Asal-Usul Desa Ngerangan Klaten Jadi Daerah Cikal Bakal Angkringan

kataSAPA.com

Solopos.com, KLATEN - Warga Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Klaten, mengukuhkan diri sebagai desa cikal bakal angkringan. Pengukuhan sebagai desa cikal bakal angkringan setelah dilakukan penelusuran sejarah oleh sekelompok pemuda desa setempat.

Pengukuhan desa cikal bakal angkringan itu telah diresmikan oleh Bupati Klaten, Sri Mulyani. Pengukuhan itu ditandai dengan berdirinya monumen angkringan di wilayah setempat. "Harapan kami legalitas cikal bakal angkringan tidak diklaim wilayah lain," kata Kepala Desa Ngerangan, Sumarno, Rabu (26/2/2020).

Persis Solo Siap Tancap Gas di Liga 2 2020

Sebelum mengukuhkan diri sebagai desa cikal bakal angkringan, para pemuda desa melakukan penelusuran sejarah. Hasil penulusuran itu kemudian diperkuat dengan keterangan sejumlah sesepuh desa setempat yang pernah menjadi prembe atau pegawai juragan angkringan yang juga berasal dari Ngerangan.

Dari sejarah yang ditelusuri pemuda Ngerangan, angkringan bermula ketika salah satu warga bernama Karso atau Djukut ke Solo pada 1930-an. Di wilayah Kecamatan Laweyan, Solo, Djukut bertemu dengan juragan terikan bernama Wono.

Awalnya Djukut diminta merawat kerbau dan bertani. Lantaran rajin, Djukut menjadi anak buah kesayangan Wono dan diberikan kesempatan berjualan terikan atau makanan terik dengan memikul tumbu dan tambir pada 1940. Lantaran berjualan terikan tak mengalami kemajuan signifikan, Djukut berinisiatif menambah cerek minuman dengan menu kopi dan jahe pada 1943.

Terbongkar, Produksi Pabrik Pupuk Palsu di Wonogiri Capai Ratusan Ton

Warga Ngerangan, Wiryo Je, lantas menyusul Djukut ke solo dan menjadi prembe atau anak buahnya mulai 1950. Selain membantu berjualan, Wiryo disebut-sebut memiliki peran sebagai penemu racikan jahe serta teh khas angkringan Bayat dengan mengoplos berbagai merek teh.

Cara berjualan angkringan mulai berubah pada 1975 dari awalnya dipikul berganti menggunakan gerobak dorong dan kini gerobak menetap di satu lokasi. Usaha angkringan terus berkembang ke wilayah lain mulai Jogja dan menyebar ke berbagai kota lainnya di Jateng hingga kini sudah ke berbagai pelosok Indonesia. Saat ini, dari sekitar 1.900 keluarga di Ngerangan ada sekitar 600 keluarga yang memiliki mata pencaharian sebagai pedagang angkringan.

Pemkab Sukoharjo Didesak Revitalisasi Kawasan Keraton Kartasura

Wiryo Je mengalami proses perubahan cara berjualan angkringan dari dipikul dan kini menggunakan gerobak. Kakek yang kini berumur sekitar 94 tahun tersebut menetap di rumahnya di Dukuh Sawit, Desa Ngerangan setelah pensiun jualan angkringan setahun lalu.

Saya mengalami masa-masa ketika perjuangan merintis angkringan. Saya merasakan memikul selama puluhan tahun, kata Wiryo saat ditemui Solopos.com di rumahnya beberapa waktu lalu.

The post Asal-Usul Desa Ngerangan Klaten Jadi Daerah Cikal Bakal Angkringan appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Update Corona: 130 ODP dan 39 PDP Luar Daerah Dirawat di RS Solo

katasapa.com

Perempuan Hamil Pelaku Perjalanan Di Sragen Meninggal Pada Hari Ke-13 Karantina Mandiri

katasapa.com

Omnibus Law Mendadak Muncul di Perppu Corona Jokowi

katasapa.com

Tenang! Kredit di Atas Rp10 Miliar Juga Dapat Keringanan dari Bank

katasapa.com

Penutupan Jalan Utama Solo Baru Lebih Fleksibel, Warga Setempat Boleh Melintas Jika...

katasapa.com

Jekek: 58 Pemudik Wonogiri Jadi ODP Corona

katasapa.com

29 Orang Dites RDT Karena Kontak Dengan Pasien Positif Covid-19 Klaten, Hasilnya?

katasapa.com

Klaten KLB Corona, Guru SMKN 3 Gotong Royong Bikin Baju APD

katasapa.com

Petani Wonogiri Tiba-Tiba Jatuh dan Meninggal Saat Bekerja di Sawah

katasapa.com

Heboh SE Penutupan Jabodetabek, Ini Klarifikasi Kemenhub

katasapa.com

Karantina Wilayah atau PSBB Harus Izin Menkes Terawan, Tapi di Mana Dia?

katasapa.com

3.000 Ekor Ayam Mati Terendam Banjir di Sawahan Klaten

katasapa.com

Pandemi Corona, Pemkot Madiun Bakal Bagi-Bagi Sembako

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 2 April 1979, Antraks Mulai Serang Manusia

katasapa.com

Dampak Covid-19, Sejumlah Hotel di Cirebon Akan Tutup Sementara

katasapa.com

Jadi Sentra Kerajinan Batik Pewarna Alam, Kampung Kriyan Kota Cirebon Hasilkan Puluhan Motif

katasapa.com

Hasil Rapat Koordinasi, Masjid Raya At-Taqwa Tetap Melaksanakan Sholat Jumat

katasapa.com

Yayasan Cirebon Rerewang Berikan Bantuan Pangan Kepada Pekerja Harian

katasapa.com

Cegah Covid-19, Pos TNI AL Gebang Lanal Cirebon Edukasi Perilaku Hidup Sehat

katasapa.com

Wali Kota Cirebon Bahas Kemungkinan Pembatasan Sholat Jumat

katasapa.com

Pemain Liverpool Stres Tak Kunjung Juara, Disuruh Nafas Pakai Perut

katasapa.com

Samuel Umtiti Saingi Pemain Lille Demi Dapatkan Tempat di Chelsea

katasapa.com

Ide Gila Barca, Sekalian Beli Lautaro, Sekalian Buang Pemain 23 Tahun Ini

katasapa.com

Ibrahimovic Tinggalkan Milan

katasapa.com

Juventus Kembali Ajak Willian Reuni dengan Sarri

katasapa.com

Lorenzo Pellegrini Ungkap Yang Paling Dia Rindukan dari Sepakbola

katasapa.com

Fans Spurs Siap-siap Ucapkan Salam Perpisahan buat Harry Kane, Semua karena Mourinho

katasapa.com

Presenter Ini Sebut Pemerintah Bohong dalam Penanganan Covid-19

katasapa.com

Perawat di Medan Positif Covid-19, Diduga Tertular Pasien Corona di RS Tempatnya Bekerja

katasapa.com

Soraya Rasyid Ogah Bawa Hoaks Video Hot Dirinya ke Ranah Hukum