Gara-gara Update Status WhatsApp, Imam Nahrawi Kena Sidak di Rutan KPK

kataSAPA.com
Imam Nahrawi, suap dana hibah koni, Imam Nahrawi tersangka, suap menpora

JAKARTA- Petugas Rutan Cabang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pomdam Jaya Guntur Jakarta menemukan telepon genggam saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sel tahanan yang ditempati mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Kemarin kami mendapatkan informasi terkait dengan ada unggahan dari status WhatsApp terdakwa Pak Imam Nahrawi tanggal 5 Maret 2020 pukul 18.23 WIB, ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/3)

Atas informasi tersebut, lanjut Ali, KPK segera melaporkan kepada kepala rutan (karutan) untuk menindaklanjutinya.

Kemudian hari Jumat (6/3), petugas rutan melakukan sidak ke dalam rutan dan kemudian saat itu memang menemukan ada alat bukti elektronik berupa handphone yang sudah mati, ungkap Ali dilansir dari antara.

Namun, kata Ali, saat dikonfirmasi kepada Imam perihal ditemukannya telepon genggam itu, yang bersangkutan tidak mengakuinya.

Kemudian petugas rutan melakukan pemeriksaan kepada terdakwa Pak Nahrawi ini, namun sampai informasi terakhir yang kami terima tidak mengakui bahwa yang bersangkutan telah menggunakan handphone dan mengunggah status di WhatsApp-nya, ungkap dia.

Ali menyatakan bahwa sampai saat ini, pihak rutan masih bekerja sama dengan divisi forensik di KPK untuk melihat isi dari telepon genggam tersebut.

Tentu kemudian melakukan pemeriksaan juga kepada terdakwa Imam Nahrawi yang sempat sampai hari ini masih tidak mengakui bahwa yang bersangkutan yang mengunggah status dari WhatsApp tersebut, tuturnya.

Ali juga menyatakan bahwa lolosnya telepon genggam ke dalam rutan itu juga bagian dari pemeriksaan pihak rutan.

Itu merupakan bagian dari pemeriksaan dari karutan ya, memang <em>handphone</em>-nya ditemukan dalam keadaan mati sehingga tidak bisa dilihat lebih jauh dari isi. Oleh karena itu, kemudian dibawa ke divisi forensik di KPK untuk ditelaah lebih dalam isinya, ujar Ali.

Ia pun menegaskan jika terdakwa Imam nantinya terbukti membawa telepon genggam ke dalam rutan maka yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi.

Untuk sanksinya jika para tahanan ini kan ada aturannya sesuai dengan Permenkumham mengenai tata tertib di rutan dan lapas. Itu tentunya memang dilarang siapa pun tahanan yang masuk ke dalam rutan ataupun ketika keluar berupa persidangan, misalnya, membawa alat komunikasi atau alat elektronik lain itu ada larangannya dan sanksinya adalah berupa hukuman disiplin, tuturnya.

Berdasarkan foto yang beredar pada awak media, terdapat foto Imam bersama istrinya sedang menunaikan ibadah haji.

Adapun foto tersebut diunggah melalui status di aplikasi Whatsapp. Pada pojok atas terdapat nama Imam Nahrawi sebagai orang yang mengunggah foto tersebut.

Tidak diketahui secara pasti kapan foto tersebut diunggah. Namun, terdapat tulisan atau caption pada foto tersebut yang berbunyi.

Kenangan haji tahun kemarin setelah antre selama 7 th..haji reguler mendampingi ibunda tercinta dan bibinda yg lemahsmg semua sahabat muslim Allah mudahkan utk bisa ziarah makkah madinah lilhajji wal umrah secepatnya.amiiin alfaatihah.

Imam merupakan terdakwa perkara suap penyaluran pembiayaan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI Tahun Anggaran 2018.

Sebelumnya, KPK juga telah menjatuhkan sanksi hukuman disiplin terhadap terdakwa kasus suap pengurusan kuota impor bawang putih Mirawati Basri yang juga orang dekat politikus PDIP I Nyoman Dhamantra karena membawa alat komunikasi ke dalam rutan.

Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian Kepala Rutan Cabang KPK telah menjatuhkan disiplin, yaitu larangan berkunjung atau larangan mendapatkan kunjungan dari keluarga dan dari siapa pun terhitung mulai hari ini sampai 3 Maret 2020, kata Ali di gedung KPK, Jakarta, Senin (3/2).

(dhe/pojoksatu)

The post Gara-gara Update Status WhatsApp, Imam Nahrawi Kena Sidak di Rutan KPK appeared first on .

sumber: pojoksatu.id
katasapa.com

Korban Corona Berjatuhan, Ini Aturan Main Jika Indonesia Lockdown

katasapa.com

Sebut Penetapan KLB Corona Tidak Perlu, Bupati Wonogiri: Kan Sudah Darurat Nasional

katasapa.com

Perantau Mudik Saat Darurat Corona, Wali Kota Solo: Harus Karantina Mandiri!

katasapa.com

Fatwa MUI: APD Terkena Najis, Salat Wajib Diulang

katasapa.com

1 Lagi Dokter di Bandung Meninggal Dunia karena Positif Corona

katasapa.com

Pasien Meninggal Corona Asal Semanggi Solo: Anak, Istri, Kerabat Dinyatakan Positif

katasapa.com

Tanah Gerak Disertai Suara Gemuruh, 127 Orang di Ponorogo Mengungsi

katasapa.com

Pasien Positif Corona Asal Mojosongo Solo Sembuh

katasapa.com

Perantau Mudik Saat Wabah Corona, Anies Baswedan Siapkan Langkah Hukum

katasapa.com

Tambah 3, Ini Rincian 27 Provinsi di Indonesia dengan Pasien Corona

katasapa.com

Gratis, Ada Fitur Cek Risiko Covid-19 di SehatQ

katasapa.com

Sembuh Dari Corona, Warga Mojosongo Solo Tetap Dipantau

katasapa.com

Lagi! 2 Pasien Positif Corona Jateng Meninggal Dunia, di Solo dan Magelang

katasapa.com

Lirik Lagu I Love Me - Demi Lovato

katasapa.com

Pasien Asal Sukoharjo yang Meninggal di RSUD Moewardi Solo Positif Corona?

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 27 Maret 2014, Filipina Berdamai dengan MILF

katasapa.com

Petugas Gabungan Kembali Semprot Cairan Disinfektan di Kota Cirebon

katasapa.com

Di Tengah Pandemi Corona, Grage Group Tak Lupakan Syudulimar

katasapa.com

Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon Tetap Melaksanakan Sholat Jumat, Ini Ketentuannya

katasapa.com

Tetap Buka Pelayanan, BKD Kota Cirebon Batasi Jam Operasional

katasapa.com

Ajax Ingin Pinjam Pemain Muda Barcelona, Tapi Bukan Ansu Fati

katasapa.com

Chelsea Pantau Empat Striker Mirip Edinson Cavani

katasapa.com

Lazio Jadi Favorit Untuk Boyong Gelandang Milan Musim Depan

katasapa.com

Bintang Chelsea, Arsenal dan Tottenham Ini Lakoni Laga Terakhir di Klubnya

katasapa.com

Masyarakat Percepat Mudik, Ganjar: 1.776 Orang dari Jakarta ke Jepara

katasapa.com

Jokowi Ajak Negara G20 Perang Melawan Covid-19 dan Pelemahan Ekonomi

katasapa.com

Siapkan APD Hingga Vaksin, Menristek Buat Konsorsium Tangani Covid-19

katasapa.com

Resep Anti Stres Orang Tua-Anak Selama 'Social Distancing'

katasapa.com

YOSHINOYA Promo Payday Combo – DISKON 50% untuk menu SHRIMP BOWL* Hanya Rp. 23.000

katasapa.com

Corona Jateng: Positif 38 Kasus, Solo Tambah 1 dan Wonogiri 1