Perempuan Hamil Pelaku Perjalanan Di Sragen Meninggal Pada Hari Ke-13 Karantina Mandiri

kataSAPA.com
penemuan mayat warga solo pelaku perjalanan di sragen

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang perempuan yang tengah hamil dan menjalani karantina mandiri karena menjadi pelaku perjalanan di Sragen meninggal dunia, Rabu (1/4/2020).

Perempuan asal Tangen, Sragen, itu meninggal dunia dalam kondisi hamil dengan umur kandungan 37 pekan pada Rabu siang.

Meski tidak ada riwayat terjangkit virus corona, perempuan itu tetap dimakamkan sesuai standard operating prosedure (SOP) Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto, mengaku sudah menerima laporan seorang pelaku perjalanan asal Tangen yang meninggal dunia dalam keadaan hamil. Dia mengatakan perempuan berumur 35 tahun itu belum lama pulang dari Jakarta.

Jalan Utama Solo Baru Sukoharjo Ditutup Pada Malam Hari, Ini Jalur Pengalihannya

Pelaku perjalanan itu juga sudah menjalani karantina mandiri di Sragen. Namun, pada hari ke-13 karantina perempuan hamil itu meninggal dunia.

Dia mengatakan perempuan itu meninggal saat masa karantinanya hampir berakhir alias tinggal satu hari lagi karena masa karantina wajib hanya 14 hari.

Perempuan itu meninggal dunia diduga karena tensi tinggi. Meninggalnya masih di instalasi gawat darurat [IGD] puskesmas, jelasnya saat diwawancarai Solopos.com, Rabu malam.

Teknisi Internet di Karanganyar Tersengat Listrik Hingga Luka Bakar Separuh Badan

Sebenarnya, kata Hargiyanto, kasus kematian ibu hamil itu belum tentu karena corona. Tetapi karena statusnya pelaku perjalanan, proses pemakamannya di permakaman Sragen tetap menggunakan protap atau SOP Covid-19.

Terapkan Prinsip Kehati-Hatian

Hal itu sesuai prinsip kehati-hatian dan kewaspadaan serta pencegahan penularan virus corona.

Terpisah, Wakil Bupati (Wabup) Sragen Dedy Endriyatno juga mendapatkan laporan tentang kasus kematian ibu hamil bertatus pelaku perjalanan tersebut.

Begini Ceritanya Warga Klaten Tertular Hingga Dinyatakan Positif Corona

Begitu juga dengan kasus seorang pasien dalam pengawasan atau PDP asal Semarang yang dimakamkan di Sragen. Dia menyampaikan PDP asal Semarang yang meninggal dunia itu pada Rabu pagi dan pihak keluarga meminta supaya dimakamkan di tanah kelahirannya.

Dia menyampaikan perjalanan PDP asal Semarang ini panjang dan sampai sekarang belum diketahui hasil laboratorium atas spesimen yang diambil.

Untuk kasus kematian ibu hamil di Tangen itu detailnya di DKK. Yang jelas ibu hamil yang meninggal itu statusnya PP sehingga penanganan jenazahnya pun menggunakan SOP Covid-19, katanya.

The post Perempuan Hamil Pelaku Perjalanan Di Sragen Meninggal Pada Hari Ke-13 Karantina Mandiri appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Akses Lima Pintu Masuk Tol Arah Jakarta di Cirebon Dibatasi

katasapa.com

25 Tahun Telkomsel Konsisten Melayani Negri Untuk Terus Bergerak Maju Bersama Indonesia

katasapa.com

Chelsea Abaikan Klausul Buyback Winger Muda Sassuolo

katasapa.com

Liverpool Tak Rekrut Bek Kanan Baru Karena Pemain Ini

katasapa.com

Chelsea Bidik Bintang Porto yang Namanya Mirip Virus Gantikan Jadon Sancho

katasapa.com

Pendekatan Berbahaya Dortmund, Bener Kan Gol Bayern Akhirnya Terjadi

katasapa.com

Apa yang Bisa Fans Dapatkan pada Lanjutan NBA di Resort Disney?

katasapa.com

Permintaan Mobil Bekas Selama Ramadan 2020 Anjlok 40 Persen

katasapa.com

Penyebab Pedal Kopling Bergetar Saat Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

katasapa.com

Pemkot Makassar Segera Berlakukan Konsep New Normal Berbasis Lokal

katasapa.com

Kendalikan OPT Lewat AW-IPM, Kualitas dan Kuantitas Ekspor Manggis Makin Manis

katasapa.com

BPPSDMP Kementan: Maksimalkan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal

katasapa.com

Haedar Nashir: Tidak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai dengan Covid-19

katasapa.com

GM Cabang Makassar : Pas Masuk Paotere Sesuai PD dan Kesepakatan Bersama

katasapa.com

Yusran Jusuf Segera Urai Kemacetan Balai Kota

katasapa.com

109 Tenaga Kesehatan Dipecat, Ombudsman: Terjadi Maladministrasi

katasapa.com

Yogya dan Wacana 'New Normal' di Tengah Pandemi

katasapa.com

Perjuangkan Kebenaran, Shalehan Rebut $10.000 Kontes Radio Singapura

katasapa.com

Miris! Jalan ke Tawangmangu Karanganyar Macet H+1 Lebaran

katasapa.com

Masyarakat Bandel, Kasus Covid-19 Diprediksi Meledak Setelah Lebaran

katasapa.com

1 Warga Positif Covid-19, DKK Sragen Terjunkan Tim Tracing ke Pringanom Masaran

katasapa.com

Video Tawangmangu Karanganyar Macet, Seluruh Objek Wisata Tutup

katasapa.com

Status KLB Corona Kota Solo Dievaluasi Pekan Ini, Lanjut Atau Dicabut?

katasapa.com

PSBB Tahap III Jakarta di Tengah Ancaman Arus Balik, Anies Ketar-Ketir

katasapa.com

Lebaran Saat Covid-19, Kendaraan Melintas di Sukoharjo Turun Drastis

katasapa.com

Pemudik Mau Keluar-Masuk Jakarta? Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

katasapa.com

Pembatasan Dicabut, Jalan Lawu Karanganyar Dibuka Total Mulai Selasa

katasapa.com

Lebaran Hari Kedua, Solo Sepi Nyenyet

katasapa.com

Enggan Tilang Pemudik, Satlantas Klaten: Mereka Mau Putar Balik

katasapa.com

Kenormalan Baru