75 ODP Kontak Erat Dengan Pasien Positif Corona di Solo Dicek Pakai Rapid Test

kataSAPA.com
rapid test corona indonesia sukoharjo besan pasien corona solo salatiga

Solopos.com, SOLO -- Orang dalam pemantauan atau ODP yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif corona di Kota Solo dicek menggunakan rapid test.

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo menjadwalkan rapid test tersebut mulai Selasa (7/4/2020) hingga Kamis (9/4/2020). Ada 75 orang dari total 311 ODP mendapatkan prioritas tes cepat tersebut.

Mereka adalah ODP kontak erat atau mereka yang bersentuhan langsung dengan pasien terkonfirmasi positif Corona. Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan ODP yang mendapatkan prioritas tersebut dilihat dari pemantauan dan hasil screening awal.

Pengambilan sampel untuk rapid test ODP corona itu dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno, Semanggi, Solo.

Tak Serukan Pakai Masker, Jekek: Saya Takut Jadi Bahan Tertawaan

Prioritas uji cepat adalah ODP yang kontak erat. Kemudian ODP dengan faktor-faktor risiko karena alat ujinya sangat terbatas, jelasnya saat jumpa pers di Ruang Natapraja, Kompleks Balai Kota Solo, Selasa.

Lokasi tempat tinggal ODP kontak erat itu menyebar. DKK melihat dari hasil pantauan dan hasil saat screening. "Kalau 75 ODP prioritas itu enggak terpenuhi, kami akan geser ke nominasi yang di bawahnya," jelas Ning, sapaan akrabnya.

Hasil Rapid Tes Harus Disikapi Hati-Hati

Soal hasil tes, Ning menyebut ada dua jenis yakni positif dan negatif. Namun, hasil rapid test tak bisa menjadi tegakan diagnosis. Mereka yang hasil tesnya negatif belum tentu terbebas dari virus Covid-19.

Ganjar Pranowo: Keringanan Kredit Dipersulit? Laporkan Saya!

Rapid test corona di Solo ini sebagai langkah awal perlu tidaknya ODP menjalani tes selanjutnya yaitu PCR (polymerase chain reaction). Proses PCR membutuhkan waktu 3 x 24 jam untuk mengetahui hasilnya.

Kalau hasil rapid testnya positif, harus dilanjutkan PCR untuk memastikan hasilnya. Kemudian kalau hasilnya negatif dan menunjukkan gejala, harga mati harus tetap karantina dan harus diobati, kata dia.

Karena negatif ini belum tentu negatif dan bisa jadi positif, Ning mengatakan hasil rapid test harus disikapi dengan hati-hati. Meski hasilnya negatif, ODP tidak boleh menganggap diri sehat.

"Bisa jadi positif, terus pergi ke mana-mana dan menjadi sumber penularan. Harus karantina mandiri di rumah," kata Ning.

Didi Kempot Bikin 2 Lagu Baru Berisi Pesan Terkait Corona di Sragen

Berdasarkan pedoman terbaru dari Kementerian Kesehatan, mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 namun tidak bergejala diminta karantina mandiri di rumah. Mereka tidak harus dirawat di rumah sakit, kecuali muncul gejala.

Kuncinya Kepatuhan

Namun, jika kondisinya menurun, mereka wajib dirawat inap di rumah sakit. Kuncinya kepatuhan. Kami akan memantau, kalau dia kooperatif biar melakukan karantina di rumah, tandasnya.

Ning mengatakan kondisi psikologis berpengaruh terhadap daya tahan tubuh yang artinya juga berpengaruh terhadap virus itu. Dalam hal ini dukungan atau support keluarga sangat berpengaruh pada kesembuhan pasien.

PDP Meninggal Bertambah, Masa KLB Corona Solo Pasti Diperpanjang

Selain rapid test bagi ODP corona di Solo, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) juga menjatah masing-masing 30 unit alat tes cepat untuk empat rumah sakit rujukan lini kedua.

Alat itu akan digunakan oleh tenaga medis yang bersentuhan langsung dengan pasien suspect maupun terkonfirmasi positif Corona. Rumah sakit rujukan utama, yakni RSUD dr Moewardi dapat 50 unit, jelasnya.

