Pandemi Covid-19 di Indonesia Diprediksi Bertahan 12 Bulan ke Depan

kataSAPA.com
batik air jual tiket lampaui batas, lonjakan covid-19 pelonggaran psbb, hidup berdamai selamanya dengan. covid-19 bertahan 12 bulan

Solopos.com, JAKARTA -- Pakar kesehatan menyebutkan prediksi bahwa pandemi virus corona penyebab Covid-19 akan terus bertahan hingga 12 bulan ke depan atau tahun depan. Hal inilah yang membuat masyarakat Indonesia diminta bersiap untuk berdampingan dengan virus corona baru itu.

Hal itu disampaikan Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Dr Hermawan Saputra terkait wacana pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Meski demikian, dia menggarisbawahi bahwa masyarakat harus siap berdampingan, namun bukan berdamai dengan Covid-19 seperti narasi pemerintah.

Terkontak 3 Pasien Covid-19, Ratusan Warga Joyotakan Solo Jalani Rapid Test

Berdampingan dengan virus corona (jika bertahan hingga 12 bulan ) berarti masyarakat harus bersiap dengan segala kemungkinan selama pandemi ini masih ada. Berdampingan dengan Covid-19, kata dia, merupakan pilihan paling realistis mengingat Indonesia sudah terlambat dalam menangani pandemi.

"Jadi sampai 12 bulan ke depan, jadi virus corona masih akan terus ada. Kami bukan menakut-nakuti, tapi hasil penelitian menyimpulkan bahwa ini akan berlangsung sampai 12 bulan. Jadi kami memberikan saran berdampingan degan Covid-19, bukan berdamai," kata Hermawan yang ditayangkan live oleh TV One, Rabu (20/5/2020).

Rekor Jumlah Kasus Baru Covid-19 Pecah Lagi, Masih Mau Berdamai?

Hermawan menyebutkan sejak awal Indonesia seharusnya berkejaran dengan kecepatan penularan Covid-19 sebelum diproyeksikan bertahan lebih dari 12 bulan. Sayangnya penerapan PSBB yang longgar sejak awal dan perilaku masyarakat membuat kecepatan penularan Covid-19 tak dapat dibendung.

"Kalau awalnya dulu kita bermaraton dengan Covid-19, kita adu cepat dengan virus. Tapi kemudian karena ini kemudian menjadi luar biasa, ada penularan lokal, dan fenomena gunung es," ujarnya.

Rapid Test Massal Covid-19 di Ponorogo, 36 Reaktif Positif

Gunung Es

Prediksi wabah Covid-19 bertahan hingga 12 bulan ke depan pun dinilai masuk akal lantaran penularan yang luar biasa. Hermawan mencontohkan fenomena gunung es kasus Covid-19 itu di Jakarta. Menurutnya, lebih dari setengah juta warga Jakarta sudah bisa terkena Covid-19 atau jauh lebih tinggi daripada laporan pemerintah.

"Di DKI itu 533.0000 itu sudah bisa kena covid-19, nah saran kita itu berdampingan bukan berdamai. Kalau PSBB ini kan intervensi longgar, ya dipertahankan [jangan makin dilonggarkan]," kata Hermawan.

Terungkap! Gambar Menyeramkan Gadis Pembunuh Bocah Ceritakan Siksaan Pacar

Dia mengingatkan risiko berlarut-larutnya wabah Covid-19 yang diperkirakan bisa bertahan hingga 12 bulan ke depan. Pasalnya, Indonesia memiliki keterbatasan infrastruktur kesehatan, khususnya jumlah tenaga kesehatan yang jauh dari ideal.

"Ini walaupun angkanya ribuan [ratusan ribu dokter], ini sangat kecil dibandingkan jumlah penduduk Indonesia. Idealnya perbandingan jumlah dokter dan penduduk adalah 1 : 1.500, tapi di Indonesia 1 : 150.000. Ini jauh dari kata cukup."

Gambar Terbaru Gadis Pembunuh Bocah Sawah Besar, Tak Lagi Menyeramkan

Untuk menghadapi skenario Covid-19 bertahan hingga 12 bulan itu, Hermawan menyarankan pemerintah memaksimalkan fungsi PSBB. Penerapan PSBB bisa berlaku dengan intervensi lentur, kadang ketat, namun kadang bisa dilonggarkan agar efek ekonominya tidak terlalu berat.

