3 Proyek Infrastruktur Sragen 2019 Dilaporkan ke Kejari, Apa Masalahnya?

kataSAPA.com

Solopos.com, SRAGEN -- Tiga proyek infrastruktur Pemkab Sragen dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat oleg aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Sragen (APS).

Anggota APS mendatangi Kantor Kejari Sragen, Kamis (13/2/2020). Kedatangan para aktivis LSM yang digawangi Ketua Forum Masyarakat Sragen (Formas) Andang Basuki itu untuk melaporkan tiga proyek infrastruktur 2019 yang terindikasi menyimpang.

Mereka diterima Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sragen Syarif Sulaiman Nahdi bersama Kasi Pidana Khusus Agung Riyadi dan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Sragen Langgeng Prabowo di aula Kejari Sragen.

68 Gadis Sukoharjo Minta Dispensasi Nikah Selama Januari-Februari, Mayoritas Hamil Duluan

Dalam forum terbuka itu APS tak sekadar menyampaikan indikasi penyimpangan tetapi juga menayangkan video temuan mereka di hadapan Kajari. Andang hanya membuka pembicaraan sedangkan data-data laporan disampaikan anggota APS Budi Setyo.

Budi menyampaikan kedatangan APS ke Kejari untuk antisipasi adanya indikasi kerugian negara dalam pelaksanaan tiga proyek infrastruktur 2019, yakni proyek Jembatan Butuh penghubung Plupuh dan Masaran senilai Rp7,1 miliar, Jalan Baok-Karangudi Ngrampal, dan proyek Jembatan Bejingan Masaran.

Proyek Jembatan Butuh itu waktunya panjang tetapi sampai Desember kok baru selesai 40,8%. Rekanan yang sama juga mengerjakan proyek Jembatan Bejingan. Jembatan Bejingan itu dua hari setelah diresmikan sudah retak-retak di bagian talut oprit dan jembatannya lentur. Selama 55 tahun ini ya baru kali ini merasakan jembatan kok lentur, ujar Budi.

Rayakan Ultah, Wali Kota Solo Menangis & Singgung Rekomendasi Cawali

Budi menampilkan tayangan keretakan talut oprit yang berongga serta batu penahan talut yang berceceran. Mestinya penahan talut itu bukan bronjongan tetapi pasangan batu.

Selain itu, Budi menunjukkan temuan di proyek Jalan Baok-Karangudi. Ready mix [campuran semen, batu, dan pasir tidak encer untuk kualitas beton K-300]. Tahu-tahu penyangga besi wiremesh juga tertidur, mestinya berdiri. Kemudian posisi besi wiremesh itu lekat dengan tanah. Mestinya besi itu ada penyangganya, ujar dia.

Warga Curiga Uang Tiket Masuk Umbul Ponggok Klaten Rp404 Juta Digelapkan

Andang menambahkan saat lelang pun diduga ada indikasi pengondisian karena rekanan penawar hanya satu. Dia mengatakan dari indikasi itu terkesan ada pembiaran.

Kajari Sragen Syarif Sulaiman Nahdi menyampaikan Kejari mendampingi proyek setelah ada pemenang lelang termasuk tiga proyek yang disampaikan APS itu sudah masuk dalam review (pengawasan) Kejari. Syarif mengatakan dalam pendampingan proyek itu Kejari menggandeng ahli independen yang bisa menilai pekerjaan.

Megap-Megap Tak Ada Penumpang, Tukang Becak di Solo: Wis Pasrah

Informasi itu dibutuhkan sebagai bahan review Kejari. Untuk Jembatan Butuh, menurut Kajari, memang mundur pekerjaannya karena ada pembebasan lahan. Semua pekerjaan itu tanggung jawabnya ada di pejabat pembuat komitmen (PPK).

"Nah, nanti kami lihat di akhir, sudah sesuai spesifikasi atau tidak. Tidak semua penyimpangan itu masuk pidana. Kami tetap tindak lanjuti dan hasilkan akan kami sampaikan, ujarnya.

The post 3 Proyek Infrastruktur Sragen 2019 Dilaporkan ke Kejari, Apa Masalahnya? appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Jelang Liga 1 2020: Arema FC, Salah Satu Kandidat Juara

katasapa.com

Edinson Cavani Cetak Gol Bersejarah Saat PSG Lawan Bordeaux

katasapa.com

Dukungan Morel PSG untuk Cina dalam Hadapi Virus Corona

katasapa.com

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Bakal Main Setim, Semua Berkat David Beckham

katasapa.com

Ini Gol Terbaik Edinson Cavani Selama Memperkuat PSG

katasapa.com

Robin Gosens Tak Sabar Tunggu Panggilan Timnas Jerman

katasapa.com

Egy Maulana Vikri Masuk DSP, Lechia Gdansk Kalah, Suporter Berulah

katasapa.com

Kapolri: Saya Perintahkan Semua Kapolda Dukung Bhayangkara FC

katasapa.com

Persija Main Keras, Pelatih Geylang Geleng-Geleng

katasapa.com

Ini Daftar Pemain Bertabur Bintang Bhayangkara FC di Liga 1 2020

katasapa.com

BREAKING! Liga 1 Sepekan Lagi, Eduardo Perez dan PSS Resmi Bercerai

katasapa.com

Jelang Liga 1 2020, Berharap Skuat Bintang Persija Tak Antiklimaks

katasapa.com

Grealish Bangga Jadi Incaran Liverpool, Tapi…

katasapa.com

Geoffrey Castillion dan Wander Luiz Dapat Restu Tinggalkan Skuat Persib

katasapa.com

Phil Foden Ingin Selama Mungkin Bertahan di City

katasapa.com

Prediksi Chelsea vs Bayern Munich

katasapa.com

Mantan Bos Hoffenheim Ungkap Kekurangan Firmino

katasapa.com

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Hal yang Mencuri Perhatian Saat Launching Persija

katasapa.com

Mesin Gol Jerman Ingin Dilatih Jurgen Klopp

katasapa.com

Wenger Tak Ikhlas Liverpool Samai Prestasi Invincibles Arsenal

katasapa.com

Kronologi Pengunduran Diri Eduardo Perez dari Kursi Kepelatihan PSS Sleman

katasapa.com

Dapat Pujian dari Messi, Lautaro Martinez Diminta Jaga Fokus

katasapa.com

Ketum PSSI: Agenda Kepolisian Takkan Ganggu Jalannya Liga 1

katasapa.com

Bahaya Merusak Otak, Alasan Menyundul Bola Mulai Dilarang di Sepak Bola

katasapa.com

Dihantui Virus Corona, Laga Juventus vs Inter Tanpa Penonton?

katasapa.com

Matuidi Tak Punya Rencana Tinggalkan Juventus

katasapa.com

Guardiola: City Harus Seperti Madrid

katasapa.com

Kepala Desa Diharapkan Mampu Ubah Pola Pikir Masyarakat

katasapa.com

Pemprov Sulsel Target Jadi Provinsi Layak Anak Tahun Ini

katasapa.com

Ratusan Pil Diduga Narkoba Diamankan di Bandung, Ini Lokasi Tujuan Pengiriman