Tanah Gerak Disertai Suara Gemuruh, 127 Orang di Ponorogo Mengungsi

kataSAPA.com

Solopos.com, PONOROGO - Sebuah peristiwa berupa tanah gerak disertai gemuruh menghebohkan warga Kabupaten Ponorogo, Rabu (25/3/2020) malam WIB. Peristiwa itu terjadi di Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo.

Menurut informasi yang dihimpun Solopos.com, sebanyak 42 keluarga atau 127 orang di Desa Talun Ponorogo terdampak peristiwa tanah gerak tersebut. Ratusan warga itu kemudian mengungsi di tempat yang lebih aman. Bencana alam ini terjadi setelah hampir seharian hujan mengguyur wilayah tersebut.

Fatwa MUI: APD Terkena Najis, Salat Wajib Diulang

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Imam Basori, mengatakan pihaknya setelah mendapatkan laporan kejadian tanah gerak di Desa Talun. Dia kemudian memerintahkan personel untuk mengantarkan logistik kepada para pengungsi. Para pengungsi itu tersebar di sejumlah lokasi seperti rumah warga dan musala yang kondisinya aman.

"Semalam untuk logistik dan keperluan lainnya sudah kami distribusikan ke tempat pengungsian yaitu di rumah Radun, rumah Katemin, dan musala," kata dia yang dikutip dari laman resmi Pemkab Ponorogo ponorogo.go.id, Kamis (26/3/2020).

Korban Corona Berjatuhan, Ini Aturan Main Jika Indonesia Lockdown

Pihaknya pada Kamis pagi melakukan pemetaan di lokasi tanah gerak yang disertai suara gemuruh yang ada di Desa Talun Ponorogo. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah terjadi longsoran atau tidak. Selain itu juga untuk menentukan jalur evakuasi.

"Pagi ini kami lakukan pemetaan terkait terjadi longsoran atau tidak. Serta membikin jalur evakuasi bila terjadi longsoran," kata Basori.

Catatan BPBD

Sebelumnya, BPBD Ponorogo telah mencatat adanya 35 bencana alam di Kabupaten Ponorogo mulai awal 2020 hingga Februari lalu. Dampak dari kejadian tersebut, satu warga meninggal dunia dan 13 rumah rusak.

Cegah Virus Corona, Pawartos Kartasura Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, mengatakan bencana alam ini terjadi merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Reyog. Kejadian bencana alam paling banyak terjadi pada saat musim penghujan ini antara lain banjir, angin kencang, dan tanah longsor.

Satu orang yang meninggal dunia itu bernama Paimin, 80, warga RT 004/RW 001, Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo. Pria lansia meninggal akibat tertimpa tanah longsor. Ia sempat dirawat di rumah sakit sekitar tiga jam, tetapi nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (21/2/2020) siang.

Sebelum kejadian itu, hujan deras terjadi. Sehingga menyebabkan tanah menjadi jenuh. Hingga akhirnya tanah longsor dan menimpa rumah korban. Tembok rumah ambruk dan menimpa korban yang saat itu sedang di kamar, kata Setyo, Rabu (26/2/2020).

The post Tanah Gerak Disertai Suara Gemuruh, 127 Orang di Ponorogo Mengungsi appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Dana Desa Belum Cair, Kades di Sukoharjo Terpaksa Ngutang Untuk Anggaran Pencegahan Corona

katasapa.com

Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri: Tarawih di Rumah, Salat Id Ditiadakan

katasapa.com

Kabar Terbaru! Warga Klaten Positif Corona Terus Membaik

katasapa.com

Infeksi Virus Corona Tak Bisa Dicegah dengan Hanya Berjemur

katasapa.com

Tambah Ruang Isolasi Pasien Corona, RSUD dr Moewardi Solo Kesulitan Cari Tukang

katasapa.com

Pemudik Yang Masuk Kota Madiun Akan Dikarantina Di 13 Sekolah

katasapa.com

PSBB Jakarta Belum Disetujui, Menkes Terawan Bantah Halangi Pemda

katasapa.com

RS Darurat Corona Sragen Ditarget Rampung 8 April, Petugas Medis dari Swasta dan Puskesmas

katasapa.com

PDP Meninggal Bertambah, Masa KLB Corona Solo Pasti Diperpanjang

katasapa.com

Virus Corona, Ini yang Paling Banyak Dicari Netizen Indonesia di Google

katasapa.com

Tempat Sabung Ayam Madiun Digrebek, Satu Penonton Meninggal Tercebur Sungai

katasapa.com

6 April, Indonesia Catatkan Jumlah Kasus Baru Positif Corona Tertinggi

katasapa.com

Giliran Amerika Serikat Berhasil Uji Vaksin Covid-19

katasapa.com

Positif Corona, Seksolog dr Naek L Tobing Juga Kanker Stadium 4

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 7 April 1948, WHO Didirikan

katasapa.com

Warga Grobogan Tenggelam di Saluran Irigasi, Sempat Dikira Gulungan Plastik

katasapa.com

Inilah Cerita Pekerja Harian yang Terdampak Covid-19

katasapa.com

Inter Milan Bisa Barter Lautaro Martinez.. dengan Lionel Messi!

katasapa.com

Juventus Bisa Korbankan Tiga Pemain Untuk Boyong Kembali Pogba

katasapa.com

Barcelona dan Real Madrid Akhirnya Bersatu

katasapa.com

Pep Guardiola Berduka, Sang Ibu Meninggal Dunia Akibat Virus Corona

katasapa.com

Barcelona Tak Pengaruh Ancaman Inter Soal Barter Lautaro dan Messi

katasapa.com

Jangan Sampai Salah Pilih Beli Sarung Mobil, Karena Bisa Merusak Cat

katasapa.com

Anda Wajib Tahu, Ambulans untuk Rujukan dan Jenazah Itu Berbeda

katasapa.com

Anggota Fraksi Golkar Debbie Rusdin Bagi-bagi Sembako Sambil Ajak Cegah Covid-19

katasapa.com

Jabar Semprot Disinfektan di 5.000-an Desa, Efektif atau Mubadzir?

katasapa.com

Patbingsoo Promo GOFOOD VALUE DEALS! Harga Spesial untuk Menu Pilihan

katasapa.com

LOTTERIA Promo Paket #DiRumahAja – Harga Spesial mulai Rp. 22.727 khusus pemesanan via GOFOOD dan GRABFOOD

katasapa.com

LOTTEMART Promo DISKON HINGGA 30% untuk transaksi pakai GOPAY

katasapa.com

Promo JCO KHUSUS DELIVERY! Paket 2 lusin Donuts hanya RP. 104.000