The post Pandemi Covid-19 di Indonesia Diprediksi Bertahan 12 Bulan ke Depan appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Gara-Gara Corona, 10 Mahasiswa Universitas Di Tiongkok Ini Harus Jalani Ujian Skripsi Dari Boyolali

katasapa.com

Pemkab Wonogiri Belum Berencana Buka Tempat Wisata, Ini Alasannya

katasapa.com

Jika Liga 2 Digelar Tanpa Penonton, Pasoepati Minta Semua Laga Persis Solo Disiarkan

katasapa.com

Anies Baswedan Menghilang Jelang Berakhirnya PSBB III Jakarta, Ada Apa?

katasapa.com

JK: Seharusnya Masjid Dibuka Lebih Dulu Sebelum Mal!

katasapa.com

Kecelakaan Maut Tol Semarang-Solo: Truk Seruduk Truk, 1 Meninggal Dunia

katasapa.com

PAD Pajak Daerah Karanganyar Diestimasi Turun Rp16 Miliar

katasapa.com

Anang Hermansyah Cerita Kerasnya Hidup Setelah Cerai dengan KD

katasapa.com

Hari Ini Dalam Sejarah: 4 Juni 1940, Pertempuran Dunkrik Berakhir

katasapa.com

Penelusuran Sara Wijayanto di Alas Ketonggo Srigati Ngawi Sarat Nostalgia…

katasapa.com

Sudah Lima Hari Dibuka, Keraton Kasepuhan Cirebon Masih Sedikit Pengunjung

katasapa.com

Setiap Hari, Yayasan Wani Amal Cirebon Sediakan Nasi dan Pakaian Gratis

katasapa.com

Kunjungi Grage Mall, Wagub Jabar Minta Pengelola Mall Sediakan Sarung Tangan

katasapa.com

DPRD Kota Medan Renville Napitupulu: “Tertular Virus Memberi!”

katasapa.com

Olivier Giroud Ungkap Targetnya di Chelsea Usai Kembali Perpanjang Kontrak

katasapa.com

Barcelona Panas Lagi, Klub Ingin Potong Gaji Pemain untuk Kedua Kalinya

katasapa.com

Barcelona Ketar-ketir Lionel Messi Absen Latihan Rabu (3/6) Ini

katasapa.com

Begini Konsep Gaya Hidup Islami Hadapi New Normal ala DWP Sulsel

katasapa.com

Divonis Melanggar, Jokowi dan Menkominfo Wajib Minta Maaf Secara Terbuka tanpa Terkecuali, Begini Bunyinya

katasapa.com

Dor! Diduga Stres, Oknum Polres Tebingtinggi Bunuh Diri dengan Pistol Dinas

katasapa.com

Saul Niguez Umumkan ‘Klub Baru’, Fans Man United Kena Prank

katasapa.com

Duh! Pijat Plus-plus Gay Ditemukan di Perumahan Elit Tasbih, Barang Bukti Sex Toys dan Alat Kontrasepsi

katasapa.com

Polda Sumut Bongkar Salon Pijat Plus-plus Khusus Gay, Puluhan Kondom Berserakan

katasapa.com

Gerakkan Ekonomi Warga Seko, Pemda Lutra Rampungkan 22 KM Ruas Mabusa-Malimongan

katasapa.com

Pelatih Ganda Campuran Yakin Hafiz/Gloria Bisa Susul Praveen/Melati

katasapa.com

Komentar Rasis, Dihujat, Kehilangan Sponsor, Mantan Miss Universe Malaysia Minta Maaf

katasapa.com

Perpanjangan Ketiga PSBB, Pemkot Tangsel Tinjau Persiapan Mall dan Tempat Ibadah

katasapa.com

Pengembangan Kasus 35 Kg Sabu, Polisi Tembak Mati Bandar Asal Aceh di Medan

katasapa.com

Pulihkan Perekonomian Nasional, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 667,20 T

katasapa.com

Picu Kontroversi, Mantan Kabais Minta Perpres Terorisme Dibatalkan