Pemprov Sulsel Target Jadi Provinsi Layak Anak Tahun Ini

kataSAPA.com
Pemprov Sulsel Target Jadi Provinsi Layak Anak Tahun Ini

MAKASSAR Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dinilai sebagai salah satu Provinsi yang memiliki perhatian serius terhadap pemenuhan hak anak.

Hal ini dapat dilihat dari keberhasilan Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan mendapat penghargaan sebagai salah satu dari 8 Provinsi Penggerak Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Indonesia.

Meski begitu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak lantas berpuas diri. Berbagai upaya terus dilakukan guna meningkatkan kualitas pemenuhan hak anak di Sulawesi Selatan.

Terlebih, masih ada 10 kabupaten/kota yang perlu mendapatkan perhatian yang intensif dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Yakni, Kabupaten Barru, Jeneponto, Bulukumba, Enrekang, Selayar, Luwu, Pangkep, Pinrang, Tana Toraja, dan Toraja Utara.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Sulawesi Selatan, Ilham A Gazaling menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan oleh pihaknya adalah dengan melaksanakan Workshop Gugus Tugas Penyelenggara Layanan Pemenuhan Hak Anak Menuju KLA 2020.

Targetnya untuk meningkatkan kriteria capaian KLA bagi 14 kabupaten/kota yang telah berhasil masuk tahun 2019, dan untuk kabupaten/kota lainnya harus berjuang dan bersinergi dengan seluruh anggota Gugus Tugas agar dapat masuk dalam kriteria Kabupaten/ Kota Menuju Layak Anak tahun 2020, terangnya, Senin (24/2/2020).

Ilham menjelaskan, Sulawesi Selatan telah 5 tahun turut serta dalam evaluasi KLA. Hasilnya, dari tahun ke tahun KLA di Sulawesi Selatan terus bertambah, dari yang awalnya hanya 1 kabupaten/kota di tahun 2016 menjadi 14 kabupaten/kota di tahun 2019.

Provinsi tidak akan dapat meraih KLA apabila Kabupaten/Kota tidak berkomitmen untuk meraih KLA. Persyaratan menjadi Provinsi Layak Anak adalah minimal 60 persen kabupaten/kotanya telah meraih KLA. Sekarang ini kita masih pada posisi 58,33%, Insyaa Allah tahun 2020 kita bertekad menjadikan Sulawesi Selatan mendapatkan peringkat sebagai Provinsi Layak Anak ungkap Ilham.

Untuk itu, Ilham meminta kepada seluruh pihak terkait untuk menguatkan kembali komitmennya guna meningkatkan kualitas pelayanan anak di wilayahnya masing-masing. Dia mengingatkan, poin terpenting dari proses Pengembangan KLA yaitu koordinasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Lembaga Non Pemerintah seperti LSM, Dunia Usaha, Media Massa, Forum Anak, BUMN, Tokoh Masyarakat/Agama dan organisasi pemerhati lainnya.

Oleh karena itu, kami sangat berharap penguatan koordinasi dapat terus ditingkatkan dan terus dilakukan secara rutin, karena anak bukan investasi jangka pendek, tetapi menjadi menjadi penentu kejayaan bangsa di masa depan, tegasnya.

Diketahui, persyaratan menjadi Provinsi Layak Anak (Provila) adalah minimal 60% Kabupaten/Kota telah meraih KLA. Sekarang ini kita masih pada posisi 58,33%. Insya Allah tahun 2020 kita bertekad menjadikan Sulawesi Selatan mendapatkan peringkat sebagai Provinsi Layak Anak, pungkas Ilham.

(rls/pojoksulsel)

The post Pemprov Sulsel Target Jadi Provinsi Layak Anak Tahun Ini appeared first on .

sumber: pojoksatu.id
katasapa.com

Update Corona: 130 ODP dan 39 PDP Luar Daerah Dirawat di RS Solo

katasapa.com

Perempuan Hamil Pelaku Perjalanan Di Sragen Meninggal Pada Hari Ke-13 Karantina Mandiri

katasapa.com

Omnibus Law Mendadak Muncul di Perppu Corona Jokowi

katasapa.com

Tenang! Kredit di Atas Rp10 Miliar Juga Dapat Keringanan dari Bank

katasapa.com

Penutupan Jalan Utama Solo Baru Lebih Fleksibel, Warga Setempat Boleh Melintas Jika...

katasapa.com

Jekek: 58 Pemudik Wonogiri Jadi ODP Corona

katasapa.com

29 Orang Dites RDT Karena Kontak Dengan Pasien Positif Covid-19 Klaten, Hasilnya?

katasapa.com

Klaten KLB Corona, Guru SMKN 3 Gotong Royong Bikin Baju APD

katasapa.com

Petani Wonogiri Tiba-Tiba Jatuh dan Meninggal Saat Bekerja di Sawah

katasapa.com

Heboh SE Penutupan Jabodetabek, Ini Klarifikasi Kemenhub

katasapa.com

Karantina Wilayah atau PSBB Harus Izin Menkes Terawan, Tapi di Mana Dia?

katasapa.com

3.000 Ekor Ayam Mati Terendam Banjir di Sawahan Klaten

katasapa.com

Pandemi Corona, Pemkot Madiun Bakal Bagi-Bagi Sembako

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 2 April 1979, Antraks Mulai Serang Manusia

katasapa.com

Dampak Covid-19, Sejumlah Hotel di Cirebon Akan Tutup Sementara

katasapa.com

Jadi Sentra Kerajinan Batik Pewarna Alam, Kampung Kriyan Kota Cirebon Hasilkan Puluhan Motif

katasapa.com

Hasil Rapat Koordinasi, Masjid Raya At-Taqwa Tetap Melaksanakan Sholat Jumat

katasapa.com

Yayasan Cirebon Rerewang Berikan Bantuan Pangan Kepada Pekerja Harian

katasapa.com

Cegah Covid-19, Pos TNI AL Gebang Lanal Cirebon Edukasi Perilaku Hidup Sehat

katasapa.com

Wali Kota Cirebon Bahas Kemungkinan Pembatasan Sholat Jumat

katasapa.com

Pemain Liverpool Stres Tak Kunjung Juara, Disuruh Nafas Pakai Perut

katasapa.com

Samuel Umtiti Saingi Pemain Lille Demi Dapatkan Tempat di Chelsea

katasapa.com

Ide Gila Barca, Sekalian Beli Lautaro, Sekalian Buang Pemain 23 Tahun Ini

katasapa.com

Ibrahimovic Tinggalkan Milan

katasapa.com

Juventus Kembali Ajak Willian Reuni dengan Sarri

katasapa.com

Lorenzo Pellegrini Ungkap Yang Paling Dia Rindukan dari Sepakbola

katasapa.com

Fans Spurs Siap-siap Ucapkan Salam Perpisahan buat Harry Kane, Semua karena Mourinho

katasapa.com

Presenter Ini Sebut Pemerintah Bohong dalam Penanganan Covid-19

katasapa.com

Perawat di Medan Positif Covid-19, Diduga Tertular Pasien Corona di RS Tempatnya Bekerja

katasapa.com

Soraya Rasyid Ogah Bawa Hoaks Video Hot Dirinya ke Ranah Hukum