Sah! Penyelenggaraan Olimpiade Tokyo Ditunda Tahun Depan

kataSAPA.com
, JAKARTA - Keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan pemerintah Jepang menunda Olimpiade Tokyo 2020 ke tahun depan, menandai untuk pertama kalinya pesta olahraga tersebut ditunda sepanjang sejarah.

Menurut lansiran Time, Selasa, ajang multicabang itu rutin digelar setiap empat tahun sekali sejak pertama kali dilangsungkan di Athena, Yunani, pada 1896 silam.

Kendati sebelumnya tidak pernah ditunda, sejarah mencatat setidaknya Olimpiade pernah tiga kali dibatalkan yang semuanya selalu berhubungan dengan kondisi perang.

Pembatalan pertama terjadi pada 1916, ketika Jerman yang sudah terpilih menjadi tuan rumah "disibukkan" dengan keterlibatan mereka dalam Perang Dunia I yang berlangsung sejak Juli 1914 hingga November 1918.

Lantas Perang Dunia II yang berlangsung 1939-1945 praktis membuat dua edisi Olimpiade tak digelar sama sekali.

Tokyo dan Sapporo sedianya menjadi saksi penyelenggaraan perdana Olimpiade di Asia pada 1940, tetapi Jepang kala itu tengah berperang melawan China sejak Juli 1937.

Pemerintah Jepang akhirnya mengundurkan diri dari tuan rumah Olimpiade sembari mengklaim mengalami kerugian besar pascaperang. Olimpiade 1940 kemudian dipindahkan ke Helsinki, Finlandia oleh IOC.

Akan tetapi Perang Dunia II yang masih berkecamuk memaksa penyelenggaraan Olimpiade 1940 di Helsinki juga batal.

Tak jauh berbeda, nasib serupa juga terjadi pada Olimpiade Musim Panas 1944 London karena Perang Dunia II masih berlangsung.

Meski dibatalkan, London, Helsinki, dan Tokyo tetap menjadi tuan rumah pesta olahraga tersebut di masa mendatang.

London menyelenggarakan Olimpiade 1948, Helsinki empat tahun kemudian dan Tokyo akhirnya menjadi tuan rumah Olimpiade 1964.

Pada 2013, Tokyo kembali dipercaya menjadi tuan rumah Olimpiade 2020, membuatnya jadi kota Asia pertama yang dua kali mendapat kehormatan itu. Tokyo sukses menyisihkan Istanbul (Turki) dan Madrid (Spanyol) dalam tahap akhir pencalonan diri.

Sayangnya, Tokyo dipaksa menanti setidaknya satu tahun untuk kembali jadi pusat perhatian masyarakat olahraga sedunia. Sebab Olimpiade 2020 harus ditunda di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap pandemi global COVID-19.

Langkah itu dicapai sebagai keputusan bersama Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden IOC Thomas Bach demi mengutamakan keselamatan para atlet, penonton dan semua pihak yang terlibat di dalam Olimpiade Tokyo.

"Kami menanyakan pada Bach untuk mempertimbangkan penundaan selama satu tahun agar nantinya semua atlet bisa bermain dalam kondisi terbaik dan memastikan agenda ini berlangsung aman bagi penonton," kata Abe dilansir Reuters, Selasa.

"Presiden Bach mengatakan bahwa ia setuju 100 persen," lanjutnya.(Antara/jpnn)
sumber: www.jpnn.com
katasapa.com

Corona Bunuh Lebih Banyak Pria daripada Wanita, Ini Penjelasannya

katasapa.com

Baidowi Nilai Permenkes PSBB Masih Menyisakan Masalah

katasapa.com

Ramadan dalam Karantina Akibat Corona di AS

katasapa.com

KOPI KENANGAN Promo Paket PEKA – Pesta Kenangan 5 Minuman mulai Rp. 76.500 saja

katasapa.com

A&W Restoran Promo Paket 5 Potong Ayam Hanya Rp. 59.500

katasapa.com

Setelah Salurkan Bantuan Pangan, Cirebon Rerewang Donasikan APD Untuk RSD Gunung Jati

katasapa.com

Mulai Senin, Pemda Kota Cirebon Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Untuk Swalayan dan Pasar Tradisional

katasapa.com

KAI Perpanjang Pengembalian 100 Persen Pembatalan Tiket Hingga 4 Juni 2020

katasapa.com

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina Serahkan Bantuan Ratusan APD untuk Dinkes Kabupaten Cirebon

katasapa.com

Pantesan Lautaro Martinez Tak Tergoda Barcelona, Gajinya Lumayan

katasapa.com

Milan Lakukan Segalanya untuk Gaet Ivan Rakitic

katasapa.com

Manchester United Siap Barter Paul Pogba dengan Matthijs de Ligt

katasapa.com

Fonseca Percaya Pemain Roma Tidak Butuh Waktu Lama Untuk Siap Bermain

katasapa.com

Pep Guardiola Kantongi Daftar Panjang Kesalahan Transfer

katasapa.com

Niat Barcelona Gaet Rodrigo Bentancur dari Juventus Akan Terkendala Hal Ini

katasapa.com

Liverpool Tim Inggris Pertama Rumahkan Staf Tak Bermain Mereka

katasapa.com

Uniknya Bentuk Iklan Peradaban Zaman Kuno, Part 5: Iklan Politikus

katasapa.com

Jokowi Marah, Lockdown di Tegal Cuma Bertahan 3 Hari

katasapa.com

Jet Pribadi Messi Seharga Rp200 Miliar Mendarat Darurat

katasapa.com

Sebut Andrea Dian Positif Corona dengan Senangnya di Acara Insert, Jessyn Lim Minta Maaf

katasapa.com

Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Wilayah Jabodetabek Hampir 50 Persen

katasapa.com

Insiden Jesslyn Lim Salah Sebut ‘Selamat Positif Corona’, Ini Respon Andrea Dian

katasapa.com

Pemprov Jabar Salurkan 16 Ribu APD Termasuk Bantuan dari Jack Ma

katasapa.com

Luhut Panjaitan: Suruh Datang ke Saya, Nanti Saya Cium Tangannya

katasapa.com

IPW: Jangan Asal Dibebaskan, Harusnya Menkumham Rapid Tes Dulu Napi Koruptor

katasapa.com

Tidak Ada Penutupan Pelabuhan, Taufan Pawe: Kita Jaga Ketat

katasapa.com

Pasien Hamil Status PDP Covid-19 Asal Padangsidimpuan Ini Meninggal Dunia, Dimakamkan di Medan

katasapa.com

Sebelum Meninggal, Ibu Hamil PDP Covid-19 Sempat Live FB, Kritik Pelayanan RSUD Padangisidimpuan

katasapa.com

Tokoh Publik Ramai-ramai Kritik Luhut, “Anda Tidak Dewasa dalam Demokrasi”

katasapa.com

Viral Curhat Pasien PDP Covid-19 sebelum Meninggal, Ini Tanggapan Walkot Padangsidimpuan