Tak Selesaikan Utang, Hakim Nyatakan Developer T-Plaza Layak Pailit

kataSAPA.com

JAKARTA- Ketua majelis hakim Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat, Desbenneri Sinaga yang memimpin sidang PKPU antara PT Prima Kencana dengan konsumen menyebut developer Apartemen T-Plaza, Benhil, Jakarta Pusat itu layak pailit jika tidak mampu menyerahkan proposal perdamaian atau membayar utang.

Hakim Desbenneri tersulut emosinya lantaran pihak Prima Kencana, pada saat sidang PKPU tetap, tanggal 18 Mei yang lalu tidak bisa memberi penegasan pasti kapan menyusun rencana perdamaian dengan konsumen.

Hal itu diungkapkan Maria Julianti Situmorang selaku kuasa hukum pemohon PKPU serta kreditur sejumlah tower di apartemen T-Plaza.

Sikap hakim yang menyebut debitur sebaiknya langsung menyatakan pailit merupakan bentuk kekesalan karena debitur tidak mampu memberi jawaban yang pasti kepada konsumen, kata Maria Julianti yang akrab dipanggil Rhen Situmorang saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2020).

Majelis hakim akhirnya memberikan PKPU tetap selama 30 hari kepada PT Prima Kencana developer Apartemen T-Plaza, berdasarkan rekomendasi Hakim Pengawas atas hasil Rapat Kreditor pada tanggal 15 Mei 2020, lantaran seluruh kreditur secara aklamasi menyetujui pemberian PKPU tetap kepada PT Prima Kencana.

Pengadilan Niaga Jakpus telah menunjuk tim pengurus untuk PT Prima Kencana yakni, Suhendra Asido Hutabarat, Ellywaty Saragih dan Budi Oloan Hasibuan. PN Jakpus telah menunjuk Acice Sendong sebagai pengawas. Bertindak sebagai Pengurus adalah Suhendra Asido hutabarat, dan Elly Saragih Budi Hasibuan

Menurut Rhen Situmorang, debitur sejak awal memang tidak menunjukan iktikad baik terhadap konsumen hingga perkara ini bergulir di pengadilan.

Kliennya bahkan sempat tidak diakui sebagai konsumen sebelum adanya Putusan PKPU No. 77/Pdt.Sus-PKPU/2020PN.Niaga Jkt.Pst yang menyatakan sebaliknya.

Kuasa hukum lainnya, Agus Setiawan menilai, PT Prima Kencana sejak awal terkesan ingin melepaskan tanggung jawabnya terhadap konsumen Tower A dan Tower C dengan hanya mengakui konsumen Tower B dan D. Adanya putusan PKPU membuat kreditur harus mengakui konsumen Tower A dan C.

Tanpa adanya putusan PKPU, ratusan konsumen tidak bisa menikmati unit apartemen T-Plaza yang telah dibeli dari PT Prima Kencana. Agus menyebut, pihaknya masih mengharapkan iktikad baik PT Prima Kencana untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Kami berharap perdamaian dapat tercapai dalam masa PKPU tetap dalam 30 hari kedepan. Perdamaian yang bersifat menyeluruh terhadap seluruh para kreditor PT. Prima Kencana termasuk Klien kami pembeli unit Tower A dan Tower C, kata Agus.

Selain itu, Agus mengatakan, apartemen T-Plaza yang terdiri dari 5 tower sejatinya dibangun di atas tanah hak pakai seluas 1,6 hektare milik Kementerian PUPR. Atas dasar itu investor menyurati Kementerian PUPR mengeluhkan PT Prima Kencana yang tidak menyerahkan unit apartemen tepat waktu.

Pihaknya menyayangkan belum adanya perhatian dari Kementerian PUPR hingga saat ini, padahal selaku instansi pemerintah sepatutnya ikut memberi solusi bukan bersikap lepas tangan.

(dhe/pojoksatu)

The post Tak Selesaikan Utang, Hakim Nyatakan Developer T-Plaza Layak Pailit appeared first on .

sumber: pojoksatu.id
katasapa.com

Nyaman Banar

katasapa.com

Peringatan buat Pemudik, Jangan Harap Bisa Kembali ke Jakarta Jika…

katasapa.com

Beredar Seruan Waspada Rapid Test Massal untuk Habisi Ulama Indonesia, Ini Penjelasan MUI

katasapa.com

Ditegur Petugas PSBB karena Tak Pakai Masker, Respon Oknum Polisi di Bandung Ini Bikin Emosi

katasapa.com

Marah-marah karena Ditegur Tak Pakai Masker, Begini Nasib Bripka HI

katasapa.com

Kapolda Jabar Kecam Ulah Bripka HI: Sama Masyarakat Saja Tak Boleh Arogan, Apalagi Sesama Anggota!

katasapa.com

Benarkah Rapid Test Massal Ulama Agenda PKI? Ini Faktanya

katasapa.com

Update Pasien Corona 25 Mei: Bertambah 479 Positif, Pertanda Baik dari Grafik Dua Hari Terakhir

katasapa.com

Buntut Marah-marah ke Petugas PSBB, Kapolda Jabar Pastikan Bripka HI Dimutasi

katasapa.com

Abu Bakar Baasyir dan Gayus Tambunan Dapat Remisi Khusus Lebaran, Kapan Bebas?

katasapa.com

Ini Hasil Tabayyun MUI Soal Seruan Rapid Test Ulama Agenda PKI, Panduan Biar Tak Mudah Terprovokasi

katasapa.com

PSBB Jakarta Diperpanjang sampai 4 Juni, Ini Misi Penting Anies Baswedan

katasapa.com

Menuju New Normal, Anies Ingatkan Pemudik: Anda Akan Temui Kesulitan Jika Paksakan Balik ke Jakarta

katasapa.com

Mau Balik ke Jakarta Tak Punya SIKM? Begini Solusinya

katasapa.com

8 Sikap MUI Atas Selebaran Tolak Rapid Test Ulama, Desak Polisi Tangkap Pelaku

katasapa.com

Berlaku sampai PSBB Berakhir, 14 Ruas Jalan di Jakarta Selatan Ini Ditutup

katasapa.com

Pengawasan Pengendalian Transportasi Diperketat di Fase Arus Balik

katasapa.com

Kediri Bangun Kampung Tangguh Cegah Persebaran Covid-19

katasapa.com

Jadi Imam dan Khatib Salat Ied di Rujab, Bupati Husler Menangis Doakan Corona Cepat Berlalu

katasapa.com

Menkes Keluarkan Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja

katasapa.com

IPW: Harusnya Kapolda Jatim Ambil Inspirasi dari Pak Prabowo

katasapa.com

Dunia Usai Wabah Covid-19: Negara akan Barbarisme atau Sosialisme

katasapa.com

Hongkong Rusuh, 180 Pengungjuk Rasa Diamankan

katasapa.com

Gegerkan Warga, Astaga… Pembunuh Bayi Laki-laki Ternyata Seorang Bidan

katasapa.com

AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu

katasapa.com

Superindo Promo Cashback 60% Dengan Menggunakan Shopee Pay

katasapa.com

Bertambah 4, WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Jadi 868 Orang

katasapa.com

Bertambah 526 Kasus, Total Kasus Covid-19 Indonesia 24 Mei Jadi 22.271 Orang

katasapa.com

Puluhan Pedagang di 3 Pasar Tradisional Klaten Jalani Rapid Test Covid-19

katasapa.com

Mulai 29 Mei, Pemudik Masuk Kota Solo Tak Wajib Masuk Rumah Karantina