Madura Antarkan Caleg Bersuara Jumbo

kataSAPA.com

Rekapitulasi tingkat provinsi hasil Pemilu 2019 di wilayah Jawa Timur (Jatim) telah selesai. Distribusi kursi untuk DPR dari wilayah tersebut memang akan ditetapkan setelah rekapitulasi tingkat nasional selesai. Meski begitu, nama-nama penghuni Senayan dari 11 daerah pemilihan (dapil) di Jatim sudah bisa diketahui.

Berdasar penghitungan manual hasil rekapitulasi tingkat Provinsi Jatim, tercatat ada sembilan parpol yang berebut 87 kursi DPR dari 11 dapil di provinsi ini. PDIP dan PKB menjadi parpol peraih kursi terbanyak. PDIP meraih 20 kursi dan PKB memperoleh 19 kursi.

Namun, ada fenomena menarik yang mewarnai hasil perolehan suara pemilu untuk DPR di Jatim. Mayoritas caleg pengumpul suara jumbo berasal dari dapil Jatim XI alias Madura. Seluruh caleg terpilih dari Pulau Garam itu mengumpulkan lebih dari 120 ribu suara. Berbeda dengan 10 dapil lainnya, tidak banyak caleg terpilih yang bisa meraih lebih dari 100 ribu suara.

Tengok saja perolehan suara caleg Partai Gerindra R Imron Amin. Dia meraup 242.437 suara. Atau, caleg PPP Ahmad Baidowi yang mendapat 227.170 suara. Dari total jatah delapan kursi, hanya dua caleg yang perolehannya kurang dari 150 ribu suara.

Meski perolehan suara para caleg terpilih di wilayah Madura jumbo, sebarannya ternyata tidak merata. Rata-rata perolehan suara para kandidat terpilih itu terpusat di satu kabupaten/kota. Misalnya, caleg PKB H Syafiuddin yang mendapat lebih dari 134 ribu di antara 142.303 suara di Bangkalan. Perolehan di tiga wilayah Madura lainnya rata-rata tidak sampai 4.000 suara per kabupaten.

Begitu juga perolehan suara R Imron Amin yang paling tinggi. Sebarannya ada di wilayah Bangkalan, mencapai 234 ribu suara. Di tiga wilayah lain (Sampang, Pemekasan, dan Sumenep), perolehannya sangat kecil. Bahkan di Sampang hanya memperoleh 455 suara.

ILUSTRASI PEMILU (Kokooh Praba/)

Fenomena unik di dapil Madura itu juga diakui Direktur SCG Research and Consulting Didik Prasetiyono. Selain suara jumbo para caleg, perolehan kursi parpol juga merata. Delapan kursi diisi delapan partai berbeda. Perolehan suara caleg jauh di atas perolehan suara partai, katanya.

Persaingan antarcaleg dalam satu partai di dapil Madura juga menarik. Misalnya, perebutan kursi DPR di Partai Nasdem. Caleg terpilih Willy Aditya yang memperoleh 190.814 suara hanya unggul tipis atas caleg koleganya, Farid Al Fauzi, yang mendapat 188.385 suara.

Kompetisi perebutan kursi DPR di dapil Jatim juga menghasilkan fenomena baru. Banyak caleg potensial yang berpindah parpol gagal duduk di kursi DPR. Ambil contoh mantan Bupati Bojonegoro Suyoto (pindah dari PAN ke Nasdem), Fandi Utomo (dari Demokrat ke PKB), serta beberapa nama lain.

Hal ini cukup wajar. Sebab, butuh waktu membangun kembali basis maupun infrastruktur setelah seorang caleg pindah partai, ujar founder The Republic Institute Sufyanto.

Di sisi lain, figur tokoh masih menjadi modal kuat bagi pemilih di beberapa daerah untuk menentukan pilihannya. Misalnya, yang terlihat dari lolosnya caleg-caleg populer seperti Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan mantan Jubir KPK Johan Budi. Namun, ini tak berlaku bagi caleg-caleg dengan background artis, jelasnya.

Sementara itu, meski rekapitulasi tingkat provinsi telah tuntas, KPU Jatim belum menyimpulkan perolehan kursi DPR antarparpol maupun caleg terpilih. Sebab, penentuannya bakal dilakukan KPU setelah rekapitulasi nasional, terang Ketua KPU Jatim Choirul Anam.

katasapa.com

Cara Polri Ungkap Komandan Perusuh Aksi 21-22 Mei

katasapa.com

Jimly Asshiddiqie: Rekonsiliasi Probowo-Jokowi Tidak Perlu Dipaksakan

katasapa.com

Jokowi Minta Guru Ajarkan Toleransi ke Siswa Sejak Dini

katasapa.com

3 Ide Bercinta bagi Pasutri yang Liburan di Hotel

katasapa.com

Ingin Sembuhkan Nyeri Bahu, Kenali Penyebab dan Dokter Spesialis yang Menanganinya

katasapa.com

Diperkenalkan Sebagai Bagian Barcelona, Frenkie de Jong Sebut Mimpi yang Jadi Nyata

katasapa.com

4 Kasus Obesitas di Karawang, 2 Penderita Meninggal Dunia

katasapa.com

HEADLINE: Parpol Koalisi Jokowi Minta Jatah Menteri, Bagaimana Respons Istana?

katasapa.com

Jokdri Dituntut 2 Tahun 6 Bulan, Klaim Bukan Terkait Match Fixing

katasapa.com

Deretan Nama Besar Capim KPK, Irjen Antam Hingga Natalius Pigai

katasapa.com

Marc Marquez Ingin Segera Perlebar Jarak Menjadi 50 Poin

katasapa.com

AVI Dukung Pemberantasan Narkoba di Rokok Elektrik

katasapa.com

Ngotot Jadi Ketua MPR, Cak Imin Ingin Dua Partai Ini Jadi Oposisi

katasapa.com

Tukang Bubur Tega Bunuh Bocah Perempuan Karena Idap Kelainan Seksual

katasapa.com

Jokowi Didesak Berikan Amnesti untuk Baiq Nuril

katasapa.com

Untuk Yang Belum Cetak E-KTP, Bisa Pakai Virtual Certificate

katasapa.com

Pembuat Motor Itu Bukan Pekerja Bengkel, melainkan Seniman

katasapa.com

Cak Imin: Partai Koalisi Tutup Pintu Beri Jatah Ketua MPR ke Oposisi

katasapa.com

Pameran Waralaba IFRA Targetkan Transaksi Rp 1 Triliun

katasapa.com

Peneliti LIPI Khawatirkan Skenario Pansel Capim KPK Jilid V

katasapa.com

Ketua Dewan Setuju Tarif PBB Usulan Endung

katasapa.com

Garuda Indonesia Pastikan Persiapan Penerbangan Jamaah Haji Telah Siap

katasapa.com

Soal Jatah Menteri, OSO Minta Maksimal

katasapa.com

Remang-Remang Rawan Kejahatan, Revitalisasi 80 PJU Margomulyo

katasapa.com

Tunggu Pengajuan Amnesti, Presiden Jokowi Janji Bantu Baiq Nuril

katasapa.com

Wacana Penghapusan Pendidikan Agama di Sekolah Mencuat, PKS Berang

katasapa.com

Buah Perubahan Taktik Djanur, Menyesuaikan dengan Jeleknya Bek Persib

katasapa.com

Jelang Kabinet Baru, Wapres JK Singgung Perubahan Kurikulum

katasapa.com

Perkuat Kemitraan, DPD RI Terima Delegasi DPRD Tanah Datar

katasapa.com

Ditjen Hortikultura Percepat Perbaikan Layanan PPID