Diundang ILC, Prof Suteki Tuding Kepala BPIP Yudian Wahyudi Menodai Agama

kataSAPA.com

Solopos.com, SOLO -- Pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang menyebut agama sebagai musuh terbesar Pancasila masih menjadi kontroversi. Meski sudah sepekan berlalu, Indonesia Lawyers Club (ILC) TVOne memilih mengangkat isu sensitif itu sebagai bahan perdebatan.

Salah satu narasumber yang dihadirkan adalah Prof Suteki -- akademisi Universitas Diponegoro yang pernah disorot saat pro-kontra Perppu Ormas. Suteki menganggap ucapan Yudian Wahyudi itu tergolong penodaan agama dan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pilkada Solo: Teguh Prakosa Kesal Foto Dirinya Salami Gibran Rakabuming Disalahartikan

"Pernyataan itu menyimpang dan bertentangan dengan hukum. Saya katakan ada dugaan kuat telah terjadi perbuatan unsur Pasal 156 atau Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama. Pasal ini tidak pasal aduan, ini delik biasa. Berarti dengan bukti yang cukup, polisi bisa memeriksa tanpa menunggu laporan masyarakat," jelas Suteki dalam Indonesia Lawyers Club yang tayang di TVOne, Selasa (18/2/2020) malam.

Suteki bersikeras meski telah melakukan klarifikasi soal pernyatannya, Yudian Wahyudi dinilai pantas untuk diproses hukum.

Laga Uji Coba Persis Solo Vs Sriwijaya FC Terancam Batal

"Dalam hal ini saya katakan tidak cukup klarifikasi, mungkin salah input, salah ketik, salah ucap. Ini pejabat bukan sembarangan [orang]. Ini harus diproses hukum. Boleh saya simpulkan di sini, jadi tidak tepat Islam atau agama lain ingin mengganti ideologi Pancasila apalagi menjadikan agama musuh pancasila," imbuhnya.

DiberitakanSolopos.comsebelumnya, Yudian Wahyudi menglarifikasi pernyataannya bahwa yang dimaksud ancaman terbesar Pancasila adalah oknum yang memakai agama secara sempit dan ekstrem. Mereka adalah minoritas yang mengaku mayoritas.

Dianggap Remehkan Pelamar Kerja, Kaesang Pangarep Singgung Tata Kramanya

Menurut dia,Pancasilajika dilihat dari sumber dan tujuannya bersifat religius. Artinya, kelima sila yang dikandungnya juga ada dalam kitab suci enam agama yang diakui konstitusi Indonesia.

Sumber dan tujuan Pancasila itu bukan manusia melainkan nilai-nilai keagamaan. Tapi, untuk mewujudkannya butuh sekularitas bukan sekularisme, kata dia, saat ditemui wartawan di Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Jogja, Rabu (12/2/2020).

Sebut Agama Ancaman Terbesar Pancasila, Ini Penjelasan Kepala BPIP

Suteki

Sebagai catatan, Suteki adalah guru besar Ilmu Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Pada 2017 lalu, Undip memutuskan untuk memberhentikan sementara Suteki dari jabatannya sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) Magister Ilmu Hukum (MIH).

Saat itu Suteki diberhentikan sementara dari jabatannya karena diduga terlibat organisasi terlarang Hizbut Tharir Indonesia (HTI). Profesor yang menjadi ahli dalam sidang kasus permohonan pembatalan Perppu Ormas No. 2/2017 itu menjalani pemeriksaan Dewan Kehormatan Komite Etik (DKKE).

"Sesuai PP No. 53/2010 [tentang Disiplin PNS], siapa pun yang menjalani pemeriksaan harus dibebastugaskan untuk sementara waktu dari jabatannya. Begitu juga dengan dia [Prof. Suteki]," tutur Rektor Undip saat dijumpai wartawan di Semarang, Kamis (31/5/2018) petang.

