Dampak Covid-19 Karanganyar: 44 Buruh Kena PHK, 1.415 Lainnya Dirumahkan

kataSAPA.com
PHK buruh karanganyar dapak wabah Covid-19

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 44 buruh Karanganyar terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK dan 1.415 buruh lainnya dirumahkan akibat dampak wabah Covid-19.

Data tersebut berdasarkan laporan yang masuk ke Dinsa Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi (Disdagnakerkop) dan UKM Karanganyar hingga Kamis (9/4/2020). Laporan diperoleh dari perusahaan maupun dari buruh terkena PHK yang secara aktif melaporkan diri.

Para buruh itu datang sendiri ke Posko Kartu Prakerja di Kantor Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com hingga pukul 11.50 WIB, Kamis, buruh yang terkena PHK dampak wabah Covid-19 Karanganyar berdatangan ke Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar agar mendapatkan kartu prakerja.

Satpol PP Solo Razia 6 Warung Makan Terkait Social Distancing, Tikar dan Kursi Disita

Sejauh ini ada enam perusahaan yang melapor dengan jumlah total buruh yang kena PHK sebanyak empat orang.Sedangkan jumlah buruh yang dirumahkan berdasar laporan enam perusahaan itu ada 1.414 orang.

Jumlah buruh kena PHK yang inisiatif melapor ada 40 orang.Selain itu ada satu orang karyawan dirumahnya yang melapor secara mandiri.

Surat Keterangan

Buruh yang melapor secara mandiri wajib membawa surat keterangan PHK dari perusahaan dan KTP. Sedangkan buruh yang dirumahkan bisa meminta surat keterangan cap basah bahwa mereka telah dirumahkan dari perusahaan.

"Data ini baru yang melaporkan secara mandiri melalui posko yang sudah kami buat ini, ucap Kabid Hubungan Industrial Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar, Sri Wibowo, kepada Solopos.com, Kamis.

40 Pasien Positif Corona Meninggal Sehari, Lonjakan Tertinggi Indonesia

Plt Kepala Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar, Martadi, menjelaskan perkembangan laporan dari perusahaan terkait karyawan yang dirumahkan maupun PHK karena dampak wabah Covid-19 belum signifikan.

Dia mengimbau perusahaan lebih kooperatif agar karyawan terdampak tidak kehabisan jatah kartu prakerja untuk Jawa Tengah yang kuotanya terbatas.

Kami sudah bergerak cepat agar banyak perusahaan yang segera melaporkan karyawan terdampak. Tapi hingga saat ini baru enam perusahaan yang melapor, beber dia.

Ada Gejala Pneumonia, Jasad Warga Teloyo Klaten Ditangani Sesuai Protokol Pemakaman Covid-19

Karena itulah, Martadi kemudian membuka posko dan menyurati camat agar diteruskan kades lalu diberitahukan kepada warga yang terdampak PHK untuk lapor secara mandiri.

Bekerja Di Luar Kota

Menurutnya, tak hanya karyawan yang bekerja di perusahaan Karanganyar yang didata. Pendataan juga termasuk warga domisili Karanganyar yang bekerja di luar kota.

Kami sudah konsultasi dan semua warga asal KTP Karanganyar bisa kami data meskipun mereka di-PHK oleh perusahaan di luar Karanganyar. Intinya yang penting membawa bukti PHK resmi atau dirumahkan dan kartu identitas, imbuh dia.

Sepulang dari Solo, Mahasiswa Asal Bengkulu Batuk-batuk & Diisolasi di Asrama Haji Jogja

Salah satu warga Mojogedang, Karanganyar, yang kena PHK sebagai dampak wabah Covid-19, Alfina Mardiyanti, 20, mengaku baru di-PHK pada Senin (6/4/2020).

Perusahaan tempatnya bekerja terpaksa memutuskan kontrak kerja lantaran usahanya terdampak wabah Covid-19. Setelah tahu ada edaran ini saya langsung melapor agar dapat kartu prakerja. Harapan saya bisa membantu untuk mendapatkan pekerjaan lagi, ucap dia.

The post Dampak Covid-19 Karanganyar: 44 Buruh Kena PHK, 1.415 Lainnya Dirumahkan appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Akses Lima Pintu Masuk Tol Arah Jakarta di Cirebon Dibatasi

katasapa.com

25 Tahun Telkomsel Konsisten Melayani Negri Untuk Terus Bergerak Maju Bersama Indonesia

katasapa.com

Chelsea Abaikan Klausul Buyback Winger Muda Sassuolo

katasapa.com

Liverpool Tak Rekrut Bek Kanan Baru Karena Pemain Ini

katasapa.com

Chelsea Bidik Bintang Porto yang Namanya Mirip Virus Gantikan Jadon Sancho

katasapa.com

Pendekatan Berbahaya Dortmund, Bener Kan Gol Bayern Akhirnya Terjadi

katasapa.com

Apa yang Bisa Fans Dapatkan pada Lanjutan NBA di Resort Disney?

katasapa.com

Permintaan Mobil Bekas Selama Ramadan 2020 Anjlok 40 Persen

katasapa.com

Penyebab Pedal Kopling Bergetar Saat Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

katasapa.com

Pemkot Makassar Segera Berlakukan Konsep New Normal Berbasis Lokal

katasapa.com

Kendalikan OPT Lewat AW-IPM, Kualitas dan Kuantitas Ekspor Manggis Makin Manis

katasapa.com

BPPSDMP Kementan: Maksimalkan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal

katasapa.com

Haedar Nashir: Tidak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai dengan Covid-19

katasapa.com

GM Cabang Makassar : Pas Masuk Paotere Sesuai PD dan Kesepakatan Bersama

katasapa.com

Yusran Jusuf Segera Urai Kemacetan Balai Kota

katasapa.com

109 Tenaga Kesehatan Dipecat, Ombudsman: Terjadi Maladministrasi

katasapa.com

Yogya dan Wacana 'New Normal' di Tengah Pandemi

katasapa.com

Perjuangkan Kebenaran, Shalehan Rebut $10.000 Kontes Radio Singapura

katasapa.com

Miris! Jalan ke Tawangmangu Karanganyar Macet H+1 Lebaran

katasapa.com

Masyarakat Bandel, Kasus Covid-19 Diprediksi Meledak Setelah Lebaran

katasapa.com

1 Warga Positif Covid-19, DKK Sragen Terjunkan Tim Tracing ke Pringanom Masaran

katasapa.com

Video Tawangmangu Karanganyar Macet, Seluruh Objek Wisata Tutup

katasapa.com

Status KLB Corona Kota Solo Dievaluasi Pekan Ini, Lanjut Atau Dicabut?

katasapa.com

PSBB Tahap III Jakarta di Tengah Ancaman Arus Balik, Anies Ketar-Ketir

katasapa.com

Lebaran Saat Covid-19, Kendaraan Melintas di Sukoharjo Turun Drastis

katasapa.com

Pemudik Mau Keluar-Masuk Jakarta? Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

katasapa.com

Pembatasan Dicabut, Jalan Lawu Karanganyar Dibuka Total Mulai Selasa

katasapa.com

Lebaran Hari Kedua, Solo Sepi Nyenyet

katasapa.com

Enggan Tilang Pemudik, Satlantas Klaten: Mereka Mau Putar Balik

katasapa.com

Kenormalan Baru