Pindah Ibu Kota, Pemerintah Anggarkan Rp 30,6 Triliun dari APBN

kataSAPA.com

Jakarta Pemerintah berencana memindahkan ibu kota negara dari Jakarta. Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur menjadi dua lokasi kuat yang bakal menjadi tujuan ibu kota baru. Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah melakukan survey langsung.

Mengenai pemindahan ibu kota ini, setidaknya membutuhkan anggaran Rp 466 triliun untuk pembangunan wilayah sekitar 40 ribu hektar (Ha). Sementara kawasan pemerintahannya sendiri butuh sekitar 2.500 ha.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan anggaran pembangunan ibu kota baru tersebut mayoritas berasal dari swasta.

"Kalau untuk APBN kita hanya akan anggarkan Rp 30,6 triliun dan itupun tidak satu tahun, melainkan dalam lima tahun. Jadi per tahunnya di APBN sekitar Rp 6 triliun," kata Bambang di kantornya, Kamis (16/5/2019).

Meski berasal dari APBN, Bambang memastikan tidak akan mengganggu anggaran-anggaran prioritas seperti untuk pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Anggaran Rp 30,6 triliun tersebut nantinya berasal dari utilisasi aset. Aset yang dimaksud adalah gedung-gedung perkantoran yang ada di Jakarta.

"Karena kita akan daya gunakan aset manajemen. Maka pemasukan dari aset itu menjadi PNBP dan itu bagian dari APBN dan itu yang akan digunakan untuk membangun ibu kota baru. Jadi tidak ganggu prioritas lain," tegasnya.

Mengenai pembiayaan dari swasta, Bambang memaparkan banyak peluang yang bisa dimanfaatkan, mulai dari sitem KPBU hingga investasi langsung oleh perusahaan swasta.

Pindahkan Ibu Kota, Jokowi Harus Revisi 9 Undang-Undang

Arus lalulintas di kawasan Jalan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta, tampak lengang, Kamis (19/2/2015). Perayaan Tahun Baru Imlek membuat sejumlah ruas jalan ibukota yang biasanya macet dan padat kendaraan kini tampak sepi. (/Johan Tallo)

Plt Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik menyebut, ada 9 beleid yang perlu diubah oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi apabila ingin memindahkan Ibu Kotanegara.

Menurut Akmal, prosesperubahan Undang-undang itu mengikuti langkah dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Kami mencatat kurang lebih ada 9 UU yang akan kita ubah, revisi, dan sebagainya. Tapi itu mengikuti nanti kajian teknis yang akan dilakukan Bappenas," kata dia dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa 14Mei 2019.

Akmal mengatakan, 9 undang-undang tersebut adalah UU Nomor 29 2007 tentang Pemprov DKI Jakarta, UU tentang Pemda, UU tentang Pilkada, UU tentang Pengadaan Tanah untuk Ibu Kota, UU tentang Pengadaan Tanah untuk Kawasan Strategis, dan UU Tata Ruang. Lalu UU yang akan jadi sendiri Ibu Kotaitu sendiri, dan UU tentang lingkungan.

Selain Itu, Akmal memihat calon Ibu Kotamemiliki dua opsi, yakni administratif dan otonom. Namun menurut dia, ibu kota baru lebih cocok dijadikan daerah administratif.

"Kalau daerah otonom kan masih ada aktivitas politik, dan sebagainya. (Karena) ada DPRD juga," kata dia.

Terakhir, Akmal berpandangan Jakarta sebagaiIbu Kotasaat ini memang laik dipindahkan. "Pindah ibu kota ini amanah sejak dulu (masa Presiden Sukarno). Tapi waktu itu ada Asean Games. Di Jawa juga sudah padat, 57 persen penduduk Indonesia di Jawa semua jadi itu aspek pertimbangan ibu kota," kata Akmal.

Masuk RPJMN 2020-2024

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, rencanapemindahan ibu kotamasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Dengan masuknya pemindahan ibu kota dalam RPJMN, pembangunan ibu kota baru akan ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

"Yang pasti ibu kota baru ini sudah masuk RPJMN 2020-2045, pelaksanaannya kapan akan disesuaikan dengan RKP," terangnya di Jakarta, Kamis 9 Mei 2019.

