Polisi Amankan Provakor Kericuhan Laga Pembuka Shopee Liga 1 2019

kataSAPA.com

Sleman - Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri menyatakan pihaknya sudah mengamankan sejumlah terduga provokator pada kericuhan yang terjadi pada laga pembuka Shopee Liga 1 2019.

Laga PSS Sleman vs Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Rabu (15/5/2019), sempat dihentikan karena keributan beberapa oknum suporter.

"Ada (yang diamankan). Kami tarik dari kerumunan penonton. Untuk penyelidikan tuduhan provokator ada videonya. Itu akan kami dalami. Karena sesungguhnya dari awal kondisi sudah bagus, sudah ada persahabatan, ungkap Ahmad Dofiri.

Kericuhan bermula dari aksi saling ejek antara Brigata Curva Sud (tribune barat) dengan Aremania (tribune selatan). Aksi kemudian merembet ke tribune timu setelah Arema FC menyamakan kedudukan melalui Sylvano Comvalius. Pertandingan kemudian dihentikan dan baru dilanjutkan setelah 40 menit.

Ahmad Dofiri berharap peristiwa ini tidak meluas. Dia menyatakan kepolisian sejatinya mendukung pagelaran Shopee Liga 1 2019.

"Polisi supaya tidak sedikit-sedikit tidak mengizinkan. Ya, kami lihat nanti. Kalau pertandingan tanpa penonton juga kurang enak. Bagaimana hidupnya sepak bola kan karena ada suporter, jelasnya.

Tapi, kami mengantisipasinya. Bukan melihat besar kecilnya massa. Kami lihat sejarahnya. Dulu katanya BCS dengan Aremania sempat konflik pada 2016. Tentunya ada provokasi," sambung Ahmad Dofiri.

Kecam Provokator

PSS Sleman mengawali Shopee Liga 1 2019 dengan kemenangan 3-1 atas Arema FC pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019). (Bola.com/Yoppy Renato)

Anggota Komite Eksekutif PSSI Refrizal membenarkan pengaruh provokator pada peristiwa ini. Setelah mereka diamankan, pertandingan berjalan normal.

"Tadi kita sudah putuskan dan rapatkan, ada 10-20 provokator. Provokasi sudah dimulai sebelum laga berjalan. Tapi setelah 10-20 provokator ini diamankan, situasi aman-aman saja," sebut Refrizal.

Komisaris PT PSS, Soekeno, menyatakan hal serupa. Dia menyayangkan ulah provokator. Pasalnya, kedua kelompok suporter mengusung perdamaian.

"Kalau kejadian tadi, rekan-rekan media mesti memahami. Itu hanya dilakukan oleh segelintir orang yang bukan suporter PSS dan Arema FC,"

"Ini ulah provokator yang tidak mau Liga 1 digelar. Tadi lihat sendiri sebelum pertandingan, Aremania disambut suporter kami, bahkan sempat makan bareng kok," sambungnya.

Sekjen PSSI dan Jurnalis Jadi Korban

Beberapa orang terkena dampak kericuhan di Stadion Maguwoharjo. Lengan kanan Sekjen PSSI Ratu Tisha berdarah sehingga harus menjalani perawatan medis.

Namun, Tisha mengaku luka yang dideritanya itu tidak serius. "Nggak apa-apa. Saya sangat menyayangkan tapi kita tunggu laporan panitia pelaksana soal kejadian sebenarnya," ungkapnya.

"Nanti panpel akan melaporkan ke PT LIB, lalu PT LIB melaporkan ke PSSI," sambung Ratu Tisha.

Wartawan yang meliput juka menjadi korban. Jurnalis Bolaskor.com, Hadi Febriansyah, menderita luka sobek di tangan akibat terkena lemparan benda keras.

Enggak tahu. Tadi memang ada saling lempar dekat tribune media. Tahu-tahu tangan sudah luka dan berdarah, jelasnya.

Untuk mengetahui berita-berita menarik lainnya klik

katasapa.com

Otoritas Selandia Baru Depak Israel dari Peta, Diganti Palestina

katasapa.com

Bos Bappenas Beberkan Bahaya Regulasi Kaku bagi Pertumbuhan Ekonomi RI

katasapa.com

Siap-Siap, Gim Harry Potter: Wizards Unite Bakal Meluncur Pekan Ini

katasapa.com

Dapat Kejutan Ultah, Dian Nitami Makin Romantis ke Anjasmara

katasapa.com

Kisah Perjuangan Penjual Balon yang Berkeliling dengan Merangkak Ini Bikin Haru

katasapa.com

FOTO: Lagu Indonesia Raya Berkumandang Setiap Pagi di Mal Ini

katasapa.com

Mercedes-Benz Indonesia Punya Nakhoda Baru

katasapa.com

Sistem Zonasi PPDB 2019, Begini Kelebihan dan Kekurangannya

katasapa.com

Terkait Laporannya, Darmayanti Apresiasi Bawaslu

katasapa.com

Penawaran Obligasi Berkelanjutan Waskita Beton Alami Kelebihan Permintaan

katasapa.com

FOTO: KPK Kembali Periksa Tersangka Timses Bupati Talaud

katasapa.com

Presiden Erdogan: Saya Tak Percaya Morsi Meninggal Alamiah

katasapa.com

Bebas, Michel Platini Heran Ditangkap Aparat

katasapa.com

Mengandung Banyak Gizi, Ini 6 Manfaat Mengonsumsi Bubur Kacang Hijau Bagi Kesehatan

katasapa.com

Benahi Aturan Tumpang Tindih, Pemerintah Bentuk Badan Pusat Legislasi Nasional

katasapa.com

Manchester United Didesak Jual De Gea dan Panggil Dean Henderson

katasapa.com

Arsenal Tanpa Hector Bellerin Awal Musim Depan

katasapa.com

Prediksi Argentina vs Paraguay, Copa America 20 Juni 2019

katasapa.com

Jose Mourinho Ingin Melatih Timnas

katasapa.com

David De Gea Bertahan di Manchester United

katasapa.com

Vinicius Tak Dukung Timnas Brasil pada Gelaran Copa America 2019?

katasapa.com

Bukan dari Kalangan Politikus, Ini Syarat Ideal Jadi Ketua NU Makassar

katasapa.com

Joao Felix Dinilai Bakal Cocok di Atletico Madrid

katasapa.com

Usai Temui Ketum PBNU, Ustaz Yusuf Mansur: Jangan Tanya ke NU-an Saya

katasapa.com

Erna Rasyid Taufan Jadi Pemateri pada Pelatihan Pembinaan Kader PKK Parepare

katasapa.com

Kejadian Juga, Saksi dari Aparat Ini Disinyalir Dapat Tekanan, Tim 02 Bingung

katasapa.com

Pulang Pengamanan Pertandingan Persib, Anggota Polda Jabar Diseruduk Mobil Box

katasapa.com

Stop Jodohin Ayu Ting Ting! Saatnya Fokus Projek Lagu Kolaborasi dengan Musisi Turki

katasapa.com

Asisten Ekbangkes Terima Kunjungan Tim Assessment Eliminasi Malaria Kemenkes RI

katasapa.com

Barcelona Ditolak, 4 Klub Ini Masih Antre Tanda Tangan De Ligt