Tak Patuhi Protokol, Toko & Swalayan di Karanganyar Bakal Ditutup Satpol PP

kataSAPA.com
Satpol PP Karanganyar

Solopos.com, KARANGANYAR - Satpol PP Kabupaten Karanganyar bergerilya memantau toko modern dan swalayan agar menerapkan protokol kesehatan terhadap pengunjung.

Sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karanganyar mengecek sejumlah toko modern maupun swalayan di sepanjang Jalan Lawu dari Palur hingga Bejen pada Selasa (19/5/2020).

Mereka memastikan toko modern maupun swalayan sudah menyediakan sarana prasarana dan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah persebaran Covid-19. Inspeksi mendadak (sidak) tersebut dipimpin Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Yopi Eko Jati Wibowo.

Tren Covid-19 di Asia Tenggara Menurun, Indonesia Masih Parah

"Diawali dari Mitra, Amigo, Putra Rahayu, Putro Mulyo. Kami cek apakah sudah menyiapkan sarana prasarana penunjang pelaksanaan protokol Covid-19," kata Yopi saat dihubungi Solopos.com, Kamis (21/5/2020).

"Beberapa sudah dan yang lain belum. Yang sudah itu mereka sudah menggunakan thermometer gun di depan pintu untuk mengecek setiap pengunjung yang hendak masuk. Sudah menyiapkan hand sanitizer di dekat pintu maupun tempat cuci tangan yang mudah dijangkau," imbuhnya.

Tetapi sejumlah toko modern maupun swalayan yang lain belum menerapkan protokol pencegahan persebaran Covid-19. Bahkan mereka hanya menggunakan satu pintu untuk akses keluar dan masuk. Yopi menyampaikan tidak menyoal satu pintu untuk akses masuk dan keluar pengunjung dengan catatan dipasang pembatas sehingga pengunjung tidak berdesak-desakan.

Alhamdulillah, Pemudik asal Jakarta di Wonogiri Sembuh dari Covid-19

"Kami tambahkan juga agar pengelola itu rutin menyemprotkan disinfektan atau mengelapkan disinfektan pada keranjang dorong maupun jinjing setiap tiga jam sekali. Sejumlah pengelola menyanggupi. Kami minta pintu pengunjung masuk dan keluar disekat atau dipisah," tutur dia.

Patroli Rutin

Yopi menuturkan petugas Satpol PP akan rutin mengecek toko modern dan swalayan tersebut perihal penerapan protokol kesehatan dan pencegahan persebaran Covid-19.

"Kami cek. Tidak ada alasan semua harus melaksanakan protokol Covid-19. Kalau tidak melaksanakan kami arahkan tutup dulu sampai memenuhi syarat. Kalau sudah, silakan buka. Rata-rata sudah melaksanakan. Daripada menimbulkan korban," ujar dia.

Pemilik Terjerat Penipuan, Bengkel Modifikasi Food Truck Solo Tutup

Yopi menyampaikan alasan Satpol PP rutin mengecek toko modern dan swalayan karena sejumlah toko maupun swalayan mulai dipadati pengunjung terutama menjelang Lebaran.

"Ini kan toko mulai ramai. Pak Bupati menghendaki ekonomi jalan. Tapi tolong semua protokol berjalan untuk menghindari kemungkinan terburuk. Jangan sampai ada relaksasi terus akhirnya terjadi peningkatan penderita [Covid-19]. Kami kan enggak tahu mana ODP, PDP, dan OTG. Untuk mencegah satu-satunya protokol kami tegakkan."

The post Tak Patuhi Protokol, Toko & Swalayan di Karanganyar Bakal Ditutup Satpol PP appeared first on Solopos.com.

katasapa.com

Nyaman Banar

katasapa.com

Peringatan buat Pemudik, Jangan Harap Bisa Kembali ke Jakarta Jika…

katasapa.com

Beredar Seruan Waspada Rapid Test Massal untuk Habisi Ulama Indonesia, Ini Penjelasan MUI

katasapa.com

Ditegur Petugas PSBB karena Tak Pakai Masker, Respon Oknum Polisi di Bandung Ini Bikin Emosi

katasapa.com

Marah-marah karena Ditegur Tak Pakai Masker, Begini Nasib Bripka HI

katasapa.com

Kapolda Jabar Kecam Ulah Bripka HI: Sama Masyarakat Saja Tak Boleh Arogan, Apalagi Sesama Anggota!

katasapa.com

Benarkah Rapid Test Massal Ulama Agenda PKI? Ini Faktanya

katasapa.com

Update Pasien Corona 25 Mei: Bertambah 479 Positif, Pertanda Baik dari Grafik Dua Hari Terakhir

katasapa.com

Buntut Marah-marah ke Petugas PSBB, Kapolda Jabar Pastikan Bripka HI Dimutasi

katasapa.com

Abu Bakar Baasyir dan Gayus Tambunan Dapat Remisi Khusus Lebaran, Kapan Bebas?

katasapa.com

Ini Hasil Tabayyun MUI Soal Seruan Rapid Test Ulama Agenda PKI, Panduan Biar Tak Mudah Terprovokasi

katasapa.com

PSBB Jakarta Diperpanjang sampai 4 Juni, Ini Misi Penting Anies Baswedan

katasapa.com

Menuju New Normal, Anies Ingatkan Pemudik: Anda Akan Temui Kesulitan Jika Paksakan Balik ke Jakarta

katasapa.com

Mau Balik ke Jakarta Tak Punya SIKM? Begini Solusinya

katasapa.com

8 Sikap MUI Atas Selebaran Tolak Rapid Test Ulama, Desak Polisi Tangkap Pelaku

katasapa.com

Berlaku sampai PSBB Berakhir, 14 Ruas Jalan di Jakarta Selatan Ini Ditutup

katasapa.com

Pengawasan Pengendalian Transportasi Diperketat di Fase Arus Balik

katasapa.com

Kediri Bangun Kampung Tangguh Cegah Persebaran Covid-19

katasapa.com

Jadi Imam dan Khatib Salat Ied di Rujab, Bupati Husler Menangis Doakan Corona Cepat Berlalu

katasapa.com

Menkes Keluarkan Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja

katasapa.com

IPW: Harusnya Kapolda Jatim Ambil Inspirasi dari Pak Prabowo

katasapa.com

Dunia Usai Wabah Covid-19: Negara akan Barbarisme atau Sosialisme

katasapa.com

Hongkong Rusuh, 180 Pengungjuk Rasa Diamankan

katasapa.com

Gegerkan Warga, Astaga… Pembunuh Bayi Laki-laki Ternyata Seorang Bidan

katasapa.com

AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu

katasapa.com

Superindo Promo Cashback 60% Dengan Menggunakan Shopee Pay

katasapa.com

Bertambah 4, WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Jadi 868 Orang

katasapa.com

Bertambah 526 Kasus, Total Kasus Covid-19 Indonesia 24 Mei Jadi 22.271 Orang

katasapa.com

Puluhan Pedagang di 3 Pasar Tradisional Klaten Jalani Rapid Test Covid-19

katasapa.com

Mulai 29 Mei, Pemudik Masuk Kota Solo Tak Wajib Masuk Rumah Karantina