Kelompok Pertama Warga AS Yang Diungsikan dari Wuhan, Bebas dari Karantina

kataSAPA.com
Masa karantina 14 hari telah berakhir bagi 195 warga Amerika yang diungsikan keluar Wuhan. Mereka adalah kelompok pertama yang diterbangkan ke AS dari pusat penyebaran virus korona di China itu. Setelah berakhirnya karantina ini, mereka dapat kembali ke rumah masing-masing. Tetapi virus korona terus menyebar dan pekan ini lebih dari 400 ilmuwan dari seluruh dunia akan membahas isu tersebut pada pertemuan yang diselenggarakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa. Mereka akan meninjau cara-cara untuk mempercepat tes keberadaan virus ini, penyediaan obat dan vaksinnya, untuk membantu membendung penyebaran virus baru tersebut. Juga hari Selasa (12/2), WHO resmi menyebut virus tersebut sebagai COVID-19 (Corona Virus Disease 19). Nama baru telah ditetapkan bagi virus korona yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari seribu orang dan menulari lebih dari 43 ribu orang di berbagai penjuru dunia, kebanyakan di China. Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengemukakan, "Menetapkan nama penting untuk mencegah penggunaan nama lain yang tidak akurat atau menstigmatisasi. Virus korona kini disebut dengan COVID19. WHO menyatakan memilih nama yang tidak mengacu secara spesifik suatu lokasi geografis, hewan, satu orang atau sekelompok orang. Sementara pasien baru yang terjangkit virus itu dikukuhkan di China dan tempat-tempat lain, masyarakat global menghadapi masa sulit untuk menghadang penyebaran virus tersebut, meskipun Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular AS (CDC) menyatakan situasinya berbeda di AS. "Tiga belas kasus yang dikukuhkan; hanya dua yang tertular di AS karena mereka pada dasarnya adalah mitra orang yang terinfeksi di Wuhan. Tindakan agresif kami dalam strategi perjalanan dan perbatasan serta investigasi kami dengan menelusuri kontak, dirilisnya hasil tes laboratorium, dukungan bagi penerbangan untuk memulangkan warga, telah memperlambat kedatangan virus ini, kataDr. Anne Shuchat dari CDC. Hari Selasa, kelompok pertama warga Amerika yang dikarantina 14 hari sebelumnya setelah mereka dievakuasi dari Wuhan, mendapat kabar baik. Laksamana Muda Dr Nancy Knight dari CDC menjelaskan, "Keseluruh 195 pengungsi ini telah menuntaskan masa karantina mereka. Mereka telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan akhir pagi ini, yang mencakup pemeriksaan gejala-gejala dan suhu tubuh mereka. Mereka dianggap aman untuk kembali ke tengah-tengah komunitas mereka. Ini adalah perayaan besar untuk kita semua di sini, di March Air Reserve Base. Tetapi masih ada kabar lainnya yang tidak terlalu baik. Dr Anne Schuchat dari CDC mengemukakan, "Kasus pertama dideteksi di California pada seseorang yang merupakan bagian dari kelompok lain yang dipulangkan dari Wuhan, dari penerbangan dengan pesawat carteran berikutnya. Orang itu sedang dirawat di California dan ia adalah pasien ke-13 yang terjadi di enam negara bagian berbeda. Hampir 400 kasus telah dikonfirmasi di 20-an negara dan teritori di luar China daratan, dengan dua kematian: satu di Hong Kong dan satu lagi di Filipina. [uh/ab]
katasapa.com

Jelang Liga 1 2020: Arema FC, Salah Satu Kandidat Juara

katasapa.com

Edinson Cavani Cetak Gol Bersejarah Saat PSG Lawan Bordeaux

katasapa.com

Dukungan Morel PSG untuk Cina dalam Hadapi Virus Corona

katasapa.com

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Bakal Main Setim, Semua Berkat David Beckham

katasapa.com

Ini Gol Terbaik Edinson Cavani Selama Memperkuat PSG

katasapa.com

Robin Gosens Tak Sabar Tunggu Panggilan Timnas Jerman

katasapa.com

Egy Maulana Vikri Masuk DSP, Lechia Gdansk Kalah, Suporter Berulah

katasapa.com

Kapolri: Saya Perintahkan Semua Kapolda Dukung Bhayangkara FC

katasapa.com

Persija Main Keras, Pelatih Geylang Geleng-Geleng

katasapa.com

Ini Daftar Pemain Bertabur Bintang Bhayangkara FC di Liga 1 2020

katasapa.com

BREAKING! Liga 1 Sepekan Lagi, Eduardo Perez dan PSS Resmi Bercerai

katasapa.com

Jelang Liga 1 2020, Berharap Skuat Bintang Persija Tak Antiklimaks

katasapa.com

Grealish Bangga Jadi Incaran Liverpool, Tapi…

katasapa.com

Geoffrey Castillion dan Wander Luiz Dapat Restu Tinggalkan Skuat Persib

katasapa.com

Phil Foden Ingin Selama Mungkin Bertahan di City

katasapa.com

Prediksi Chelsea vs Bayern Munich

katasapa.com

Mantan Bos Hoffenheim Ungkap Kekurangan Firmino

katasapa.com

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Hal yang Mencuri Perhatian Saat Launching Persija

katasapa.com

Mesin Gol Jerman Ingin Dilatih Jurgen Klopp

katasapa.com

Wenger Tak Ikhlas Liverpool Samai Prestasi Invincibles Arsenal

katasapa.com

Kronologi Pengunduran Diri Eduardo Perez dari Kursi Kepelatihan PSS Sleman

katasapa.com

Dapat Pujian dari Messi, Lautaro Martinez Diminta Jaga Fokus

katasapa.com

Ketum PSSI: Agenda Kepolisian Takkan Ganggu Jalannya Liga 1

katasapa.com

Bahaya Merusak Otak, Alasan Menyundul Bola Mulai Dilarang di Sepak Bola

katasapa.com

Dihantui Virus Corona, Laga Juventus vs Inter Tanpa Penonton?

katasapa.com

Matuidi Tak Punya Rencana Tinggalkan Juventus

katasapa.com

Guardiola: City Harus Seperti Madrid

katasapa.com

Kepala Desa Diharapkan Mampu Ubah Pola Pikir Masyarakat

katasapa.com

Pemprov Sulsel Target Jadi Provinsi Layak Anak Tahun Ini

katasapa.com

Ratusan Pil Diduga Narkoba Diamankan di Bandung, Ini Lokasi Tujuan Pengiriman