Keputusan itu mulai berlaku Rabu (6/6/2018) atau sepekan setelah Suteki menjalani pemeriksaan DKKE. Atas pencopotan jabatannya itu, Suteki menggugat Rektor Undip ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang.

Namun di akhir proses gugatan, hakim PTUN Semarang menolak gugatan Suteki tersebut. "Menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya," kata ketua majelis hakim Sofyan Iskandar dalam sidang di PTUN Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/12/2019).

Menurut hakim, penerbitan Surat Keputusan No. 586/UN7.P/KP/2018 tentang Pemberhentian Suteki dari Jabatan Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum dan Ketua Senat Fakultas Hukum Undip sudah sesuai dengan tata usaha negara

The post Diundang ILC, Prof Suteki Tuding Kepala BPIP Yudian Wahyudi Menodai Agama appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Liverpool Ingin Datangkan Lagi Raheem Sterling

katasapa.com

Real Madrid Mulai Berpikir Potong Gaji Pemain

katasapa.com

PKB Siap Potong Gaji Anggotanya untuk Penanganan Covid-19

katasapa.com

Status Darurat Kesehatan Masyarakat Ditetapkan, Jokowi: Dasar Hukumnya UU Nomor 6/2018

katasapa.com

Darurat Sipil Hadapi Pandemi Corona, Habib Aboe: Tidak Ada Satu pun Negara di Dunia Memberlakukan

katasapa.com

Firli Cs Dinilai Langgar UU KPK, Tak Ungkap Calon Deputi Penindakannya

katasapa.com

Rencana Darurat Sipil Covid-19 Dinilai Kurang Tepat, Praktisi Hukum Sarankan Ini

katasapa.com

ROTI’O Promo BUY 1 GET 1 Semua Variant Pastry & Roti

katasapa.com

Anies Baswedan Surati Jokowi Minta Lockdown Jakarta

katasapa.com

Hasil Swab Negatif, 2 PDP Corona Sragen Turun  Status Jadi ODP

katasapa.com

Penampakan Semar di Erupsi Merapi, Tanda Pagebluk Corona Berakhir?

katasapa.com

Kades Karangtengah Digerebek Warga di Rumah Selingkuhan, Ini Tanggapan Pemkab Wonogiri

katasapa.com

3 Provinsi di Indonesia Masih Aman dari Corona, Mana Saja?

katasapa.com

503 ODP Corona Miskin di Klaten Dapat Bantuan Sembako

katasapa.com

Bus AKAP Dilarang Keluar-Masuk Jakarta Mulai Malam Ini

katasapa.com

Spanyol dan Belanda Keluhkan APD Masker dari China

katasapa.com

Sah! Pilkada Serentak 2020 Ditunda, Ini Opsi Tanggalnya

katasapa.com

APPI Keberatan Pemotongan Gaji, Persis Solo Enggan Komentar

katasapa.com

Orang Mudik Saat Wabah Corona, Sultan HB X: Mosok Pulang Enggak Boleh

katasapa.com

Di Wonogiri Tak Semua Pemudik Otomatis Jadi ODP Corona

katasapa.com

Instagram Ramai #UntilTommorow Challenge, Begini Cara Mainnya

katasapa.com

Technopark Sragen Jadi RS Darurat, Kapasitas 26 Kamar Permanen

katasapa.com

Larangan Bus AKAP Keluar-Masuk Jakarta Batal, Ini Penjelasannya

katasapa.com

Honda China Crossover SUV Model Baru Mirip HR-V

katasapa.com

PNS Dilarang Mudik, Cegah Penyebaran Wabah Virus Corona

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 31 Maret 627, Pertempuran Khandaq Meletus

katasapa.com

Dianggap Tak Pantas, Filter Corona Dihapus Instagram

katasapa.com

Ten Days, Kursus Eksklusif IMNI

katasapa.com

Barcelona Libatkan Satu Pemain Lagi dalam Transfer Lautaro Martinez

katasapa.com

Wonderkid Liverpool Ini Mirip Cristiano Ronaldo Tapi Ditolak Everton