pemimpin minoritas Senat. Fraksi Demokrat mengatakan, salah satu teori konspirasi, menyangkut tindakan-tindakan mantan Wakil Presiden Joe Biden di Ukraina, tidak memerlukan kesaksiannya di pengadilan. Sylvia Garcia, seorang manjer pemakzulan lainnya, mengatakan,Wakil Presiden Biden mematuhi kebijakan resmi AS. Ia melalui saluran-saluran resmi untuk memecat jaksa yang korup. Dan dia melakukan itu dengan dukungan sekutu-sekutu kita. Ini kebalikan dari yang dilakukan Presiden Trump. Ia mendesak Ukraina untuk melakukan penyelidikan tanpa alasan, tanpa persetujuan siapapun. Itu bukan kebijakan AS, dan hanya menguntungkan dirinya. Namun menurut fraksi Republik, mengangkat masalah mengenai saingan pemilu presiden 2020 dan keterlibatan putranya di perusahaan gas Burisma di Ukraina, merupakan kesalahan strategis. Senator Josh Haley dari Partai Republik mengatakan, Saya sangat terkejut bahwa mereka memilih Hunter Biden sebagai fokus presentasi mereka. Bagi saya, kalau kita ingin memanggil saksi, saya kira kini jelas kita harus memanggil Hunter Biden, dan kemungkinan juga Joe Biden. Sekutu-sekutu Trump mengatakan, tindakan Trump di Ukraina tidak pantas diimbali pemakzulan, melainkan sorak-sorai. Senator Lindsey Graham mengatakan, Mereka membuat argumentasi bahwa tindakan Donald Trump membekukan sementara bantuan meruntuhkan militer Ukraian dan mengakibatkan orang-orang mati. Jauh dari kebenaran. Mereka mendapatkan bantuan lebuh banyak dari pemerintahan Trump daripada dari pemerintahan Obama. Pada penyampaian argumen hari terakhir, Jumat (24/1), fraksi Demokrat akan menyoroti pasal kedua pemakzulan, menuduh Trump menghalangi usaha Kongres untuk menyelidikinya. [ab/lt]
katasapa.com

Berbagi Bahagia di Kampung Muka

katasapa.com

Martin Braithwaite Dipuji Fans Beri Dampak Besar pada Barcelona

katasapa.com

Arturo Vidal Sukses Hidupkan Barcelona.. Sebagai Winger!

katasapa.com

Barcelona Jalani Tes Coronavirus Setibanya di Napoli

katasapa.com

Hasil Genoa vs Lazio Skor 2-3, Si Elang Harus Menang Susah Payah

katasapa.com

Real Madrid Tanpa Eden Hazard dalam Rentetan Laga Ini

katasapa.com

Tiga Gol yang Bikin Jengkel Watford Bawa Manchester United Menang

katasapa.com

Liverpool Lanjutkan Pertarungan Kontra Empat Tim Lemah

katasapa.com

Barcelona Bawa Martin Braithwaite ke Napoli

katasapa.com

Ngeri! Dua Truk Tabrakan Timpa Odong-odong, Belasan Anak Jadi Korban, 1 Tewas di Tempat

katasapa.com

Dikhianati Asistennya, Dewi Perssik : Lebih Pelihara Kucing daripada Orang Enggak Tahu Diri

katasapa.com

Bukti Cinta

katasapa.com

Unggah Wajah Lucunya, Ayu Ting Ting Dipuji Aktor Turki yang Sempat Dikabarkan Dekat Dengannya

katasapa.com

Rebutan Kursi, Emak-emak Hajar Cewek di KRL, Nangis Dijambak dan Ditampar

katasapa.com

Begini Kronologis Kecelakaan Maut Dua Truk Hingga Seruduk Odong-odong di Binjai

katasapa.com

Daftar Korban Penumpang Odong-odong yang Ditimpa Usai Dua Truk Tabrakan

katasapa.com

Insiden Ratusan Anggota Pramuka Hanyut di Sungai, Mahfud MD Minta Jangan Takut Berkegiatan Lagi, tapi…

katasapa.com

Sandhy Sondoro Dilaporkan Gara-gara Sebut Monster Berhijab Ngamuk di KRL

katasapa.com

Sopir Truk Maut Penabrak Odong-odong di Binjai Ditetapkan Tersangka

katasapa.com

Pemerintah Bakal Perluas Target Cukai pada Sektor Industri

katasapa.com

Foto di dalam Pabrik Narkoba di Bandung, Benar-benar Pabrik

katasapa.com

Putra Dharmawangsa Buka Asa Melaju dari Pool A

katasapa.com

Transportasi Publik di Kazakhstan Yang Online Bisa, Yang Nebeng Ada

katasapa.com

Greysia/Apriyani Juara Barcelona Spain Masters 2020 Setelah Bertarung 95 Menit

katasapa.com

Di Ruang Karaoke yang Gelap, Siswi Digilir Libatkan Karyawan Wak Genk

katasapa.com

MU Gasak Watford, Dua Pemain Dipuji Solskjaer

katasapa.com

Warga Jabodetabek Diimbau Waspada Menghadapi Potensi Hujan Ekstrem

katasapa.com

Tragedi Susur Sungai: Rencana Ulang Tahun Berakhir Duka

katasapa.com

BATIK DANARHADI PAYDAY SALE – DISCOUNT 20% + 02%

katasapa.com

Pakar: Mirip Orde Baru, Omnibus Law Anggap Pers Penghambat Investasi