Rencanapemindahan ibu kotadari DKI Jakarta telah direncanakan sejak lama oleh pemerintah. Adapun rencana pemindahan ibu kota ini baru bisa dilakukan dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.

"Nanti ketika sudah jelas kapan pelaksanaannya, akan kita lakukan penyesuaian untuk masuk RKP pada tahun bersangkutan tapi sudah masuk RPJMN 5 tahun kedepan," ucapnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Bappenas mengungkapkan estimasi biaya yang dikeluarkan untukpemindahan ibu kotanegara yakni Rp 466 triliun.

Tonton Video Ini:

katasapa.com

3 Tips Merawat Tas Branded agar Tetap Bernilai untuk Investasi

katasapa.com

4 Potret Hotman Paris Memakai Peci, Banjir Pujian Netizen

katasapa.com

Cerita Akhir Pekan: Mudik Bersama Si Kecil, Apa Saja yang Harus Disiapkan?

katasapa.com

Barcelona vs Valencia: Philippe Coutinho dan Arthur Kembali Berlatih

katasapa.com

Prediksi Arema FC vs Persela Lamongan, 27 Mei 2019

katasapa.com

Tinggalkan Real Madrid, Sergio Ramos Bisa Gabung Juventus atau Liverpool

katasapa.com

Claudio Ranieri Ingin Daniele de Rossi Dapat Perpisahan Sempurna

katasapa.com

Presiden Napoli Tertarik Pulangkan Fabio Quagliarella

katasapa.com

Lampard Wajarkan Isu Dirinya ke Chelsea

katasapa.com

Thomas Tuchel Tanggapi Dingin Rumor Massimiliano Allegri ke PSG

katasapa.com

Willian: Final Liga Europa Tentukan Musim Chelsea

katasapa.com

Tekad Keras Febri Hariyadi untuk Tembus Skuat Utama Timnas Indonesia

katasapa.com

Tumbang dari Madura United, Jacksen Sebut Pemain Barito Putera Lepas Kontrol

katasapa.com

BPN Ungkap Korupsi Politik, MK Jangan Jadi Mahkamah Kalkulator

katasapa.com

Pesta Gol ke Gawang Perseru Badang Lampung, Ini Kuncinya

katasapa.com

Alhamdulilah Tidak Gila

katasapa.com

Jadwal Bola Malam Ini; PSS Vs Semen Padang, Serie A dan Final Piala Liga Jerman

katasapa.com

Dua Wartawan AP, Korban Terbaru Kekerasan terhadap Pers

katasapa.com

Kembali Torehkan Sejarah, Taiwan Gelar Pernikahan Sesama Jenis Pertama di Asia

katasapa.com

Berdasarkan Zodiak, Ini Pasangan Pertemanan Terbaik dan Terburuk

katasapa.com

5 Duel Sesama Klub Liga Inggris Paling Sengit di Liga Champions

katasapa.com

Diet Rendah Lemak Turunkan Risiko Meninggal karena Penyakit Ini

katasapa.com

Libur Lebaran di Jogja, Jangan Lupa Jelajahi Gunungkidul

katasapa.com

Melaney Ricardo Emosi Lihat Luna Maya dan Syahrini Dipersatukan dalam Satu Acara, Kenapa?

katasapa.com

5 Profesi yang Tak Disangka Bergaji Besar

katasapa.com

Rawan Begal dan Perampokan, Jalinsum Dipantau Sniper Saat Arus Mudik

katasapa.com

KPU Siap Hadapi Gugatan Sengketa Pemilu Prabowo Sandiaga di MK

katasapa.com

Meme Otomotif Pekan Ini: Sopir Bus Sedang Latihan

katasapa.com

Ada Ronaldo dan Perez di Balik Keputusan Robben Tinggalkan Real Madrid

katasapa.com

Kisah Timnas Wanita Inggris Digembleng Marinir Jelang Piala Dunia 2019