RS rujukan lini kedua itu, yakni RSU PKU Muhammadiyah, RS Kasih Ibu Solo, RS dr Oen Kandangsapi, dan RST Slamet Riyadi Solo. RSUD Ngipang tidak mendapatkan jatah serupa karena saat pendataan tidak merawat pasien suspect atau positif Corona.

Tes dilakukan mandiri oleh rumah sakit yang bersangkutan dan laporannya langsung ke Pemprov Jawa Tengah.

The post 75 ODP Kontak Erat Dengan Pasien Positif Corona di Solo Dicek Pakai Rapid Test appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Nyaman Banar

katasapa.com

Peringatan buat Pemudik, Jangan Harap Bisa Kembali ke Jakarta Jika…

katasapa.com

Beredar Seruan Waspada Rapid Test Massal untuk Habisi Ulama Indonesia, Ini Penjelasan MUI

katasapa.com

Ditegur Petugas PSBB karena Tak Pakai Masker, Respon Oknum Polisi di Bandung Ini Bikin Emosi

katasapa.com

Marah-marah karena Ditegur Tak Pakai Masker, Begini Nasib Bripka HI

katasapa.com

Kapolda Jabar Kecam Ulah Bripka HI: Sama Masyarakat Saja Tak Boleh Arogan, Apalagi Sesama Anggota!

katasapa.com

Benarkah Rapid Test Massal Ulama Agenda PKI? Ini Faktanya

katasapa.com

Update Pasien Corona 25 Mei: Bertambah 479 Positif, Pertanda Baik dari Grafik Dua Hari Terakhir

katasapa.com

Buntut Marah-marah ke Petugas PSBB, Kapolda Jabar Pastikan Bripka HI Dimutasi

katasapa.com

Abu Bakar Baasyir dan Gayus Tambunan Dapat Remisi Khusus Lebaran, Kapan Bebas?

katasapa.com

Ini Hasil Tabayyun MUI Soal Seruan Rapid Test Ulama Agenda PKI, Panduan Biar Tak Mudah Terprovokasi

katasapa.com

PSBB Jakarta Diperpanjang sampai 4 Juni, Ini Misi Penting Anies Baswedan

katasapa.com

Menuju New Normal, Anies Ingatkan Pemudik: Anda Akan Temui Kesulitan Jika Paksakan Balik ke Jakarta

katasapa.com

Mau Balik ke Jakarta Tak Punya SIKM? Begini Solusinya

katasapa.com

8 Sikap MUI Atas Selebaran Tolak Rapid Test Ulama, Desak Polisi Tangkap Pelaku

katasapa.com

Berlaku sampai PSBB Berakhir, 14 Ruas Jalan di Jakarta Selatan Ini Ditutup

katasapa.com

Pengawasan Pengendalian Transportasi Diperketat di Fase Arus Balik

katasapa.com

Kediri Bangun Kampung Tangguh Cegah Persebaran Covid-19

katasapa.com

Jadi Imam dan Khatib Salat Ied di Rujab, Bupati Husler Menangis Doakan Corona Cepat Berlalu

katasapa.com

Menkes Keluarkan Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja

katasapa.com

IPW: Harusnya Kapolda Jatim Ambil Inspirasi dari Pak Prabowo

katasapa.com

Dunia Usai Wabah Covid-19: Negara akan Barbarisme atau Sosialisme

katasapa.com

Hongkong Rusuh, 180 Pengungjuk Rasa Diamankan

katasapa.com

Gegerkan Warga, Astaga… Pembunuh Bayi Laki-laki Ternyata Seorang Bidan

katasapa.com

AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu

katasapa.com

Superindo Promo Cashback 60% Dengan Menggunakan Shopee Pay

katasapa.com

Bertambah 4, WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Jadi 868 Orang

katasapa.com

Bertambah 526 Kasus, Total Kasus Covid-19 Indonesia 24 Mei Jadi 22.271 Orang

katasapa.com

Puluhan Pedagang di 3 Pasar Tradisional Klaten Jalani Rapid Test Covid-19

katasapa.com

Mulai 29 Mei, Pemudik Masuk Kota Solo Tak Wajib Masuk Rumah Karantina