Terjawab, Ini Penyebab Tanah Ambles di Bero Manyaran Wonogiri

kataSAPA.com

Solopos.com, WONOGIRI -- Teka-teki penyebab tanah ambles atau sinkhole di Jetis Kidul RT 002/RW 002, Bero, Manyaran, Wonogiri, Sabtu (18/12/2019) pagi lalu terjawab sudah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri telah menerima surat hasil kajian Badan Geologi bernomor 243/45/BGL.V/2020 tentang Laporan Pemeriksaan Tanah Amblas di Desa Bero, tertanggal 7 Februari 2020, Selasa (11/2/2020) siang.

Pada pokoknya, Badan Geologi menyatakan tanah ambles disebabkan proses pelarutan batu gamping di dalam tanah oleh air. Pelarutan kian intensif seiring meningkatnya volume air yang mengalir melalui rongga.

Terlebih, tanah bersifat porous atau banyak pori-pori sehingga menyerap air dengan cepat. Batu gamping yang larut dan tingginya aliran air membuat rongga semakin besar hingga akhirnya tanah di atasnya ambles.

Bocah 3 Tahun Asal Jatinom Klaten Nyaris Diculik Saat Main di Depan Rumah

Catatan Solopos.com, tanah ambles itu terjadi di sawah milik Sri Widodo dan Mursinah, warga Jetis Kidul RT 002/RW 002, Bero, Manyaran, Wonogiri, Sabtu (18/12/2019). Fenomena alam itu membuat warga setempat geger.

Mereka berkerumun di sekitar lokasi untuk melihat kondisi tanah tersebut. Petugas melarang mereka mendekat. Area tanah yang ambles berbentuk oval dengan panjang 17,2 meter, lebar 7,2 meter, dan kedalaman 16 meter.

Di sekitar lokasi terdapat puluhan lubang kecil. Peristiwa itu juga membuat retakan tanah ke arah permukiman yang berjarak lebih kurang 50 meter dari lokasi. Bahkan, retakan melewati 11 unit rumah.

Pengamat: Fit & Proper Test Cuma Formalitas, Gibran-Purnomo Sudah Jadi

Tidak ada pihak yang mengetahui penyebabnya. Hal itu membuat warga berspekulasi. Tak sedikit warga yang berpendapat sinkhole terjadi akibat air yang tersimpan di dalam tanah terus disedot oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Pendapat itu diperkuat adanya instalasi penyedot air 200 meter dari lokasi. Asumsi itu malah membuat warga kian resah.

Untuk menjawab keresahan itu, BPBD Wonogiri meminta Badan Geologi Bandung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk meneliti fenomena itu. Tim geolog datang ke lokasi, Jumat (24/1/2020) lalu.

JLK Wonogiri Belum Siap Dilewati Kendaraan Berat, Ini Sebabnya

Sambil menunggu, tim BPBD, pemerintah desa, dan kecamatan memberi pemahaman kepada warga supaya tak berasumsi macam-macam sebelum hasil resmi kajian Badan Geologi keluar. Mereka juga intensif mengecek lokasi untuk memastikan tidak ada warga yang beraktivitas di sekitar lubang.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, bergegas menginformasikannya kepada Kepala Desa (Kades) Bero Roh Edy Wibowo dan Camat Manyaran Purwadi Hardo Saputro. Dia melakukannya supaya kedua tokoh itu bisa langsung menyosialisasikannya untuk menjawab keresahan warga.

Intinya, tanah ambles karena di bawah tanah ada batu gamping yang larut akibat air. Lalu terbentuk rongga, kemudian tanah di atasnya ambles. Jadi, tanah ambles bukan karena air di dalam tanah disedot PDAM, ucap Bambang.

Pilkada Solo: Tak Dipanggil Fit & Proper Test di DPP PDIP, Calon Lain Masih Pede

Selanjutnya, Pemdes Bero harus mengantisipasi agar peristiwa tanah ambles tidak terjadi lagi. Menurut Bambang, kuncinya pada pengalihan aliran air supaya tak masuk ke lubang.

BPBD dan warga setempat sudah membuat drainase sederhana untuk mengalihkan aliran air hujan. Namun, sesuai rekomendasi Badan Geologi, saluran harus dibuat kedap air.

The post Terjawab, Ini Penyebab Tanah Ambles di Bero Manyaran Wonogiri appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Jelang Liga 1 2020: Arema FC, Salah Satu Kandidat Juara

katasapa.com

Edinson Cavani Cetak Gol Bersejarah Saat PSG Lawan Bordeaux

katasapa.com

Dukungan Morel PSG untuk Cina dalam Hadapi Virus Corona

katasapa.com

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Bakal Main Setim, Semua Berkat David Beckham

katasapa.com

Ini Gol Terbaik Edinson Cavani Selama Memperkuat PSG

katasapa.com

Robin Gosens Tak Sabar Tunggu Panggilan Timnas Jerman

katasapa.com

Egy Maulana Vikri Masuk DSP, Lechia Gdansk Kalah, Suporter Berulah

katasapa.com

Kapolri: Saya Perintahkan Semua Kapolda Dukung Bhayangkara FC

katasapa.com

Persija Main Keras, Pelatih Geylang Geleng-Geleng

katasapa.com

Ini Daftar Pemain Bertabur Bintang Bhayangkara FC di Liga 1 2020

katasapa.com

BREAKING! Liga 1 Sepekan Lagi, Eduardo Perez dan PSS Resmi Bercerai

katasapa.com

Jelang Liga 1 2020, Berharap Skuat Bintang Persija Tak Antiklimaks

katasapa.com

Grealish Bangga Jadi Incaran Liverpool, Tapi…

katasapa.com

Geoffrey Castillion dan Wander Luiz Dapat Restu Tinggalkan Skuat Persib

katasapa.com

Phil Foden Ingin Selama Mungkin Bertahan di City

katasapa.com

Prediksi Chelsea vs Bayern Munich

katasapa.com

Mantan Bos Hoffenheim Ungkap Kekurangan Firmino

katasapa.com

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Hal yang Mencuri Perhatian Saat Launching Persija

katasapa.com

Mesin Gol Jerman Ingin Dilatih Jurgen Klopp

katasapa.com

Wenger Tak Ikhlas Liverpool Samai Prestasi Invincibles Arsenal

katasapa.com

Kronologi Pengunduran Diri Eduardo Perez dari Kursi Kepelatihan PSS Sleman

katasapa.com

Dapat Pujian dari Messi, Lautaro Martinez Diminta Jaga Fokus

katasapa.com

Ketum PSSI: Agenda Kepolisian Takkan Ganggu Jalannya Liga 1

katasapa.com

Bahaya Merusak Otak, Alasan Menyundul Bola Mulai Dilarang di Sepak Bola

katasapa.com

Dihantui Virus Corona, Laga Juventus vs Inter Tanpa Penonton?

katasapa.com

Matuidi Tak Punya Rencana Tinggalkan Juventus

katasapa.com

Guardiola: City Harus Seperti Madrid

katasapa.com

Kepala Desa Diharapkan Mampu Ubah Pola Pikir Masyarakat

katasapa.com

Pemprov Sulsel Target Jadi Provinsi Layak Anak Tahun Ini

katasapa.com

Ratusan Pil Diduga Narkoba Diamankan di Bandung, Ini Lokasi Tujuan Pengiriman